Sebuah Ujian Untuk  Ketua Permasis, Bapak Yanto Tjahyadi

19 Agustus 2009
Komentar:

Dalam perjalanan kehidupan  seorang  pemimpin tidak luput menghadapi sebuah ujian untuk membuktikan kredibilitas, profesionalisme yang dimilikinya sebagai pemimpin. Kadang-kadang ujian semacam itu datang lebih awal ketika baru saja menjabat sebagai pemimpin.Bapak Yanto Tjahyadi(Ajau) sebagai ketua Permasis yang baru saja menggantikan Bpk Lio Kurniawan juga harus menghadapi ujian seperti itu. Ujian yang dihadapi Pak Ajau dan  teamnya  jauh lebih berat dibandingkan dengan ormas yang lain.Karena Pak Ajau harus menghilangkan persepsi masyarakat Tionghoa Singbebas selama ini bahwa Permasis tidak akan survival tanpa Pak Aliok dkk,dan juga brand image yang buruk dimata masyarakat dibawah kepemimpin rezim lama ini. .

 

Pada acara malam perkenalan pengurus baru Permasis yang diselenggarahkan Permasis pada tanggal 18 Agustus 2009 di Restoran Raja Kuring,Jakarta. Mantan ketua Permasis,Pak Aliok hadir dalam acara tersebut,sesudah Beliau selesai menyampaikan pidatonya kemudian meminta permisi untuk meninggalkan tempat pertemuan. Dengan alasan Beliau akan menghadiri acara ulang tahun ibunya Bapak Simon Liu. Para anggota Permasis merasa sangat kecewa terhadap sikap mantan ketua Permasis itu, suatu sikap tak terpuji yang tidak menunjukkan sikap komitmen terhadap organisasi yang pernah dipimpinnya. Lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan organisasi.

Sesudah Pak Aliok meninggalkan acara pertemuan tersebut,dilanjutkan dengan acara penggalangan dana untuk memperkuat financial Permasis.Banyak sumbangan dana dari donatur baru, salah satu donatur yang kini bermukin di Semarang menyumbang Rp200 juta. Total dana yang terkumpul pada malam itu sebasar Rp 1.8 miliar.

Pada saat dunia sedang dilanda krisis financial untuk menggalang dana sosial sebesar Rp 1,8 Milyar, bukanlah perkara yang mudah. Keberhasilan Permasis mengumpulkan dana sebesar itu mengindikasikan  beberapa hal:

 

-Pertama:Kemimpinan Pak Yanto/ Ajau dan teamnya,ini telah menunjukkan bahwa  masyarakat Singbebas mendukung kemimpinan Pak Ajau dan teamnya.Masyarakat Singbebas mengekpektasikan Permasis akan lebih maju dibawah kepemimpinan Pak Ajau dan teamnya,bukti ini sangat nyata banyak orang Singbebas join in Permasis selama ini,dan image buruk masyarakat terhadap Permasis belakangan ini membaik.

 

-Kedua: Doktrin Pak Aliok dkk tidak berjalan,ini menunjukkan Pak Aliok dan kawan-kawannya bukan faktor yang menentukan perkembangan Permasis untuk sekarang ataupun dimasa yang akan datang.Ini juga membuktikan dugaan masayarakat Singbebas tidak berdasar dan tidak betul  bahwa faktor Pak Aliok dkk sangat menentukan kelangsungan Permasis.

 

Tanpa Pak Aliok dkk,Team baru Permasis telah berhasil menggalang dana 1.8 Milyar rupiah merupakan suatu bukti nyata yang sangat solid, Tidak dapat disangkal atas sukses yang telah dicapai oleh Pak Ajau dan teamnya.Tentu saja berkat kerja keras mereka selama ini. Sebuah ucapan  “Pantas” &” salut” untuk kerja keras team baru PERMASIS.

 

 

CintaSingkawang,19 Agustus 2009