Ingin mengetahui kondisi Singkawang

25 Maret 2009
Tanya-Jawab:

From: Muhammad Fadli <m.fadli30@yahoo.com>
Subject: Ingin mengetahui kondisi Singkawang
To: cintasingkawang@yahoo.com
Date: Monday, March 23, 2009, 2:25 PM

Saya Fadli (25) sudah beberapa hari ini saya tertarik terhadap pemberitaan tentang patung naga di Singkawang. Selain bekerja di kantor notaris di Jakarta saya juga mulai bergabung di Lembaga Kajian Infrastruktur Univ.Krisnadwipayana. Sabtu kemarin Saya bertemu dengan Ibu Melinda salah satu warga Singkawang (saya lupa alamat rumahnya), dia menceritakan tentang masalah patung naga dan Walikota Singkawang (etnis Cina), sebagai orang yang masih awam dengan Singkawang saya coba mencerna cerita Ibu Melinda. Saya menangkap bahwa Singkawang (setahu saya kehidupan antar etnis disana rukun) mulai muncul api2 konflik. Saya ingin menanyakan beberapa hal kepada Cinta untuk menambah :
1. Apa yang menjadi latar belakang pembangunan Patung Naga dan kenapa ditolak oleh sebagian warga Singkawang?
2. Apa benar patung naga dibangun untuk tujuan pariwisata dan dibangun bukan dari dana APBD tetapi ada investor (siapa)?
3. Apakah saat ini pembangunan patung naga masih berlanjut atau sudah selesai?
4. Bagaimana tanggapan dan reaksi warga Singkawang saat ini? 
5. Apa benar FPI di Kota Singkawang merupakan warga-warga pendatang? karena jika mereka datang, berarati memang benar ada orang-orang yang mau memprovokasi Singkawang?
6. Bagaimana pendapat Cinta, tentang kemungkinan konflik yang mungkin terjadi di Singkawang? Apa isu Cina dan pribumi akan mencuat atau isu agama yang di jadikan alasan untuk membuat Singkawang pecah?
Terimakasih atas jawaban dari Cinta,, semoga Singkawang tetap damai dan menjadi contoh bagi keanekaragaman di Indonesia.

 Jawaban dari CintaSingkawang:(25 Maret 2009):

Terima kasih Bapak Fadli atas perhatian  dan keprihatinan  Bapak terhadap kota kesayangan kami,kota Singkawang. Kota Singkawang seperti pada umumnya kota yang dihuni multi etnis tentu saja tidak kebal terhadap berbagai isu yang ada sangkutpautnya dengan masalah  etnis . Namun demikian, sampai saat ini kami dapat hidup dengan tenang dan damai dalam suatu kehidupan multi ras. Dalam catatan sejarah kota  Singkawang menunjukkan bahwa masyarakat Singkawang sangat toleransi  terhadap perbedaan,menghargai persamaan.  Mungkin itu rahasia  sukses kami .

 

Nah, marilah kita pelajari  pertanyaan Bapak dengan saksama.

Pada butir pertanyaan nomor 1, pertanyaan ini mengandung dua komponen pertanyaan.Tetapi memberikan  jawaban pada  komponen pertanyaan pertama, komponen pertanyaan kedua akan terjawab.Pertanyaan Bapak”Apa  yang menjadi latar belakang pembangunan Patung Naga?”pertanyaan ini kita sebut” komponen pertanyaan pertama”. Tujuan pembangunan Patung Naga tidak jelas, bahkan  orang nomor satu di kota  Singkawang ,Pak Hasan Karman tidak sanggup memberikan penjelasan secara ilmiah  dan logis kepada masyarakat Singkawang  tentang manfaat dari Patung Naga tersebut. Sudah sangat jelas sikap masyarakat Singkawang menentang  pembangunan Patung Naga itu, karena  menurut opini masyarakat Singkawang  proyek tersebut  tidak ada faedahnya dibangun di ruang publik ,tidak pada tempatnya. Bahkan mengganggu lalu lintas kota Singkawang, jalan di kota  Singkawang sudah sangat sempit  dibangun patung naga ditengah jalan. Jadi, pertanyaan  Bapak butir nomor satu sudah terjawab.

