Surat Pembaca-Jawaban

03 Nopember 2013

From: Adian Bong <adianbong@yahoo.co.id>
To: "cintasingkawang@yahoo.com" <cintasingkawang@yahoo.com>
Sent: Wednesday, 23 October 2013 10:15 PM
Subject:

sdr.Bong Ket Liong yg sangat tidak saya hormati.

saya tidak ada kepentingan politik dan juga tidak ada hubungan perselisihan antara anda dgn sdr.HK dllnya.

saya hanya seorang pembaca yg kebanyakan suka membaca saja krn kebetulan saya juga seorang berasal dari Kalimantan khususnya di Kabupaten Sambas kota Jawai sentebang. barusan saya membaca tulisan anda yg mengkritik sdr.HK dengan begitu tidak sopan. justru saya berpikir apakah anda seorang penulis atau anda itu seroang procokator. kalau anda membuat website dan anda sebagai seorang penulis seharusnya anda itu bersikap netral. bukan sebaliknya melihat kebakaran bukannya  membantu menyiram dgn air tapi justru menyiramkan pakai bensin.

saya kenal sdr.Lio Kurniawa juga kenal Nusantio juga kenal sdr.Alex EM dan juga kenal sdr Hasan Karman justru saya belum pernah ketemu sama anda. kalau mau mengenal orang di yayasan Permasis dan di Yellow Club juga perkumpulan yayasan yan lainnya seperti sambas,Sungai Duri,Bengkayang dllnya maka saya cukup mengenal kalangan pendiri dan pengurus diyayasan mereka itu.

sdr.Bong Ket Liong yg sangat tidak saya hormati, seharusnya masa yg sudah berlalu tidak perlu diungkit ungkit kembali biarkanlah masa kepemimpinan HK sebagai mantan Walikota Singkawang berlalu saja dan anda tidak perlu dengan menjelek jelekkan dan mengadu domba dgn tulisan tulisan yg sangat tidak relevan.

kalau anda sebagai seorang putra Kalbar cobalah menulis dan berbuat yg baik dan bisa mengharumkan nama Kalbar dan menurut saya kalau anda bisa berbuat begitu maka anda pasti anda sangat dihormati.

kenapa anda sudah bisa merantau dan juga sudah berpendidikan cukup bukannya menulis yg bermakna dan bermanfaat  tapi justru menulis selalu memojokkan orang yg tidak anda sukai terutama sdr.Hasan Karman.

saya membanca tulisan anda di cinta singkawang dan hampir semua isinya selalu memojokkan dan menjelekkan sdr.Hasan Karman.

menurut saya itu tidak baik sebagai seorang penulis sebab penulis itu harus bisa berjiwa besar dan berhati mulia dan bijaksana itu baru namanya seorang yg terpelajar.

saya sungguh tidak ada kepentingan dengan semua orang yg kamu tuliskan dan saya hanya mau minta anda berbuat bijaksana dan cobalah berlapang dada dan masalah yg sudah berlalu biarkankan berlalu ( let by gone be by gone ).

KALAU KAMU SELALU MENULIS BEGITU hanya akan membuat malu komunitas kita khususnya ertnis kita yg ada di Kalbar. cobalah belajar sama etnis  lainnya seperti Tio Ciu , Hokkian di Jakarta,Ponrianak,Medan,Makassar,Jambi,Pekanbaru.

sungguh sangat disayangkan dan sangat memalukan kalau artikel tulisan anda itu dibaca oleh mereka .

kalau anda bermukim di Jakarta dan saya sangat ingin mengundang anda untuk bisa duduk bersama dan makan bersama sekalian berdiskusi agar bisa membawa suasana yang lebih baik dikemudian hari.

anda bisa menghubungi saya. hp 082154839993.

sebagai akhir tulisan saya ini sangat mengucapkan selamat bekerja dan Tuhan memberkati mu serta memberikan sinar kedamaian didalam hatimu.

pesan dan kesan saya ; menyelesaikan masalah dengan hati yg emosi justru akan menambah masalah semakin rumit berbuat dan bekerja dengan saling bantu membantu maka pekerjaan yg sulit bisa dikerjakan dengan mudah .

Jawaban dari CintaSingkawang(03 Nopember 2013):

Yth Bapak Adian Bong, pembaca CintaSingkawang setia.

 

Terima kasih untuk email Bapak.

Menurut database CintaSingkawang Bapak telah tiga kali mengirim email kepada Cinta.  Email pertama pada tanggal 3 September2009, email kedua pada  tanggal 18 September 2009 dan email ini adalah email ketiga dari Bapak. (Lihat Jawaban dari Cinta untuk email Bapak yang lain)

 

Sedikitpun Cinta tidak meragukan Bapak adalah putra pantai utara KalBar( Singbebas), didalam email Bapak  dengan bangganya Bapak mengungkapkan bahwa Bapak banyak mengenal orang kaya, dan orang berpangkat. Sudah merupakan suatu kebiasaan orang berasal dari daerah ini menjadi kebanggaan bagi dirinya jika dia mengenal orang kaya dan berpangkat. Sayangnya dalam list nama itu Bapak lupa menyebut satu nama lagi, yakni Bapak Phang Jun Phen. Konglomerat menjadi pujaan Pak HK beserta para fansnya

 

Adapun inti dari ketiga email Bapak itu merupakan keluhan, merasa keberatan terhadap gaya penulisan CintaSingkawang. Terutama mengenal cara penilaian objektif dan observasi Cinta terhadap suatu masalah atau peristiwa.

