We must act now !

08 Juli 2008
Komentar:

Dalam pekan yang lalu ada beberapa yang peristiwa penting yang terjadi di kota Singkawang.Seperti pernyataan wako kita,Pak Hasan Karman pada media cetak lokal.Marilah kita simak pernyataan dan mencoba  memahami konsep yang dikemukan oleh wako kita itu dari prospektip masyarakat biasa. Tentu saja,konsep tersebut adalah tentang cara mekanisme membangun kota kita Singkawang yang  “spektakuler” itu.

Ketika Pak Hasan Karman  memberikan kata sambutan didepan peserta Rakornis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, di Kota Singkawang, pada tanggal 3 Juli yang lalu di Hotel Mahkota Singkawang.Beliau memperkenalkan beberapa framework, cara membangun kota Singkawang spektakuler yaitu kota Singkawang harus dipromosikan(dikampanyekan).Untuk itu,perlu diciptakan hari(minggu)  yang disebut  “Singkawang Festival”.Kemudian proses promosi Singkawang Festival melalui berbagai instansi seperti Disbudpar, Perindagkopnaker dll.

Pak wako kita  memberi keyakinan kepada pada  serta seminar bahwa Beliau akan melakukan koordinasi (kita baca:perintah)pada instansi untuk mengikuti gagasan Beliau kemukakan. Pantas disayangkan,Beliau tidak memberikan penjelasan berapa besar dana yang dialokasi untuk instansi yang diberi tugas(proyek)baru itu.Kita dapat memahami para pimpinan instansi pasti tidak happy kalau hanya terima perintah tanpa  terima dana.

Untuk meramaikan Singkawang Festival ini,perlu ada  pertandingan olahraga.Pak wako kita ini memang soccer fans,Beliau  memilih sepakbola sebagai media promosi .Untuk itu,masyarakat Singkawang harus dijadikan bola mania. Pengertian bola mania ini ada dua jenis yaitu bola mania fisik dan bola mania kocek. Bola mania fisik ini,sekali  melihat sepakbola kakinya langsung gatal ingin  menendang.Tetapi kakinya  tidak ada tenaga . Maklumlah bola mania fisik ini sebagian besar adalah masyarakat Singkawang  yang hidup dipedesaan.Mereka ini,  makan saja menjadi persoalan.Hidup mereka semakin susah  pasca kenaikan BBM.Sudah jelas mereka ini tidak dapat diajak bermain bola dengan perut sedang  keroncongan.Bagaimana mau keluar menjadi juara? Lawan team Permasis saja sudah susah .Lain, seperti Team Permasis itu langsung dibina oleh Pak Aliok dibawah supervision pak Akhiong yang selalu memperhatikan kesejahteraan pada orang yg memperjuangkan organisasi mereka.

Nah,untuk membina jenis bola mania kocek gampang sekali.Kita tunjuk pakar kita dalam hal sini ,Bapak  Chin Miaw Fuk mantan ketua Cap Go Meh 2008.Beliau akan memberi tips kepada pengikut bola mania kocek ini, tentang  kesebelasan mana yang akan keluar pemenang.Perlu kita menaruh harapan, bola mania kocek ini dibawah pimpinan  Pak Chin Miaw Fuk kemungkinan dapat meningkatkan standard hidup masyarakat kita dengan cepat. Pak Chin ini sanggup merubah bisnis bola dari Liga Inggris – Italy menjadi bisnis Liga Singbebas dikalangan para koleganya .

Mengakhiri kata sambutan,Pak wako kita mengingatkan para  peserta seminar we must act now. Kalau tidak,nanti kita tidak cukup waktu untuk membangun kota Singkawang spektakuler.Karena  kita sudah hampir menghabiskan  waktu satu tahun, masyarakat belum merasakan kemajuan real di kota Singkawang.

Wakil Wali Kota Singkawang,Pak Edy R Yacoub  juga hadir dalam acara seminar itu.Pak Edy sambil tersenyum mendengar kuliah yang disampaikan oleh bossnya,sebuah kuliah tanpa harus menguji materinya, alias santai.

