Proyek Spektakuler

Tokoh Permasis merencanakan mendirikan konsorsium Singbebas Fund”

07 Juli 2010

Komentar:

Apabila Anda menduduki posisi kepemimpinan dalam suatu perusahaan, Anda selalu dituntut untuk membawa perubahan baru ke arah lebih maju dibandingkan kepemimpinan terdahulu atau pendahulu Anda. Tanpa ada perubahan berarti Anda telah gagal menjadi pemimpin baru.

Sudah hampir  memasuki empat tahun  Pak HK menjabat walikota Singkawang. Beliau belum berhasil membangun proyek Spektakuler yang signifikan untuk menyakinkan masyarakat Singkawang sebagai bukti Beliau mampu mensejahterakan masyarakat Singkawang, Tentu saja ini sesuai janji dan komitmen spektakuler Beliau kepada masyarakat Singkawang bahwa Beliau akan memperbaiki pelayanan umum. Itu komitmen Beliau ketika kampanye pada  Pilkada yang lalu .

Sejauh ini, masyarakat Singkawang sudah tidak sabar dengan pelayanan umum yang tidak memuaskan, katakanlah seperti  pelayanan perusahaan daerah air minum (PDAM).  Dari hari ke  hari suplai air PDAM  semakin macet membuat masyarakat merasakan kehidupannya seperti tinggal di salah satu negara Afrika sering kesulitan memperoleh air bersih karena dilanda musim kekeringan.

Masyarakat kita sering bertanya-tanya permasalahan apa yang dihadapi oleh PDAM?  Padahal kita memiliki sumber ‘air bersih’ melimpah di sungai Hangmoy, sungai Seluang dll. Pengertian air ‘bersih’ belum tentu air itu sehat untuk diminum. Karena sumber air mudah terkontaminasi dengan zat kimia, seperti logam merkuri (Hg) akibat pembuangan dari penambangan emas, tumbuh alga (ganggang) akibat pencemaran dari pupuk anorganik dll. Kita belum tahu pasti kualitas air pada sumber air yang kita miliki.

Ada 2 proyek Spektakuler pembangunan kota Singkawang sudah dipersiapkan Pak HK  untuk masyarakat kita. Proyek pertama; pembangunan Bandara. Proyek ini khusus diperuntukkan kepada konglomerat Pak Prajogo Pangestu. Sayangnya  sampai saat ini, Pak HK  belum berani mengajukan kelengkapan dari proposal yang dikirim kepada  Pak Prajogo Pangestu sebagaimana yang diminta . Membuat dana Pak Prajogo yang telah disiapkan untuk proyek Bandara tersebut tertidur-pulas di Bank dengan demikian Pak Prajogo dapat menikmati  suku bunga yang sangat nyaman tanpa resiko. Sambil nonton Piala Dunia kesayangan Beliau  di holiday home nya dikawasan Double Bay di Sydney, Australia. Sementara menanti team kesayangannya Jerman bertanding,  “Kapan proposal bandara akan tiba ?”, keluh Pak Prajogo dengan nada cemas kepada personal assistant nya.

Proyek kedua; pembangunan PDAM baru. Proyek ini dipersembahkan secara khusus  untuk sahabat-sahabatnya di Permasis. Permasis sangat penting bagi Pak HK, tanpa dukungan dari Permasis Pak HK tidak mungkin dapat sebuah kursi empuk KB 1 C dengan nyaman.

Sekedar contoh pada perayaan Cap Go Meh(CGM) tahun  2010 yang lalu tanpa mendapat dukungan dari Permasis altar kesayangan Pak HK mengalami defisit. Apalagi sebentar lagi kita mau merayakan Hari Kemerdekaan kita, sponsor dana  dari pihak Permasis sangat penting untuk acara kesayangan Pak HK di Singkawang. Pak HK tidak bisa maju tanpa Permasis tetapi Permasis akan tetap eksis untuk masyarakat Singbebas tanpa HK, dengan perkataan lain Permasis tidak membutuhkan Bong Sau Fan tetapi Bong Sau Fan sangat membutuhkan Permasis. Ini suatu realitas.

Ketika penggantian ketua Permasis dari Pak Aliok ke Pak Ajau, Pak HK tidak percaya Permasis dapat bertahan dibawah kepemimpinan Pak Ajau. Kepada konco-konconya HK sesumbar mengatakan  Permasis pasti akan bubar dipimpin Pak Ajau dan dengan teamnya Pak Bun Sin Khiong dan Pak Agustinus.  Kata orang para politisi bukanlah orang berprinsip tetapi mereka  hanya melihat kepentingan, karena ada kepentingan di Permasis “siapa yang memimpin itu sama” katanya sekarang.

Menurut rumor yang sedang beredar di kalangan terbatas Permasis, Permasis merencanakan akan membentuk satu konsorsium untuk membangun PDAM swasta di kawasan Singbebas dan pelabuhan antar pulau di Singbebas. Entah itu merupakan waduk atau “seawater desalination”(penyulingan air laut) proyek. Mengenai pendanaan untuk proyek tersebut patungan antara para anggota kehormatan Permasis dengan  investor asing, yang  disebut “Singbebas Fund”. CintaSingkawang mencoba menghubungi Pak Alex Moo Kon Luk salah satu pengusaha yang tergabung dalam konsorsium Singbebas Fund  untuk menanyakan apakah dia siap membantu proyek impian Pak HK itu? Jawab Pak Alex:”saya selalu siap membantu mendanai proyek Pak HK ini, asalkan dengan satu syarat  Pak HK mau meminta maaf secara terbuka dengan saya terlebih dahulu tentang insiden di perkampungan orang  Dayak itu“. “Tak perlu pakai upacara Tepung Tawar segala, cukup minta maaf secara terbuka,”terang pak Alex tegas. Seperti Pak HK bertambah banyak orang yang dimusuhinya di Permasis, dia lebih suka memilih empedu daripada madu.

 

CintaSingkawang, 07 juli 2010