|
Pagi ini ketika Aku
bangun dari ranjang ,istriku yang
tersayang masih tertidur lelap. Beberapa
hari ini dia lelah karena turut membantu
menyukseskan acara MTQ XXII. Aku sangat
merepotkan istriku selama berlangsungnya
MTQ karena sebagai istri pejabat dia
wajib melaksanakan tugasnya. Dia harus
mengunjungi stand-stand pameran terutama
stand Permasis tempat Aku dulu
dibesarkan, memberikan dorongan dan
semangat kepada kalifah dan kita. Warna
kulitnya “tan” akibat membawa rombongan
kalifah mengunjungi teluk Makjantu .
Sinar matahari tidak bersahabat itu
membuat kulit istriku yang tersayang
berwarna tan (seperti kulit kesayangan
para cewek bule) .Aku merasa sangat
berhutang budi kepada istriku. Kelak,
pada saat liburan di Rusia Aku akan
membelikan sebuah diamond
sebagai hadiah untuknya.
Dia adalah wanita yang paling Aku cintai
dan sayangi diantara sekian wanita yang
pernah singgah dihatiku dalam perjalanan
kehidupanku ini. Aku harus memberikan
sebuah hadiah kesukaannya sebagai tanda
terima kasih dariku. Dalam sanubariku
berkata ”Sorry,darling karena telah
merepotkan engkau selama ini”.
Secara keseluruhan
Aku menilai acara MTQ XXII sukses. Acara
pembukaan dan penutupan dihadiri ribuan
penonton. Memang masyarakat tidak selalu
memberikan respons antusias terhadap
setiap acara pertandingan
MTQ. Tetapi itu bukan kesalahanku
karena kita tidak bisa memaksa keinginan
masyarakat. Jangankan masyarakat umum,
teman baikku Chin Miaw Fuk(mantan ketua
Cap Go Meh 2008) dia lebih suka pilih
ikut acara perayaan Pekong di Lacibuk (KaliAsin
Dalam) daripada turut berpartisipasi
meramaikan acara MTQ. Pada konco-koncoku
yang lain lebih suka kasak-kusuk
membentuk panitia Cap Go Meh thn 2009.
Padahal ketua
Permasis telah menghimbau
kepada mereka untuk turut menyukseskan
acara MTQ XXII. Cinta,
kadang-kadang Aku sangat kesal melihat
sikap mereka yang tidak mau kerjasama
itu. Aku menghargai
keputusan yang mereka ambil, semua itu
diluar kendaliku.
Hanya acara pembukaan
dan penutupan MTQ
XXII yang ramai dikunjungi penonton,
fenomena ini identik dengan niat membaca
buku. Ada orang hanya suka
membaca kata pengantar dan bab penutup
buku tanpa membaca isi
buku keseluruhan. Tipe orang membaca
gaya
seperti itu, beranggapan tidak semua
buku pantas dibaca, kalau dibaca hanya
menghabiskan waktu saja. Lebih baik
waktu yang berlebihan itu dimanfaatkan
untuk mengerjakan
sesuatu produktif. Jangan seperti anak
tetangga kita yang bernama Aloy , waktu
produktifnya dipakai untuk memalsukan ID
email orang lain. Itu pekerjaan yang
sia-sia belaka. Data pada ID email dapat
dipalsukan tetapi bahasa yang dipakai
orang tidak mudah dapat dipalsukan
karena itu adalah ciri identitas
setiap individu.
Aloy…..Aloy, tolong kalau ada
waktu luang yang kau
miliki itu dapat dipakai untuk mengikuti
kegiatan sosial. Seperti mencari
sumbangan dari pintu
ke pintu untuk organisasi Permasis. Jika
Aloy dapat berbuat demikian setidaknya
dapat mengurangi beban Pak Lio
memikirkan pengumpulan dana. Karena kita
perlu dana banyak, masih banyak proyek
yang harus kita lakukan. Kalau kita
gagal, nanti masyarakat menilai kita ini
tekabur dalam berkata dan berbuat
(omong kosong dan berbuat kosong). Kau
masih muda masih
banyak peluang untuk perbaiki.
Manfaatkan waktumu sebaik mungkin dan
usahakan kerja sosial untuk membangunan
masyarakat Singbebas menuju hari esok
yang lebih baik.
Sesudah MTQ berlalu,
seharusnya Aku sedikit
santai tetapi beban
kecemasan selalu menghantui Aku.
Memikirkan APBD 2008 yang gagal,
penambahan pegawai tetap. Ini menambah
bahan kecemasan bagi Aku. Ini
bertentangan dengan rencana Aku ingin
memangkas birokrasi menjadi rapi.
Kecemasan utama bagi Aku yaitu ketika
para anggota DPRD meminta
klarifikasi mengenai
pernyataan Aku dikoran beberapa waktu
yang lalu. Bagimana Aku menghadapi
mereka?
Tadi malam Aku
mendapat telepon dari Rusia calon
investor kami, Mr.Nicolai Polanski
menanyakan data tentang kota Singkawang. Aku suruh
Mr.Nicolai ke website Pemda Singkawang
karena disitu telah disediakan bermacam
data dan infomasi untuk para investor.
Tetapi pagi ini Aku mendapat komplain
dari Mr Nicolai Polanski bahwa website
Pemda Singkawang
tidak ada informasi yang mereka butuhkan.
OooH….,Aku baru teringat beberapa hari
yang lalu sobatku CintaSingkawang pernah
memberitahukan kepada Aku
bahwa website Pemda Singkawang itu
pernah kemalingan. Menurut informasi
yang Aku terima maling itu sempat email
kepada CintaSingkawang mengatakan mereka
berpesta pola website itu,foto Pak Hasan
diganti foto Pak Awang. Tetapi pada
waktu itu Aku terlalu sibuk dengan acara
MTQ, maka masalah ini tidak Aku gubris.
“Bangun,bangun,Papi!
Sudah jamnya mau mengantor” kata istriku.
Aku terbangun dari tidurku, istriku
terus menghujani dengan pertanyaan:”Mimpi
lagi ?”.”Haa,Mami. Tadi Aku mimpi dengan
sobatku” kataku. “Dengan siapa?”sambung
istriku. Kataku : “Siapa lagi kalau
bukan CintaSingkawang.”
Itulah cerita
pertemuan CintaSingkawang dengan Pak
Hasan Karman didalam
mimpi.
|