|
Kasus pemukulan terhadap Bapak Dr.Frans
Tshai merupakan kasus
kekerasan yang
mendapat perhatian seluruh
komunitas Tionghoa Singkawang di
Singkawang,maupun luar
Singkawang.Menurut dugaan
masyarakat di Singkawang
kasus tersebut bukan kasus
kekerasan biasa tetapi merupakan
kasus kekerasan politik.Jika
dugaan masyarakat itu benar,ini
merupakan kasus kekerasan politik yang
pertama yang
menimpa korban dari komunitas
Tionghoa Singkawang
di Singkawang .
Pada
pagi hari menjelang
pilkada di Singkawang
.Bapak Dr.Frans Tshai bersama
dengan temannya makan
bubur di pasar Cu Ma di
Singkawang.Ketika mereka sedang makan
bubur ,tiba-tiba ada orang memanggil
nama Pak Frans.Pak Frans memberi respon
suara panggilan tersebut ,kemudian
puluhan anak laki-laki(berusia 20an
sampai 50an tahun)mengelilingi
pak Frans dan temanya.Puluhan
orang memukul pak Frans yang berusia
60an.Akibat pukulan tersebut Pak Frans
menderita luka berat.Pak
Frans dengan temannya melapor kasus
pemukulan ini kepada pihak
polisi.
Menurut
informasi
yang diterima CintaSingkawang
dari pihak Kepolisian Singkawang.Dalam
kasus pemukulan ini ada 10 orang
dijadikan tersangka.Empat orang sudah
dperiksa oleh polisi,satu orang menjadi
tahanan polisi,bernama Jelo Fat.Dan yang
3 0rang menjadi tahanan luar. Pihak
kepolisian masih mencari 6 orang
tersangka lain yaitu
Chi Djun Nam dkk yang saat ini masuk dalam
daftar DPO Polres Singkawang.Chi Djun
Nam,adalah tersangka kunci dalam kasus
ini karena dalam acara Singkawang
Spektakuler dia menyampaikan kata
pengantar acara ,sebagai salah satu team
sukses HK. Pihak
kepolisian tidak
menutup kemungkinan kasus ini
sebagai kasus kekerasan politik
karena kejadian kasus ini bertepatan
pada saat menjelang
Pilkada Singkawang yang melibatkan salah
satu anggota team sukses HK.
Ada
pihak tertentu
berusaha untuk
bernegosiasi dengan pihak polisi,meminta
polisi memberi
tahanan luar untuk tersangka
Jelo Fat.Permintaan mereka
ditolak oleh pihak polisi.
Masyarakat
Singkawang tidak bisa menerima kasus
pemukulan terhadap pak Frans tanpa
diproses secara hukum Karena masyarakat
menilai kasus
pemukulan ini dilakukan oleh orang –orang
yang tidak memiliki
perikemanusiaan dan
suka main hakim sendiri. Masyarakat
berharap pada pihak aparat
kepolisian dapat menuntaskan
kasus ini. Menurut gossip yang sedang
beredar di
kota
Singkawang,Jelo Fat dan
Chi Djun Nam dkk
adalah tukang pukul bayaran,mereka
mendapat pesanan dari seseorang
untuk memukul
pak Frans. Harapan masyarakat Singkawang
semoga
Chi Djun Nam dkk
cepat tertangkap,sehingga kasus
ini dapat terungkap .
Menurut informasi
yang diterima CintaSingkawang
dari narasumber yang dekat dengan
MABT cabang
Singkawang,ada utusan dari
pihak Pak Hasan Karman untuk
menyelesaikan kasus pemukulan ini.
Seperti judul lagu “Ada
apa denganmu,pak Hasan Karman?”.
|