 

Jawaban untuk pertanyaan  butir nomor 2, sekarang Cinta bertanya kepada Bapak. Apakah Bapak mau keluar duit lebih dari satu juta rupiah pergi ke Singkawang untuk melihat Patung Naga tersebut ? Apa sih keistimewaan dari Patung Naga tersebut ? Apakah hasil karya seniman terkenal? Walaupun Bapak tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Cinta tetapi  Cinta sudah tahu pasti apa jawaban dari Bapak. Sebagai orang intelek, Bapak tidak akan membuang duit jutaan rupiah untuk sesuatu yang tidak mendatangkan kepuasan  bagi  diri  Bapak.

Bukan kota Singkawang yang menentukan turis  datang tetapi turis yang menentukan kota yang mana akan mereka kunjungi. Dimanakah kita harus cari turis yang gila dengan patung naga? Kalau pertanyaan itu bisa terjawab, kota Singkawang akan kebanjiran turis hanya bermodalkan patung naga.Sangat mudah menarik turis!

 Cinta rasa, Bapak lebih mengerti bagaimana cara memakai dana APBD yang benar dan bermanfaat untuk rakyat. Walaupun patung naga dibiayai oleh investor swasta,Pak Bong Li Thiam alias Benny Setiawan yang dikenal sebagai salah satu juru bisik Wako Singkawang bukan berarti bahwa setiap proyek boleh dibangun seenaknya di kota Singkawang karena dananya dibiayai oleh swasta. Kalau  ini boleh terjadi sama saja seperti orang lain membeli racun(narkoba) kemudian meminta  kita minum karena kita tidak punya duit untuk membelinya.

 

Jawaban untuk pertanyaan  butir nomor 3, pembangunan patung naga  ditunda sekarang. Karena Pak Wako belum mampu memberikan jaminan tertulis”Singkawang aman jika pembangunan ini diteruskan” kepada Kapolres Singkawang dan masyarakat Singkawang .

 

Jawaban untuk pertanyaan  butir nomor 4, bukan untuk dijawab oleh Cinta.Tetapi kita diminta untuk menyaksikan reaksi dari masyarakat Singkawang terhadap mereka pencinta pembangunan patung naga  pada tanggal 09/04/2009 nanti.Pasti ada hukuman yang akan diberikan kepada mereka !

 

 Pertanyaan  butir nomor 5, terus terang saja Cinta salut dengan pimpinan FPI cabang  Kota Singkawang sejauh ini berbeda dengan di tempat lain. Mereka sangat tertib dan sopan dalam mengadakan demo  menentang  pembangunan patung naga. Belum ada laporan dari masyarakat Singkawang yang mengatakan mereka dirugikan oleh aksi FPI. Ah, Singkawang  tidak perlu mendatangkan warga  FPI dari luar, barang ginian bisa diproduksi lokal.Orang Singkawang  serba bisa .

 

Jawaban untuk pertanyaan  butir nomor 6, pada dasarnya kehidupan masyarakat  di kota Singkawang tidak ada konflik antar etnis. Karena kehidupan mereka berbaur , sangat memiliki ketergantungan  satu dengan yang lain. Yang ada mereka memiliki agenda kepentingan politik  menciptakan konflik supaya masyarakat memberikan dukungan kepada  mereka. Apakah masyarakat sebodoh seperti apa yang mereka bayangkan ?

Jika Bapak ingin mengetahui perkembangan peta politik di kota Singkawang, bacalah edisi CintaSingkawang pada tgl 09 April 2009(malam) yang akan datang.

 

Terima kasih atas perhatian Bapak ,jangan lupa membaca edisi CintaSingkawang  pada tanggal 09/04/2009 malam.

 

CintaSingkawang,25 Maret 2009