Perjalanan Sejarah kota Singkawang
Bagian Pertama:

KPUD  Singkawang  menetapkan pemenang Pilkada Singkawang 2007 (walikota dan wakil walikota Singkawang untuk periode 2007-2012) adalah pasangan Pak Hasan Karman dan Pak Edy Yacoub. Walaupun KPUD sudah menetapkan hasil calon terpilih tetapi pasangan Pak Awang Ischak-Raymundus Sailan telah menggugat keputusan ini melalui proses hukum.Gugatan dari Pak Awang ini dapat kita maklumi karena beliau merasa diperlakukan tidak adil dan dicurangi dalam pilkada Singkawang 2007.

Sekedar tinjauan dari segi hukum, peristiwa yang terjadi pada tanggal 16 Nopember 2007 jam 04.00 pagi, Pak Hasan Karman dan Eka Chandra bersama timnya yang berjumlah 4orang mendatangi dan masuk ke kantor KPUD Singkawang. Menurut mereka, kedatangan tersebut untuk melaporkan kehilangan kotak suara TPS. Akan tetapi dari segi hukum, apakah hal ini dapat dibenarkan? Entah apa yang mereka lakukan di dalam  gedung PKUD itu. Banyak teka teki yang belum terjawab oleh kita sampai sekarang. Dengan bukti-bukti yang menunjukan kecurangan dan cacat hukum yang disampaikan oleh  kubu Pak Awang kepada pengadilan, diharapkan semuanya akan terungkap. Berarti hasil pilkada Singkawang 2007 akan masuk babak baru.

 Pemilihan  walikota dan wakil walikota di kota Singkawang bagi masyarakat Singkawang  adalah peristiwa penting dalam sejarah kota Singkawang. Ini merupakan pemilihan Walikota dan wakilnya yang pertama  kali dipilih langsung oleh masyarakat di kota ini. Mengingat peristiwa ini adalah perjalanan sejarah kota Singkawang, tentu saja kita harus mencatat dengan rinci semua  peristiwa yang telah terjadi. Kita berusaha menghindari pencatatan(penulisan) sejarah yang terjadi pada umumnya, dimana dilakukan oleh generasi berikutnya (sesudah rezim atau dinasti), sehingga yang menjadi objek penulisan tidak berkuasa atau para pelaku sejarah tersebut sudah tidak ada dibumi ini lagi. Hal tersebut menyebabkab banyak informasi penting  tentang perjalanan suatu sejarah tidak dapat ditemukan kembali karena rentang waktu yang panjang (bahkan sampai ratusan tahun) antara peristiwa sejarah dengan pencatatan sejarah. Sejarah adalah hasil karya anak manusia di bumi ini (hasil buatan manusia).

Kita harus memberi perhatian pada perjalanan sejarah Pilkada 2007 di kota Singkawang. Selain itu kita perlu mencatat selengkap dan sedini mungkin  karena bahan ini kelak akan menjadi bahan diskusi dan studi di The Chinese Singkawang Human Resource  Development Centre (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Tionghoa  Singkawang). Dengan harapan, wadah ini dapat membina dan mencetak calon pemimpin Tionghoa Singkawang  yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat dan Negara, mengerti sosial budaya lokal yang tidak mengandalkan isu SARA untuk mencapai ambisi politiknya. Sehingga menghasilkan calon pemimpin baru yang tidak memiliki kelemahan, layaknya suatu produk yang dihasilkan  oleh Perusahaan yang mengalami peningkatan mutu dan kualitas, yag mengalamion pemimpin versi menghilangkan kelemahan pada produknya pada versi berikutnya (penyempurnaan produk lama). Catatan sejarah perjalanan kota Singkawang ini tidak kalah pentingnya seperti catatan klinik observasi terhadap suatu pasien. Berdasarkan fakta yang ada dilapangan manfaat dari catatan ini  akan dinikmati banyak pihak terutama pada mereka yang ingin menjadi pemimpin di kawasan ini(Singbebas).BERSAMBUNG1

 

CintaSingkawang,2 Desember 2007