Serba serbi Pilkada Singkawang 2007
Berbincang dengan pengamat politik dari Lacibuk,pak Hok Lo.
Ketika menghadiri  kampanye pasangan Bapak Suyadi Wijaya-Bong Wui Khong di jalan Kalimantan pada hari ini(11/11/2007).Cinta sempat berbincang-bincang dengan pengamat politik kita dari Lacibuk,pak Hok Lo.
Saya minta pandangan pak Hok Lo tentang kampanye pak Hasan di jamthang pada tanggal 10/11/2007.Apakah itu merupakan sebuah rekor jumlah kehadiran massa selama kampanye Pilkada 2007? Jawaban dari pak Hok Lo:’soal  jumlah massa yang hadir dalam kampanye masih dipegang oleh kandidat pak Awang.Pak Hasan masih belum dapat menumbangkan rekor yang dipegang oleh pak Awang.Saya lihat, setiap kali pak Hasan kampanye selalu banyak massa yang hadir tanya Cinta.
Dik Cinta,di Jakarta  kalau ada orang meniggal dunia keluarga yang berduka dapat meyewa tukang tanggis.Supaya suasana duka menjadi lebih berkesan orang meninggal itu disayangi.Profesi mereka ini menanggis,kita bayar upah untuk mendapat services mereka.Kata pak Hok Lo memberi contoh.Begitu juga dengan massa pak Hasan,sebagian itu adalah massa bayaran dari Lacibuk,jumlahnya ratusan.Massa bayaran ini selalu hadir ke tempat kampanyenya pak Hasan.
Yah….,seperti sejenis dummy di milist Singkawang,konon kabarnya pak Hasan kan ahli dibidang ini.Jadi membuat dummy di milist dan juga  ada dummy massa dilapangan jawabnya pak Hok Lo dengan semangat.

Menurut pak Hok Lo kesalahan apa yang diperbuat oleh pak Hasan dalam kampanye ini? Dosa terbesar pak Hasan perbuat dalam kampanye ini yaitu mengklaim konglomerat  pak Prajogo Pangestu akan hadir dalam kampanyenya. Ini kesalahan terbesar, memberikan janji tidak sesuai dengan fakta  dan logika masyarakat ! Seorang anak berumur tiga tahun saja sudah tahu pak Prajogo tidak mungkin akan hadir dalam kampanye pak Hasan. Jika pak Prajogo benar hadir dalam kampanye pak Hasan, masyarakat Singkawang akan merasa aneh terhadap  sikap pak Prajogo.Apa tujuannya?Salah-salah masyarakat Singkawang berprasangka pak Prajogo diperalat untuk tujuan politik.
Ini terjadi dimana saja didunia ini,seorang konglomerat tidak mungkin akan hadir dalam suatu acara politik yang dia tidak tahu jelas tujuannya.Karena ini akan merugikan reputasi konglomerat itu sendiri.Dalam kasus pak Hasan,jangankan pak Prajogo sendiri datang ke kota Singkawang, Kalau Pak Prajogo bersedia mengirimkan utusannya seperti pak Agustinus untuk  hadir dalam acara kampanye itu cukup merupakan kehormatan bagi pak Hasan komentar dari pak Hok Lo.

Lihat saja  acara pak Bong Wui Khong ini, walaupun Gus Dur tidak datang ke Singkawang berhubung kesehatannya tidak memungkinkan.Tetapi Gus Dur kirim ketua dan wakil  PKB sebagai mewakili dia.Bahkan mereka membawa beberapa artis untuk menghibur massanya.Sebagai perbandingan Pak Prajogo tidak jadi datang ke Singkawang,siapa mewakili dia ?  Ahok kah ? Seharusnya pak Hasan harus banyak belajar dari pak BWK dalam hal koordinasi acara dengan nada  agak kesal pak Hok Lo mengakhiri pembicaraan kami.

Kekecewaan dan kesedihan

Pada hari ini (07/11/2007,jam 19) suasana  kekecewaan dan kesedihan  warga kota Singkawang sangat terasa  karena  konglomerat  Bapak Prajogo tidak jadi datang ke kota Singkawang.Kesedihan ini dapat kita saksikan  dari wajah  Cindy ,anak manis remaja pendukung pak Hasan Karman.Bagi Cindy, konglomerat  kharismatik seperti Bapak Prajogo Pangestu itu adalah  Idolanya .Kesedihan Cindy semangkin menjadi  sesudah menerima satu kenyataan lagi yaitu  pagi ini pak  A Tien telah pulang  ke Jakarta.Padahal  pada saat kampanye, pak Hasan bernyanyi  sedangkan pak A Tien menari .Pasangan ini sangat menghibur  bagi Cindy dan kawan-kawannya.Melihat Cindy  sedih,cinta tidak tega melihat  anak remaja bersedih.Cinta berusaha menghibur dia,kata cinta:”Ahok  kan  dapat menggantikan fungsi pak A Tien”. Jawab  Cindy:” goyangan  Ahok  tidak seindah goyangan pak A Tien ketika mengikuti irama lagu yang dibawakan oleh  pak Hasan”.

