Pertemuan spektakuler, Pak Walikota dengan seluruh  ketua RT wilayah Pemkot Singkawang .

Komentar:

Pada tanggal 8 Januari 2008, Pak Hasan Karman mengadakan briefing dengan seluruh ketua RT diwilayah kekuasaannya,kota Singkawang.Pertemuan ini merupakan  pertemuan  yang pertama kali dilakukan oleh Pak  Hasan Karman sejak Beliau dilantik menjadi walikota Singkawang. Tujuan dari briefing ini untuk memperkenalkan konsep  pembangunan kota Singkawang  Spektakuler ,dengan berbagai program sangat  spektakuler .Dengan harapan, para ketua RT dapat memahami arah pembangunan kota Singkawang Spektakuler  dan turut melibatkan diri dalam  proses pembangunan kota  Singkawang  modern. Briefing ini sangat penting untuk para ketua RT karena ini akan menambah wawasan mereka, sehingga  para ketua RT  akan mendapat  jawaban  tentang  gejala “aneh” terjadi selama ini didaerah kekuasaannya  yaitu  pada makelar tanah(kita baca mafia tanah)berkeliaran di pelosok desa.

 Ketika para ketua RT menunggu diruang tunggu, Pak walikota kita  keluar dari ruang kerjanya untuk menjemput mereka  dan membawa  rombongan ini untuk tour kantor  walikota. Pertama, Pak Hasan Karman memperlihatkan ruang  kantornya tempat Beliau bekerja. Beliau memperlihatkan kursi barunya dan  memutar kursi tersebut bersambil berkata: ”Disinilah saya duduk, Anda jangan takut, ini bukan tempat duduknya  Fat Cat”. Yang dimaksudkan oleh Pak Hasan Karman “Fat Cat” yaitu salah satu  tokoh pemimpin dalam cerita komik yang sangat menakutkan (bengis,suka memeras bawahannya) dan suka memerintah  bawahannya ,type pemimpin seperti itu mendapat julukan Fat Cat. Pada rombongan ketua RT ini ketawa mendengar gurauan dari  Pak Hasan Karman itu.

 Didalam ruang  pertemuan,Pak walikota kita memberi  briefing  tentang konsep membangun kota Singkawang menjadi kota modern.Sebelum  Beliau melanjutkan  briefing,Beliau meminta maaf kepada para ketua RT karena sejak  dilantik Beliau belum sempat mengunjungi pendukungnya karena kesibukan dalam tugas.Tentu saja para ketua RT dapat memaklumi akan hal ini,karena selama ini  Pak Hasan Karman  sibuk membaca  arsip birokrasi yang ditinggalkan oleh  walikota  lama.Laporan-laporan biorokrasi yang  memakai bahasa yang sangat membosankan itu.

Pak Hasan Karman menuturkan rasa sedihnya  kepada para ketua RT bahwa sampai saat ini Beliau belum sempat mengadakan kunjungan siraturahmi ke tempat pak Acen dan pak Iwan.Dalam benak Pak Hasan Karman,jika mungkin  Beliau berkeinginan untuk  mengangkat pak Acen sebagai  kepala lurah  untuk kampung Sedau ,sebagai tanda terima kasih kepada pak Acen telah banyak  membantu ketika kampanye Pilkada.Namun amat disayangkan, Pak Acen ini tidak memenuhi persyaratan birokrasi .Sedangkan Pak Iwan masih dapat dipromosikan  sebagai  caleg untuk tahun 2009 mendatang. Para ketua RT terharu melihat sikap pak Hasan Karman begitu ramah, friendly dan lebih komunikatip ,tidak seperti  pada umumnya  orang yang berkedudukan  tinggi.

Salah satu  dari ketua RT  berbisik dengan teman sebelahnya:”Pak Hasan sudah banyak belajar dari CintaSingkawang terutama materi  What  I didn’t learn at school but I wish I had.”.Temannya menjawab”seharusnya memang begitu, CintaSingkawang wajib dibaca jika ingin memajukan kota Singkawang”.

Pak  Hasan Karman memulai dengan  penjelasannya kepada  para ketua RT,mengatakan  Beliau telah menelepon kepada  menteri perhubungan untuk mendiskusikan masalah  kota Singkawang membutuhkan Bandara komersial.Apakah  benar Beliau telah meneleponi kepada menteri perhubungan  atau tidak,bagi masyarakat Singkawang  hal ini tidak penting  (BERSAMBUNG KeBagian 2)

CintaSingkawang, 11 Januari 2008