Orang lain boleh kalah tetapi tidak untuk Saya

08 Maret 2009
Komentar:

Seperti pernyataan  Pak wako kita,Pak Hasan Karman  dalam  seminar “para caleg dukungan dan simpatisan beliau" baru baru ini di Singkawang mengatakan bahwa” setiap caleg harus siap menang dan juga siap kalah atau tidak terpilih menjadi anggota legislatif”. Pada intinya yang dimaksudkan oleh Pak wako kita yaitu para caleg harus  menghormati  aspek demokrasi dalam bentuk “Menang  atau Kalah” hanya ditentukan  oleh rakyat melalui suara rakyat. Bagi mereka yang kalah,harus menerima kekalahan dengan ikhlas dan menghargai keunggulan dipihak lain pesan Pak wako. Anda dapat membaca imbauan Pak wako di koran Pontianak Post pada edisi Minggu,8 Maret 2009 dengan judul berita”Siapa Kalah dan Menang”.

Perjuangan para caleg hingga terpilih menjadi anggota legislatif bukan hal yang mudah,lebih banyak duka daripada suka.Ini adalah perjuangan  yang banyak konsumsi materi dan waktu,bahkan ada caleg yang tidak terpilih menjadi bangkrut secara finansial. Maka itu,bagi  kita sangat  jelas apa yang ada dipikiran para  caleg yang bertarung di pemilu nanti yaitu sebuah kata yang bernama “kemenangan”, berharap mereka terpilih menjadi anggota legislatif.Tetapi,  ada juga para caleg yang tidak mempersoalkan dirinya “menang atau kalah”yang penting bagi dirinya ikut dalam pesta demokrasi  untuk membantu teamnya mencari suara.

Sejak  Pak Hasan Karman berjuang kariernya melalu jalur politik, di dalam benaknya ada satu prinsip di dunia politik”selalu berusaha menang”,walaupun tidak menang harus disulap menjadi menang apapun caranya pokoknya harus menang.Untuk memahami prinsip ini sama seperti memahami pengertian  teori  fisika yang pernah  disampaikan oleh Albert Einstein antara teori dengan hasil percobaan. Jika teori itu benar, tetapi hasil percobaan tidak menunjukan kearah sana.Hasil percobaan harus digeser kearah kebenaran teori,itulah saran dari  Albert Einstein kepada  para ilmuwan supaya tidak perlu capek-capek mengulangi percobaan. Jadi,ini sama pengertian dengan prinsip “tidak menang harus disulap menjadi menang”.Memang, untuk menganut prinsip tersebut  ada harga yang harus dibayar oleh Pak Hasan Karman.Seperti pada malam pilkada 2007 yang terjadi di kantor  KPUD Singkawang, aksi seperti itu sangat membahayakan keselamatan dirinya. Kita tidak tahu apa yang terjadi di dalam kantor KPUD antara  Pak Hasan Karman dengan para staf KPUD. Tetapi sekarang ada cerita burung yang beredar di Singkawang mengatakan ada pihak tertentu kehilangan 5000 suara sesudah insiden tersebut.

Orang lain boleh kalah tetapi tidak untuk saya dan partai yang saya pimpin” mungkin ini yang dimaksud oleh Pak Hasan Karman dalam artikel Siapa Kalah dan Menang, pada musim kampanye pemilihan anggota legislatif. Ketika sebelum masa kampanye tersebut dimulai,  Pak wako kita telah melarang  sepanjang  Jalan Diponegoro dan Alianyang ada baliho, bendera dan segala macam artibut partai. Yang ironis,Baliho gambar pak Wako beserta para caleg  Partai Perjuangan Indonesia Baru(partai pendukung Pak Hasan Karman) adalah bendera partainya yang  pertama menancap kedua  jalan tersebut,ketika Cinta menulis artikel ini kedua jalan tersebut penuh baliho hampir semua parpol.

Dari kampung ke kampung pak Wako memperkenalkan caleg yang dijagokan oleh Beliau, bisa jadi memakai fasilitas Negara untuk tujuan politik pribadi,cara lain juga terlihat caleg-caleg sponsornya seenak saja menggunakan logo pemda Singkawang untuk kalender-kalender caleg yang diedarkan secara luas di kampung-kampung. Memang Pak Hasan Karman berhak memperjuangkan kepentingan politiknya tetapi jangan memakai kekuasaan untuk “jeopardise” saingan(partai) lain.Contoh  yang sangat jelas ,yang semula larangan menancap bendera  partai kedua jalan tersebut, pada akhirnya  Partai PIB menancap duluan sehingga mendapat posisi  bagus sedangkan partai lain tidak kebagian tempat.Sudah jelas, ini adalah salah satu cara mencapai kemenangan.

Kini masyarakat bertanya-tanya Pak Wako kita ini mirip Bento…Bento…Bento….Pokoknya “AKU” harus menang apapun caranya tidak perduli itu halal atau haram pokoknya yang ada dibenakku sekarang AKU harus Menang,AKU harus Senang,karena AKUlah BENTO,AKU banyak cara untuk membuat AKU menang

CintaSingkawang,08 Maret 2009