Saran Dan Pemikiran Untuk Pencinta Patung Naga

6 Februari 2009

From: Sent Two <sent280@yahoo.co.id>
Subject: saran dan pemikiran
To: cintasingkawang@yahoo.com
Date: Thursday, February 5, 2009, 1:48 PM

1.   Pertama-tama saya mengucapkan kata salut kepada cinta dengan memunculkan situs ini tentunya dengan harapan dapat mengakomodir saran, masukan bahkan kritikan kepada pihak-pihak yang memerlukannya bahkan kepada cinta sendiri harus mau menerima saran dan juga kritikan, bukan begitu cin.....

2.   Saya punya pemikiran untuk kota Singkawang dan aparaturnya serta masyarakatnya yang terdiri dari berbagai etnis termasuk Tionghoa didalamnya, selama saya hidup di Singkawang yang saya rasakan indah adanya, berbagai etnis dapat berbaur bahkan etnis Tionghoa dapat aktif berapresiasi membangun terhadap kemajuan daerah Singkawang dan masyarakatnya, dan hal ini sangat jarang saya lihat didaerah lain apalagi di luar kalimantan. Terlepas dari semua itu tentunya kita juga harus saling menjaga kerukunan antar elemen masyarakat, antar Suku, Etnis, Budaya, Agama dan Golongan.Satukan tekad dan tujuan hanya untuk membangun perekonomian Singkawang dengan mengedepankan musyawarah atau koordinasi dengan segenap elemen masyarakat tadi, jadi tidak memaksakan dengan moto mumpung (jawanya) menjabat.

3.   Untuk menyikapi pembangunan Patung "Naga" yang menimbulkan keresahan tentunya perlu dipertimbangkan secara matang dampak, faedah dan ekses jika pembangunan itu diteruskan, sudah dua bulan terkhir ini pembangunan patung naga selalu menjadi polemik dan dipersoalkan, resiko yang diambil untuk membangun sebuah patung yang tidak bermanfaat terlalu besar banyak yang akan dikorbankan terutama keamanan dan kerukunan yang sudah terjalin berpuluh-puluh tahun. Yang terjadi kedepan kita tidak tahu tentunya kita hanya menduga-duga kalau dengan pembangunan ini dugaan kita negatif adanya kenapa diteruskan kenapa tidak membangun sesuatu yang punya manfaat untuk orang banyak yang sudah pasti positif dan mempunyai nilai tambah untuk pembangunan kota Singkawang.

4.   Harapan saya dengan tulisan saya yang sedikit ini dapat membuka hati dan menjernihkan pemikiran bagi yang membaca, sengaja saya tidak menyebut nama institusi atau perorangan dengan harapan dapat menjadi renungan di hati setiap orang bahwa mari kita kerjakan sesuatu yang mempunyai faedah untuk diri sendiri dan orang banyak tanpa merugikan pihak lain atau dua belah pihak.

5.   Thanks Cin...sucses selalu

Jawaban dari CintaSingkawang:

Terima kasih untuk email Anda.Email Anda merupakan salah satu dari email yang paling positip yang diterima  Cinta  pada  tahun 2009. Dari email Anda mencerminkan Anda adalah orang  yang  mengerti betapa pentingnya  hidup damai. Anda adalah orang  mencintai kota Singkawang beserta kehidupannya .

Untuk menjaga dan meningkatkan pelayanan kami kepada pembaca kami yang setia dan para elite Singkawang,sudah merupakan kewajiban kami selalu menerima saran,kritikan dari berbagai kalangan.Dengan demikian,  semua aspirasi komunitas Singkawang terakomodasi.Kepuasan para pembaca selalu kami utamakan.

Dimanapun kita hidup,sudah merupakan kewajiban kita bersama sebagai komunitas kita harus saling menjaga kerukunan antar komunitas. Sehingga menghasilkan ketenangan  dan keharmonisan didalam kehidupan bermasyarakat. Kota Singkawang, merupakan kota kesayangan kita bersama,kita harus membina dan menjaga nilai-nilai kerukunan antar komunitas yang sudah kita capai.

Cinta sedikit kecewa ,melihat  Anda belum begitu yakin dampak  negatif kehadiran patung naga terhadap kota kesayangan kita.Anda mengatakan”dugaan kita negatif”….

Seandainya Anda bertanya kepada Cinta apa manfaat dari patung Naga  untuk masyarakat Singkawang ? Dengan sangat jelas  dan tegas Cinta mengatakan tidak ada manfaat sama sekali.Karena patung naga itu tidak dapat meningkatkan standar kehidupan masyarakat Singkawang,meningkatkan pariwisata? Cinta yakin,tidak ada turis yang akan pergi ke Singkawang untuk melihat patung itu, sudah jelas patung naga “Bong Li Thiam” ini tidak ada yang istimewa, tidak bisa dijual  dipasar internasional. Bahkan, akan menjadi barang halangan pembangunan jika kelak kita mau memperlebar jalan.

Jika  Pemkot Singkawang tidak cepat memberi solusi masalah patung naga ini,resikonya Pak Hasan Karman harus membayar mahal atas kelalaiannya. Komunitas Tionghoa Singkawang  akan dirugikan dalam hal ini.Hari ini,merupakan  hari ujian bagi Pak Hasan Karman,sebagian komunitas Tionghoa Singkawang   telah melakukan sesuatu(memilih) untuk dia ,apakah dia mau melakukan sesuatu untuk komunitasnya? Sudah sangat jelas sikap dari sebagian besar komunitas Tionghoa  Singkawang menolak pembangunan patung naga ditempat publik(umum).Hanya mereka  ini  Pak Bong Li Thiam,Budiman ,Iwan Gunawan yang  “gila” akan proyek ini. Mereka ini adalah para penasihat Pak wako kita(dikenal masayarakat sebagai juru BISIK) yang   tidak memiliki wawasan dan  visi. Kata pepatah jika kita bergaul dengan orang tidak produktif akan menghasilkan proyek yang tidak proyektif juga. Hati-hati Pak Hasan, kadang-kadang teman juga bisa mencelakakan kita.

 
CintaSingkawang,06Februari2009