Siapakah Pasangan Pak HK?

-Dilema dihadapi pasangan cawako Singkawang,masyarakat Singkwang mengharapkan cawako alternatif

 

04 Februari 2012

Komentar:

Pada saat masyarakat Singkawang menanti pernyataan resmi dari Pak Aliok tentang apakah Beliau akan maju sebagai cawako untuk menantang Pak HK atau tidak. Pernyataan ini sangat penting bagi masyarakat Singkawang karena menyangkut masa depan orang banyak.

Sementara itu, ada rumor beredar di masyarakat bahwa Pak Aliok akan berpasangan dengan Nyonya Kenny Kumala. Menurut komentar dari pelbagai kalangan pasangan ini sangat ideal, memberi kesempatan dan mengangkat posisi kaum wanita Singkawang lebih baik. Pasangan ini dirancang khusus untuk mendapat suara kaum wanita tanpa memandang referensi etnis, dan agama.

 

Walaupun secara resmi Pak HK belum mengumumkan pasangannya, menurut narasumber Cintasingkawang  dari tokoh kunci di DAD (Dewan Adat  Dayak)  dan Tionghoa Singkawang bahwa Pak HK akan berpasangan dengan Pak Ahyadi. Memilih Pak Ahyadi sebagai pendamping, Pak HK harus menghadapi persoalan dilematis dan tantangan dari pendukungnya. Karena Pak Ahyadi berdarah Tionghoa Singkawang dibesarkan di keluarga dan lingkungan Dayak Singkawang. Namun di kalangan orang Dayak Singkawang masih ada tidak dapat menerima Pak Ahyadi sebagai komunitas mereka, dalam hal ini DAD. Menurut HK sendiri Dayak Singkawang tidak berpengaruh dalam menentukan apakah Beliau dapat terpilih kembali . Menurut para pendukung Pak HK memilih Pak Ahyadi sebagai pendamping Pak HK  untuk periode kedua bukan pilihan yang tepat. Alasannya:

- pendamping Pak HK memiliki prospek sebagai wako Singkawang berikut. Jika pendamping dari etnis Tionghoa Singkawang, berarti ada proses training sumber daya manusia Tionghoa Singkawang dibidang management birokrasi, pemerintah daerah. Dan ada kepastian rencana pembangunan kota Singkawang bersinambungan.

-walaupun Pak Ahyadi berdarah Tionghoa Singkawang, bukan berarti Beliau memahami adat dan kepentingan komunitas Tionghoa Singkawang karena Beliau dibesarkan dalam lingkungan berbeda. Kekhawatiran para pendukung Pak HK; kelak Pak Ahyadi  tidak dapat melindungi kepentingan kepentingan mereka.

 

Pada umumnya pendukung Pak HK mengusulkan sebagai pendamping Pak HK yakni: Pak Andy Victorio . Karena Pak Andy ini mendapat simpati dari kalangan tokoh Tionghoa Singkawang yang pro Pak HK.  Menurut narasumber yang dapat dipercaya di Pontianak, bahwa Pak Cornelis merekomendasi Pak Ahyadi  untuk Pak HK sedang Moses yang dikehendaki oleh DAD akhirnya tereliminir.

 

Pasangan Pak Awang Ishack- Pak Mutholib juga tidak luput dilema. Bagaimana mengkordinasikan antara pengikut Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dalam tingkat nasional, kedua ummat Islam Sunni ini sering tidak sependapat dalam banyak hal. Bagaimana Pak Awang dan Pak Mutholib dapat menyatukan pendukungnya, itulah kunci menuju sukses. Dalam kehidupan nyata bermasyarakat di kota Singkawang jarang kita menemukan kedua pengikut tersebut sering berbeda pendapat.

 

Sedangkan pasangan Pak Alex – Pak Iwan yang pernah dideklarasikan sudah lama tidak terdengar kegiatan mereka. Menurut pendukung Pak Alex di daerah Lirang, tanpa ada sponsor Naga dari Pak Alex pada Cap Go Meh tahun ini sebagai alat kampanye, menandakan ketidakseriusan Pak Alex menantang Pak HK.

 

Sedang Pasangan “Pasang badan” Nursantio – Tasman tampaknya masih sarat masalah terutama  bagaimana pasangan ini mengcounter isu pasang badannya untuk meyakinkan para pemilih di Singkawang.  Lebih unik mesin politiknya tidak bekerja, perahu partai Pakar Pangan “dijual” sedang anggotanya terutama Sumberanto dan Johny lari ke kubu HK, sedang anak buah Tasman lari entah kemana.

 

Waktu Pemilukada kota Singkawang masih beberapa bulan lagi, Masyarakat Singkawang pada saat ini menunggu dalam waktu dekat ini ada muncul pasangan cawako lain yang lebih berbobot sebagai cawako alternatif.

 

Siapakah dia? Mari kita tunggu!

 

 

 

CintaSingkawang, 04 Februari 2012