Proses pemilihan Ketua  Permasis yang baru

30 Mei 2009
Komentar:

Rasa kecemasan Pak Lio Kurniawan(Aliok) terhadap hasil evaluasi dari team 7 Permasis untuk menilai kinerja Pak Aliok selama masa bakti 2006-2009,sebagai ketua Permasis. Kekuatiran Beliau menjadi kenyataan pada hari ini. Karena hasil penemuan team 7 ini akan menjadi sebuah rekomendasi kepada  Anggota Kehormatan Permasis apakah Pak Aliok layak dipilih kembali sebagai ketua Permasis untuk term berikutnya. Kecurigaan Pak Aliok terhadap personil  yang ditugaskan didalam team 7 ini sangat jelas dilukiskan dalam Buletin Permasis edisi 15,pada halaman 45: “Saya anggap mereka orang-orang terbaik untuk tugas ini.Saya mengharapkan Team 7  bisa mengadakan evaluasi,menggali dan merumuskan hal-hal yang lebih baik untuk diajukan dalam musyawarah anggota kehormatan mendatang”  Pak Aliok memakai kata”anggap” melukiskan  mutu personil pada team 7 tersebut.  Kita sering menganggap  sesuatu yang kita anggap itu tidak mengandung “nilai” yang sebenarnya atau dibawah nilai sebenarnya. Jadi,dalam opini Pak Aliok  terhadap  personil pada team 7 itu mereka bukan orang-orang terbaik.  Nah,dalam pengertian bahasa politis “bukan orang-orang terbaik” adalah orang-orang tidak bisa diajak untuk kerjasama untuk kepentingan tertentu. Alias bukan orangnya Pak Aliok.

 

Pada tanggal 30 Mei 2009,jam 10 wib Permasis menyelenggarakan musyawarah Anggota Kehormatan memilih ketua yang baru.Menurut perhitungan Pak Aliok,Beliau tidak memiliki cukup pendukung  untuk mencalonkan kembali sebagai ketua  Permasis.Dengan bijaksana Beliau  memilih tidak dicalonkan kembali atau dengan perkataan lain menyatakan MUNDUR dari pencalonan,dengan alasan ingin memberikan  kesempatan kepada orang lain yg lebih berpotensi  dan energetik untuk memimpin Permasis.Akhirnya,anggota kehormatan memilih  Bapak Tjhiu Tjhiung Jau(Yanto Tjahyadi) sebagai pemimpin Permasis yang baru dengan jumlah suara mayoritas(40 suara), untuk masa bakti 2010-2013.Selamat Pak Yanto dan selamat bekerja.

 

CintaSingkawang,30 Mei 2009