Gosip ketidak berhasilan pak Hasan  mendatangkan konglomerat  Bapak Prajogo,sudah dipertanyakan kemampuannya  .Gosip ini sungguh menyakitkan  Cindy. Untuk menghilangkan  kesedihan  Cindy meneleponi temannya yang bernama  Alec Senior yang baru saja  pulang dari holiday. Dari sebelah telepon sempat terdengar oleh  cinta nasehat dari Alec utk Cindy:’Sudah.Jangan suka mengatur para konglomerat supaya  Kamu tidak diatur oleh mereka”.

Kampanye Pak Hasan di Kaliasin (Jamthang)pada tanggal 11/11/2007.(07/11/2007)

Pada hari ini jam 12,utusan dari Pak Hasan berunding dengan masyarakat Jamthang untuk meminta izin untuk menggunakan lapangan sepak bola beserta fasilitasnya .Masyarakat Kaliasin keberatan atas  permintaan  tesebut.Masih belum ada kepastian pada tanggal 11/11 pak Hasan diperbolehkan  menggunakan fasilitas tersebut.

Selamat Datang Para Konglomerat

Sebagai warga  kota Singkawang  saya  merasa sangat beruntung dan bangga  karena  dalam minggu ini kota ini akan kedatangan beberapa konglomerat nasional  untuk  melihat secara langsung kampanye Pilkada Singkawang 2007.Bahkan sudah ada diantara para konglomerat  yang ikut berkampanye untuk  Pak Hasan Karman,seperti Bapak Bun Sin Khiong  Dirut PT Hutanindo Lestarinya,Bapak Li Se Tien dan Bapak Tenggono Chuandra.Ketiga  konglomerat ini sudah merasakan suka dan dukanya berkampanye Pilkada.Menurut informasi yang kami terima Bapak Prajogo Pangestu akan tiba di Singkawang pada tanggal 7 Nopember 2007.

Kedatangan para konglomerat ini,bagi kandidat Pak Hasan Karman sudah merupakan  kunjungan pada para malaikat.Mereka ini jauh lebih penting daripada  team  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(Bappenas).Jika kelak pak Hasan terpilih menjadi walikota Singkawang  sudah pasti kebijaksanaan ekonomi  Pemda Singkawang  berorientasi konglomerasi .Kita belum tahu bentuk  blueprint membangun kota Singkawang itu menurut para konglomerat kita(orang Singbebas). Tetapi  satu hal kita sudah tahu pasti untuk membangun kota Singkawang itu tidak segampang menanam kelapa sawit .

Bagaimanapun para konglomerat sebagai tamu dikota kita,ya kita mengucapkan selamat datang.


Ketemu Pendukungnya Pak Hasan Karman
Adik ini siapa namanya? tanya Cinta kepada salah satu gadis remaja yang selalu menghadiri kampanyenya pak Hasan Karman dimana saja."Nama saya Cindy Pavita,bang"Jawaban dari  gadis manis yang memiliki kulit sawo matang itu. "Mengapa adik Cindy selalu menghadiri acara kampanye pak Hasan?"tanya Cinta. "Saya sayang sama bang Hasan",jawab Cindy ."Alasannya?",Cinta ingin tahu . "Bang Hasan adalah  kandidat wako paling ganteng diantara pada kandidat wako Singkawang.Goyangan pantat bang Hasan diiring lagu dangdut yang dibawakan oleh bang Hasan membuat Cindy rasa sayang dengan kandidat ini.Bang Hasan memiliki suara merdu,pokoknya kami sayang deh dengan bang Hasan"Jawab dari Cindy.
Apa yang dikemukakan oleh Cindy Pavita itu tidak salah,kadang-kadang pada pemilih menjatuhkan pilihannya terhadap kandidat  bukan berdasarkan menilai kebijaksanaan politik (visi dan misi)yang dimiliki oleh kandidat. Seperti dalam hal ini,banyak pada remaja memilih pak Hasan Karman karena pak Hasan orangnya ganteng,sangat humoris dan memiliki talenta menyanyi serta goyangannya yang  aduhai itu.Orang Singkawang banyak yang mengalami stress untuk memikirkan masalah ekonomi  mereka hadapi maka mereka membutuhkan figur  seorang pemimpin yang sanggup menghibur seperti pak Hasan.

Pak Awang Ishak Bersalaman dengan warga Pasar Sedau dari door to door.

Pada tanggal 03/11/2007, pak Awang Ishak bersalaman dengan warga Pasar Sedau dari door to door kemudian dilanjutkan dengan kampanyenya di lapangan sepak bola Sedau.

