Komentar:

Kepanikan Pak Hasan Karman

Pada tanggal 13 Nopember 2007 mulai 10 sampai jam 14 siang telah terjadi demontrasi di depan kantor Wali Kota dan kantor KPUD di Singkawang.Sebagian besar warga yang melakukan demo itu adalah warga dari kawasan alianyang dan beberapa dari kelurahan Sedau,seperti desa Lacibuk, desa Lirang dan Jamthang.Mereka melakukan aksi demo karena mereka tidak dapat ikut mencoblos pada saat Pilkada Singkawang,pada tanggal 15 Nopember 2007 nanti.

Menurut informasi yang diterima oleh Cinta ada sekitar ribuan warga di Singkawang Selatan  tidak terdaftar untuk ikut memilih.Mereka ini tidak akan mencoblos. Melihat dalam jumlah besar warga Singkawang Selatan yang tidak terdaftar,ini akan mempengaruhi perolehan suara yang memilih pak Hasan Karman.Hampir seratus persen  dari ribuan warga tidak terdaftar itu adalah etnis Tionghoa.Itupun hanya bagian  dari Singkawang Selatan saja.Kepanikan Pak Hasan Karman dalam hal ini dapat kita maklumi karena bagian Singkawang Selatan adalah basis pendukung pak Hasan.

Melihat dalam jumlah begitu besar warga yang tidak terdaftar untuk ikut Pilkada,berbagai pihak mencurigai KPUD telah melakukan rekayasa data pendaftaran Pilkada.

 Demontrasi para warga Singkawang di kantor Walikota dan KPUD tidak menghasilkan solusi .Secara hukum ,pihak KPUD tidak melakukan kesalahan prosedur dalam hal ini.Seandainya warga tidak terdaftar sebelum tanggal penutupan pendaftaran seharusnya yang bersangkutan harus menghubungi ketua Rt setempat selanjutnya ditruskan ke KPUD.Bukan KPUD yang mencari mereka.Terutama bagi mereka pertama kali ikut pencoblosan.Menurut analisa Cinta kemungkinan pihak KPUD mempergunakan data tahun 2004, mendaftar warga yang pernah ikut pemilu.Sehingga banyak warga(anak muda) yang memenuhi syarat memberi hak pilihnya pada Pilkada ini tidak terdaftar karena menurut data tahun 2004 mereka masih dibawah umur. Walaupun secara hukum KPUD tidak membuat kesalahan tetapi secara moral KPUD tidak luput dari pertanggungjawabannya karena ribuan warga kehilangan hak pilihnya.angka ribuan bukan suatu  kesalahan angka kecil.

 Sebenarnya kesalahan(harap dibaca kerugian) dapat dihindari oleh pak Hasan jika team sukses HK dapat mengerti sosial budaya komunitas Tionghoa Singkawang.Seharusnya pada saat KPUD mulai pendaftaran  team sukses HK sudah harus turun kelapangan  mengamati apakah masayarakat didaerah pendukungnya semuanya sudah terdaftar atau tidak.Kalau ada warga yg belum terdaftar,secepatnya diproses.

Bahkan di milist Singkawang sudah ada beberapa member memberi saran dan ide akan hal ini.Tetapi dimilis Singkawang pak Hasan sibuk memberi pelajaran gempa,bintang,sungai singkawang yang kotor yang konon akan membersihkan sungai singkawang yang kotor dan hal-hal lain yang tidak bermanfaat.Bukan hanya perlu smart membuat dummy di milis tetapi perlu juga “street smart” dalam dunia politik.

CintaSingkawang,13 Nopember 2007