FPI Singkawang menyampaikan rekomendasi kepada DPRD Singkawang

Pasukan tandatangan pendukung bayaran membanjiri Happy Building

15Juni 2010

Komentar:
Anggota FPI Singkawang bersama Pengurus Mesjid sekota Singkawang hari ini (14 Juni 2010) mendatangi gedung Dewan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Singkawang tentang pemindahan Patung Naga.  FPI menyerahkan ribuan tanda tangan dari masyarakat Singkawang sebagai bukti dukungan untuk direlokasi Patung Naga kepada Dewan. Diantara ribuan tanda tangan itu ada terdapat tanda tangan  dari salah satu pengurus Permasis, Pak Alex EM.

Dengan bukti tanda tangan tersebut FPI mendapat mandat dari masyarakat Singkawang untuk menyelesaikan masalah Patung Naga. Ketika  menyampaikan tuntutan mereka kepada Dewan meminta masalah direlokasi Patung Naga harus diselesaikan dalam waktu 7x24 jam. Jika pihak Dewan tidak memberi jawaban dalam waktu yang ditentukan maka pihak FPI akan melakukan “Jihad”. Kita belum tahu jelas apa yang dimaksudkan Jihad oleh pihak FPI Singkawang itu. Tetapi,  masyarakat Singkawang  menafsirkan itu sebuah aksi “mogok kerja(strike)”yang dilakukan oleh seluruh pegawai Pemkot Singkawang untuk melumpuhkan pemerintah Pak Hasan Karman.

Salah satu dari pengurus Mesjid sekota Singkawang meragukan pemerintah Pak HK dapat memberi ketenangan, kerunkunan untuk masyarakat Singkawang yang multi etnis itu. Mereka sangat kecewa terpilihnya Pak HK sebagai walikota Singkawang yang tidak sanggup mewujudkan visi dan misi Singkawang Spektakuler itu.

Wakil walikota Singkawang hadir dalam acara tersebut, sedangkan Pak Wako Hasan Karman sedang melancong di Jakarta,menurut narasumber CintaSingkawang di Jakarta Pak HK sedang membantu memperlancar bisnis konco ‘unik”nya di Barito; Seventien Lunardy Alias A Tien si penggagas ide unik menurunkan symbol Ayam jago gereja Fransiskus Asisi Singkawang yang belakangan ini berkolaborasi dengan HK untuk menggarap lahan 150 ha jagung di Singkawang timur.(Tunggu investigasi khusus CintaSingkawang “Bisnis koncoisme gaya HK dan A Tien”)  

Sesudah FPI menyampaikan(membaca) tuntutannya kepada DPRD Singkawang. Mereka berteriak “ Allah Akbar”, Hidup Permasis, Hidup Pak Alex ! Memang, sekarang nama Pak Alex sedang popular di kalangan  kelompok pendukung pemindahan patung naga. Bagi Pak Alex prinsipnya; kebenaran perlu didukung, kebenaran tetap kebenaran. Walaupun diancam  akan “mem-frans tshai-kan” Pak Alex  tetapi  ancaman ini tidak ditanggapi olehnya walaupun gangs HK sedang gencar kampanye mem-frans tshai-kan Alex EM. ”Emang gue pikirin”; katanya enteng,waktu jualah yang akan membuktikan kebenaran itu. Masyarakat Singkawang sudah terlalu capek dengan urusan Patung Naga itu. 

Sementara itu kontributor Cinta di Singkawang yang pagi ini membeli Koran Pontianak post sempat berdiskusi dengan penjual Koran mengatakan “HK sudah kartu Mati!”ketika ditanya apa alasannya dia mengatakan begitu?”Dengan pernyataan tokoh Permasis kemarin secara politis HK sudah habis!”ujarnya singkat.  “Bertahan juga tidak ada gunanya  kalau tidak mendapat dukungan dari mereka” dengan nada menjelaskan.                                               

 Dari Happy Building Singkawang dilaporkan bahwa terlihat banyak truk pengakut penumpang dari pinggiran pedesaan Singkawang, orang-orang tionghoa yang tak tahu apa dimobilisasi untuk menandatangani dukungan mempertahankan patung naga yang dikordintor oleh pasukan bayaran Bong Li Thiam dan Pak Aliok. Padahal selama ini Pak HK ataupun Bong Li Thiam tidak pernah menaruh perhatian terhadap kesejahteraan(nasib) orang  orang Tionghoa yang tinggal dipinggiran kota. Bahkan konco-konco Pak HK  mengeksploitasi mereka karena keterbelakangan mereka.

Menurut kontributor Cinta di Singkawang team yang terdiri dari konco-konco Bongli seperti A Lu,dan dibantu oleh think tank dari Jakarta seperti Lio Kurniawan dan Nursantio/A San  ini melancarkan propaganda berbau rasial untuk membujuk mereka menandatangani kain merah model democrazy gaya Singkawang yang dalam prinsip demokrasi modern tak dapat diakui keabsahannya. Menurut sms proganda yang  beredar di kota Singkawang; isinya mengasut masyarakat Singkawang besok(16/06/2010) jam 7 pagi datang  beramai ke gedung DPRD Singkawang. Penyandang dana untuk memobilisasi massa untuk acara kelompok yang mempertahankan Patung Naga itu adalah  Pak Bong Li Thiam dan Pak Aliok.                        

 

 

                                                      Sumber : DPRD Singkawang,kontributor singkawang&Jakarta

 

 

CintaSingkawang, 15Juni 2010