Pak Hasan Karman,pada tanggal 02/11/2007 berkampanye di lokasi:Station jalan Alianyang,Terminal jurusan Pemangkat

Pak Darmawan-Apui sukses di Jamthang
Pak Darmawan-Apui pada hari in,tanggal 02/11/2007 berkampanye di Kali Asin.Lebih dari 1000 orang yang menghadiri kampanye tersebut.
Pak Hasan Karman menghibur dengan lagu-lagu

Pak Hasan Karman,pada tanggal 01/11/2007 kampanye di kampung Sedau(Atapkong).
Pada hari ini pak Hasan Karman berkampanye di lapangan sepak bola Sedau.Keistimewaan pak Hasan kampanye dikampung Sedau ini,yaitu membawa massa pendukungnya dari tempat lain, Singkawang dan Lacibuk.Mungkin beliau kuartir tidak ada massa dari Sedau mau menghadiri kampanye tersebut.Lagu yang dibawakan oleh pak Hasan berjudul "Chi tau".Suara pak Hasan sangat merdu dan lawakkannya yang khas itu membuat pada amoy terhipnotis olehnya. Tetapi menurut pada penonton suara pak Hasan masih kalah sedikit dibandinkan dengan penyanyi Liu Wen Chen. Dalam kampanye ini pak Hasan berjanji akan membawa pengusaha sekelas Tetiono jika dia terpilih menjadi walikota Singkawang,dalam kesempatan ini  pak Hasan membawa seorang pengusaha bernama Chandra sebagai display utk menunjukkan kepada masyarakat keseriusannya. Sebagian penonton menilai talenta yang  dimiliki pak Hasan itu seharusnya beliau memilih profesi
sebagai pelawak atau entertainer daripada menjadi seorang politisi.

Pada tanggal 02/11/2007 pak Ignatius Apui akan mengadakan kampnye dilapangan sepak bola KaliAsin(Jamthang) pada jam 08.00 pagi.

Pada tanggal 01/11/2007 ,Bapak
Suyadi Wijaya-Bong Wui Khong akan mengadakan kampanye di

Roban,Condong belakang,Terminal Bengkayang.


Sukses besar Bapak Suyadi Wijaya-Bong Wui Khong kampanye di Lirang dan Lacibuk.
Pada tanggal 30/10/2007,Bapak Bong Wui Khong membuat kejutan baru dalam kampanyenya di Lirang dan Lacibuk.Di Lirang dihadiri oleh tokoh-tokoh etnis Madura dari Bok Ma Kong(Marhaban).Di kedua desa itu warga berbondong-bondong datang  menghadiri acara kampanye yang dilakukan oleh  pak Bong Wui Khong.
Pada tokoh etnis Madura menyatakan dukungan penuh pada pasangan Bapak Suyadi -Bong Wui Khong.Sambutan dari warga kedua desa ini sudah menandakan akan menambah ballot untuk kedua pasangan
ini.


Pak Awang Ishak mengadakan pertemuan dengan masyarakat Tionghoa di Lacibuk.
Pada tanggal 27/10/2007 jam 19:00.Pak Awang akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat di Lacibuk dalam suatu acara besar-besaran,di klenteng Jong Pak Kung di Lacibuk.

Pak Afui juga mengadakan pertemuan dengan masayarakat Lacibuk.
Pak Afui mengadakan pertemuan dengan masayarakat Lacibuk pada tanggal 28/10/2007 pada jam 16:00

-Siapa Yang Berkepentingan ?(03 Oktober 2007)
 Lebih dari 1000 warga Lacibuk tidak akan memberi suaranya pada Pilkada Singkawang 2007.Menurut tokoh masyarakat setempat  melaporkan kepada CintaSingkawang bahwa lebih dari seribu warga Lacibuk akan kehilangan hak pilihnya dalam Pilkada Singkawang pada tgl15 Nopember nanti.Karena warga tersebut tidak terdaftar sebagai pemilih.
Sebagimana kita sudah mengetahui daerah Lacibuk,warganya pendukung kandidat Pak Hasan Karman
.Tokoh masyarakat ini memberitahu kepada team sukses Pak Hasan Karman yang bertanggungjawab daerah Lacibuk yang berinisial Mr.B. Respond dari Mr.B terhadap laporan tersebut diluar dugaan masyarakat Lacibuk yaitu"Mr.B menyuruh tokoh masyarakat tersebut melapor hal tersebut kepada Bapak Camat".Tokoh masyarakat tersebut bertanya kepada Mr.B :"Siapa yang berkepentingan?".
Menurut pendapat CintaSingkawang,lebih seribu warga Lacibuk tidak memilih pak Hasan Karman,mereka  tidak mendapat kerugian.Tetapi pak Hasan Karman tidak dipilih oleh  mereka  akan mengalami kerugian.Kekurangan seribu lebih suara akan mengurangi kesempatan untuk menang.