Pada tanggal 4 juli2008, dalam acara pelepasan 14 orang Mahasiswa Magister Sains Untan yang melaksanakan PPM (Program Pengabdian kepada Masyarakat) di Kecamatan Singkawang Selatan.Pak wako kita mengingatkan kepada masyarakat Singkawang betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup kita .Kata Beliau “…. saya ingin mengkampanyekan kelestarian lingkungan sehingga akan tumbuh rasa malu bagi masyarakat Singkawang jika merusak lingkungan,” ujar dia.Dengan ancaman “rasa malu “itu untuk mereka yang melakukan kerusakan lingkungan pasti tidak akan efektif.Tanpa hukuman dan denda yang berat,para perusak lingkungan pasti  tidak akan menghargai usaha yang dilakukan pada pencinta lingkungan. Sayangnya,Pak wako sudah sibuk dengan tugasnya tidak pernah mengunjungi desa Lirang.Akibatnya,kerusakan lingkungan belum sempat Beliau ketahui ,penggalian tanah para pembuat bata untuk rumah walet.Lubang-lubang bekas  tempat penggalian itu menjadi tempat sarang nyamuk. Konon cerita tempat galian itu telah mendekati tanah milik Pak wako dan konconya di Jakarta.

Masalah lingkungan adalah masalah terribly hard,but possible dapat dilakukan oleh kota Singkawang. Kita perlu membuat  sebuah  program penghijauan , penanaman Singkawang Native Trees,seperti pohon “san pat”(ada beberapa jenis san pat,san=hutan,pat= jambu).Banyak keuntungan apabila kita menanam  native trees, mudah adaptasi,mengandung rmakna melindungi lingkungan kita.Terutama pohon san pat yang memiliki nilai ekosistem lingkungan. Dapat tumbuh didaerah tandus (pasir),memiliki daun lebar tidak mudah rontok,akar kokoh dan ranting tidak mudah patah. Pada saat pohon san pat berbunga,bunganya mengeluarkan aroma wangi,pada lebah dan burung datang mengisap madu pada  bunga san pat.Buah san pat dikonsumsi oleh burung dan kelelawar. Peranan pohon san pat ini sangat penting bagi ekosistem,merupakan food chains bagi mahluk lain.Tanpa ada lebah kita tidak dapat menikmati buah-buahan.Pohon san pat  banyak tumbuh didaerah Singkawang Selatan.

Kalau kita mengadakan aksi penghijauan kota Singkawang, dengan cara menanam pohon cemara tidak memberi nilai tambah karena pohon cemara dimana-mana ada, tidak ada yang istimewa dan tidak memberi nilai ekosistem terhadap lingkungan. Pohon cemera hanya berfungsi menahan angin dipesisir pantai.

Pengalangan dana untuk panti asuhan terbesar terjadi di Pontiank,Pak Wako kita diundang menjadi salah satu pembicara.Pada saat berlangsung acara di Restoran Gajah Mada  Pontianak .Ada orang mengatakan bahwa Bapak Dr.Philip seniornya pak Wako membantu Pak Wako kita mencari dana untuk Panti Asuhan di Singkawang.Padahal,kita tahu Pak wako kita tidak mungkin  merepotkan orang dalam hal ini. Beliau memiliki resources, hanya tinggal melokasikan dana   APBD untuk masalah sosial. Tidak susah ,bukan ?

 

Sebagaimana saran Cinta pada artikel yang lalu “Memasyarakatkan Wako mewakokan  Masyarakat “,pada awal pekan ini Pak Hasan Karman telah membagi-bagikan Foto Keluarga Beliau kepada para Fansnya.Foto bernuasa etnik dan berkesan “keluarga sakinah” tsb diedarkan di hampir seluruh pelosok Singkawang.Ketika gadis kampung Condong bernama, Cindy Pavita menerima foto keluarga Pak wako sambil  berkata “very cute…..bang Hasan sangat handsome man”. Kedua tangan Cindy memegang Foto tersebut kemudian dia mendekatkan  foto itu kehatinya.Ekspresi rasa sayang dari nona manis ini,  terhadap bang Hasan sangat menyentuh perasaan kita.

Itulah peristiwa yang terjadi pada pekan yang lalu

 

CintaSingkawang,08Juli2008