Kenangan - kenangan dari Pak HK                 

11 Desember 2012   

Komentar:

Sudah sangat lazim di negeri  ini apabila seorang pejabat mengakhiri  masa tugasnya atau dalam bahasa pers sering disebut “ berakhir masa pengabdiannya” di suatu daerah. Sebelum meninggalkan daerah tersebut mereka  mengadakan acara penukaran tanda mata. Dengan maksud supaya yang ditinggalkan dan meninggalkan mendapat kesan yang baik untuk dikenang selama- lamanya.

 

Seperti apa yang sudah kita tahu,beberapa hari mendatang ini Pak HK harus mengosongkan kursi  wako kesayangannya untuk Pak Awang. Sebagian masyarakat Singkawang harus  menerima kenyataan ini. Sebelum  masyarakat Singkawang  melupakan Pak Hasan Karman, mari kita melihat kembali apa yang ditinggalkan Pak HK  untuk masyarakat  Singkawang  sebagai  tanda mata selama beliau menjabat wako Singkawang Spektakuler. “Lima tahun yang lampau ketika Pak HK datang ke Singkawang hanya membawa tas kecil, sekarang meninggalkan Singkawang membawa kontainer penuh dengan  oleh- oleh “ demikian kenang Pak Aliok.

Dibawa ini CintaSingkawang menyajikan beberapa dari kenangan- kenangan Pak HK yang  tinggalkan untuk masyarakat Singkawang.

 

-Normalisasi Sungai Singkawang.

Sebelum  Pak HK terpilih sebagai wako Singkawang pada tahun 2008, Beliau memiliki rencana mau mengadakan  normalisasi Sungai Singkawang yang menurut pengakuannya cita-cita beliau sejak masih kanak-knak dahulu. Rencana ini dijadikan agenda  utama  jika Beliau terpilih sebagai wako Singkawang.  Yang jelas Pak HK sudah menjabat wako Singkawang, apakah sungai Singkawang  sudah dinormalisasi? Sungai Singkawang sudah  tidak kotor dan  tidak bau busuk lagi ?  Untuk menjawab pertanyaan diatas,  CintaSingkawang mengirim teamnya kelapangan untuk mengadakan  evaluasi sampai seberapa jauh telah Pak HK perbuat untuk  sungai Singkawang.  

Sungai Singkawang
 
Pendangkalan Sungai Singkawang

Bukti menunjukkan , Selama lima tahun Pak HK duduk di kursi wako Singkawang tidak sanggup  melakukan normalisasi sungai Singkawang.

Baca : Impian Pak HK menormalisasi sungai Singkawang

 

-Dermaga Sedau.

Ketika lima tahun yang lalu pada saat Pak HK terpilih sebagai wako Singkawang, pelbagai kritikan tentang proyek yang ditinggalkan oleh pemerintah terdahulu( Pak Awang) merupakan bencana keuangan pemkot Singkawang. Salah satu proyek yang dimaksudkan yakni pembangunan dermaga kuala Singkawang. Pembangunan yang tidak tepat guna bahkan asal- asalan menghabiskan uang negara. Dermaga Sedau merupakan salah satu monumen  yang ditinggalkan pemerintah Pak HK untuk menyaingi monumen yang ditinggalkan oleh pemerintah pendahulunya.

Dermaga Sedau
 
Pelabuhan Sedau

 

 

-Patung Naga

Patung Naga  Singkawang terletak  persimpangan Jalan Kepol Mahmud-Jln Niaga. Ketika pembangunan patung naga tersebut masyarakat  Singkawang hampir terjadi konflik korizontal, dan kerusuhan sosial. Karena ada sebagian dari masyarakat Singkawang menaruh keberatan akan kehadiran patung tersebut, dipihak lain mendukung pembangunan tersebut. Masyarakat Singkawang mengkritik bahwa Pak HK tidak memperhatikan masalah yang dapat menimbulkan gejolak terhadap isu SARA.

Baca :Patung Naga Barang Objekan?

 

-Betonisasi  Jalan Singkawang.

Gagal betonisasi jalan Singkawang menunjukkan bahwa Pak HK tidak tahu permasalahan bagaimana membangun kota Singkawang. Proyek ini bukan  hanya membuang uang negara dengan percuma, juga membawa ketidaknyaman bagi warga yang tinggal disekitar  lokasi yang dipilih membangun jalan beton.

Baca : Bagimana  Ischak mengajari Hasan ?

 

-Listrik sering padam dan air ledeng sering tidak  mengalir

Selama Pak HK menjabat wako Singkawang fasilitas listrik dan air leding tidak mengalami kemajuan dalam pelayanan kepada masyarakat  Singkawang. Masyarakat masih  mengalami kesulitan mendapat air bersih. Janji Pak HK mau mengajak Pak Prajogo Pangestu ke china membeli mesin disel pembangkit listrik tidak pernah terjadi dan janji air bersih tinggal teken tidak terbukti.

 

 

-Ide yang gagal dikembangkan Pak HK:

Bandara Singkawang Spektakuler

Mall Singkawang Spektakuler

 

Diantara sejumlah kenangan manis Pak HK untuk Singkawang barangkali yang termanis adalah ideologi radikal yang ditinggalkan oleh pak HK kepada Singkawang yaitu berawal dari keberhasilan Pak HK memfranstshaikan orang-orang tionghoa yang tidak sepaham dengannya ,sumpah massal kepada mereka yang tidak mendukungnya dan yang terakhir adalah pamflet 20 tokoh pengkhianat Singkawang. 

 

 

 

 


CintaSingkawang, 11 Desember 2012