|
Rasa kecemasan Pak Lio Kurniawan(Aliok)
terhadap hasil evaluasi dari team 7
Permasis untuk menilai kinerja Pak Aliok
selama masa bakti 2006-2009,sebagai
ketua Permasis. Kekuatiran Beliau
menjadi kenyataan pada hari ini. Karena
hasil penemuan team 7 ini akan menjadi
sebuah rekomendasi kepada Anggota
Kehormatan Permasis apakah Pak Aliok
layak dipilih kembali sebagai ketua
Permasis untuk term berikutnya.
Kecurigaan Pak Aliok terhadap personil
yang ditugaskan didalam team 7 ini
sangat jelas dilukiskan dalam Buletin
Permasis edisi 15,pada halaman 45: “Saya
anggap mereka orang-orang terbaik
untuk tugas ini.Saya mengharapkan Team 7
bisa mengadakan evaluasi,menggali dan
merumuskan hal-hal yang lebih baik untuk
diajukan dalam musyawarah anggota
kehormatan mendatang” Pak
Aliok memakai kata”anggap” melukiskan
mutu personil pada team 7 tersebut.
Kita sering menganggap sesuatu
yang kita anggap itu tidak mengandung “nilai”
yang sebenarnya atau dibawah nilai
sebenarnya. Jadi,dalam opini Pak Aliok
terhadap personil pada team 7 itu
mereka bukan orang-orang terbaik.
Nah,dalam pengertian bahasa politis “bukan
orang-orang terbaik” adalah orang-orang
tidak bisa diajak untuk kerjasama untuk
kepentingan tertentu. Alias bukan
orangnya Pak Aliok.
Pada tanggal 30 Mei 2009,jam 10 wib
Permasis menyelenggarakan musyawarah
Anggota Kehormatan memilih ketua yang
baru.Menurut perhitungan Pak
Aliok,Beliau tidak memiliki cukup
pendukung untuk mencalonkan
kembali sebagai ketua
Permasis.Dengan bijaksana Beliau
memilih tidak dicalonkan kembali atau
dengan perkataan lain menyatakan MUNDUR
dari pencalonan,dengan alasan ingin
memberikan kesempatan kepada orang lain
yg lebih berpotensi dan energetik untuk
memimpin Permasis.Akhirnya,anggota
kehormatan memilih Bapak Tjhiu
Tjhiung Jau(Yanto Tjahyadi) sebagai pemimpin
Permasis yang baru dengan jumlah suara
mayoritas(40 suara), untuk masa bakti
2010-2013.Selamat Pak Yanto dan selamat
bekerja.
|