|
|
|
Hasan Karman |
VS
|
Bong Wui Khong
|
Silaturami Pak Hasan Karman Bawa Petaka
Menurut
informasi yang diterima CintaSingkawang ,pada
tanggal 13 Juli 2007 telah terjadi pertemuan
puncak antara Bpk. Hasan Karman
dengan Bpk. Bong Wui Khong(BWK).Pada hari
Jumat,sekitar jam19.00 pertemuan itu dilakukan
dirumah kediaman Bpk Bong Wui Khong,Jln
Diponegoro Singkawang.
Bpk Hasan Karman memakai kemeja hijau tidak
seperti kebiasaan& kesukaan beliau memakai
kemeja berwarna merah.Mungkin dengan warna
kemeja hijau akan mempengaruhi perasaan orang
melihat beliau,pandangan umum terhadap warna
hijau identik dengan perasaan “cool”.
Pak Hasan Karman ditemani oleh tenaga ahlinya
dibidang transaksi, pak
Steventien Lunardy(pak Atien).Mereka ini
mengunjungi rumah pak BWK melalui gang sempit
belakang rumah,supaya tidak menjadi perhatian
masyarakat.Pak BWK menerima
mereka didapur,karena menurut
penilaian pak BWK tamunya ini tidak pantas
diajak duduk diruang tamu sambil mengopi.Pak BWK
sebagai orang sudah banyak memakan garam
dunia,sudah dapat menangkap maksud dan tujuan
kedatangan tamunya itu.Pak BWK
mempersilahkan tamunya duduk,pak Hasan Karman
memilih duduk dikursi tetapi pak Atien memilih
berdiri dengan gaya “bertolak pinggang”.Gaya pak
Atien ini tidak ada bedanya gaya yang
dia memiliki ketika menjabat direktur
devisi Indonesia bagian barat di perusahaan
PT.Barito Pasific.Apabila anak buahnya menghadap
dia diruang kantornya,gaya khasnya diperlihatkan
kepada bawahannya. Kedua kakinya ditaruh diatas
meja sedangkan kedua belah tangannya memegang
koran,seakan-akan tidak menaruh perhatian apa
yang dilaporkan oleh anak buahnya.”Style barito”
ini mau dipraktekan kembali
didepan pak BWK sudah jelas tidak akan
mendatangkan hasil.Menurut penilaian pak BWK
tata krama yang mereka miliki sudah dibawah
standar orang Singkawang.
Permintaan pak Hasan Karman meminta
kepada pak BWK mundur dari
Pilkada Singkawang 2007.Jelas ditolak oleh pak
BWK.Walaupun kerugian materi yang diderita oleh
pak BWK akan diganti.Pak BWK merasa diintimidasi
dan ditekan oleh mereka.Penolakkan pak BWK dapat
kita maklumi,ini intimidasi gaya ekonomi.
Pak Hasan Karman mungkin merasa
kecewa,perundingan dengan pak BWK tidak membawa
hasil yang seperti diharapkan.Pada tanggal 15
Juli 2007 pertemuan
pak
Basuki Tjahaja
Purnama(Ahok) dengan pak BWK,juga
tidak membawa hasil yang diinginkan oleh pak
Hasan Karman.Karena keputusan pak BWK sudah
solid untuk ikut Pilkada nanti. Sebagai tokoh
masyarakat Tionghoa paling tidak dia menguasai
30% dari suara Tionghoa Singkawang akan memberi
dukungan kepada dia.Menurut Cintasingkawang
tekanan(pedekatan)melalui partai tidak ada
gunanya.Karena tokoh sekaliber pak BWK
jelas tidak mungkin tidak ada partai yang tidak
mau menerimanya.Partai PIB hanya sebuah kartu
mati yang tidak ada manfaat politik lagi bagi
pak BWK.
Supaya bayangan pak BWK tidak menghantui mimpi
buruk pak Hasan Karman akibat trauma dari
pertemuan tersebut,cintasingkawang sarankan
kepada pak Hasan Karman mandi
dengan air kembang 7 rupa.Dengan demikian dapat
tidur nyenyak sehingga mendapat kebugaran badan
dan energi yang banyak untuk menyaingi pak BWK. |
|