Memandang sesuatu dari sudut berbeda akan menghasil kesimpulan berbeda.

Menurut pendapat para ahli ilmu jiwa: perbedaan yang sangat mendasar inteligensia seseorang dalam hal menganalisa suatu masalah. Seorang yang memiliki inteligensia tinggi akan menganalisa kemungkinan- kemungkinan dan faktor faktor yang berpengaruh dalam masalah yang dihadapi, tidak mengandalkan perasaan emosi sebagai jawaban pemecahan persoalan.

 

Harus diakui, pandangan Cinta sangat berbeda dengan pandangan Bapak dalam banyak hal terutama menyangkut masalah dan peristiwa yang terjadi di kota Singkawang. Karena perbedaan pandangan, terutama pandangan Cinta  yang tidak searah dengan keinginan Bapak sehingga Bapak berkesimpulan bahwa Cinta memojokkan idola Bapak. Rasa kecurigaan dan  ketidakpuasan, terhadap cara Cinta memakai metode penilaian. Perasaan Bapak semacam itu adalah normal. Dalam kehidupan nyata kita sering merasa kecewa,, curiga dan ketidakpuasan terhadap pihak yang tidak mau bekerjasama,dan tidak bertindak sesuatu sesuai dengan keinginan kita. Bagi mereka yang berjiwa dewasa akan lebih matang menghadapi situasi semacam itu, sedangkan bagi mereka belum matang terutama mereka yang masih bersifat kekanak-kanakan akan melibatkan emosi bahkan memaki maki kepada pihak yang tidak mau kooperatif.

Dalam banyak hal Cinta sangat tidak mendukung pendapat Bapak yang berprinsip “seharusnya masa yg sudah berlalu tidak perlu diungkit ungkit kembali”. Jadi, menurut Bapak setiap peristiwa terjadi tidak ada nilai edukasi, untuk perbaikan atau penyempurnaan sistim.Tidak ada manfaat untuk menyelidiki suatu peristiwa atau kasus terjadi. Mungkin itu yang Bapak maksudkan “tidak perlu diungkit ungkit kembali”. Seandainya Bapak sebagai manager perusahaan Cinta, Bapak akan kehilangan pekerjaan. Perusahaan yang memiliki management baik, setiap ada ketidakberesan perlu dicari jawaban. Sekedar contoh, dalam pengiriman barang produksi perusahaan. Jika ada pelanggan(customer) menolak barang yang Bapak kirim. Kemudian barang tersebut dikirim kembali kepada Bapak. Mungkin Bapak bertanya kepada diri sendiri:”mengapa barang ini dikirim kembali?”. Kesalahan dipihak mana?  Sebelum Bapak menjawab pertanyaan penting seperti ini:”bagaimana mencegah supaya tidak terjadi pada shipment berikutnya?”. Untuk mendapat jawaban atas  pertanyaan tersebut Bapak harus menyelidiki ‘mengapa ditolak’. Bisa saja karena anak buah Bapak mengirim barang ini terlalu awal tidak sesuai dengan jadwal yang ditentu oleh pihak pelanggan sehingga ditolak. Atau barang yang dikirim tidak sesuai pesanan pelanggan. Hasil dari penyelidikan kemudian disusun suatu metode pencegahan supaya hal itu tidak terjadi lagi kemudian hari.

 

Cinta percaya komunitas Tionghoa Indonesia dari etnis  lainnya seperti Tio Ciu , Hokkian di Jakarta, Ponrianak, Medan, Makassar, Jambi, Pekanbaru harus belajar lebih banyak dari komunitas Tionghoa Singkawang “dalam hal pemahaman demokrasi; bebas persaingan sesama etnis untuk mendapat posisi di birokrasi”. Kita jauh lebih  maju dari mereka karena kita telah mendidik komunitas kita melihat “kenyataan” bahwa persaingan antar komunitas kita sudah tidak dapat dihindarkan, ke depan persaingan semakin ketat. Dengan demikian kita akan menghasilkan calon-calon peminpin yang kualitas, pemimpin yang tidak mau berlutut dan dihakimi tanpa didasari UU di negara ini. Jadi, kita memiliki sistem mempersiapkan pemimpin yang bobot melalui persaingan. Dalam hal ini, idola Bapak takut bersaing sehingga menyalahkan pihak lain bahkan terkesan sangat tidak siap jadi Pemimpin.

 

Di dalam benak Bapak hanya mengenai Pak Hasan Karman adalah putra terbaik Singkawang, pemimpin terbaik, wako paling banyak mendapat piala MURI, wako paling rajin nongkrong di klenteng ketimbang memikirkan bagaimana memajukan komunitas kita.

Pandangan seperti itu adalah pandangan fanatik karena tidak melihat kenyataan yang ada. Untuk menjelaskan kepada Bapak, diumpamakan produk TV, bukan saja hanya TV merek Sony yang hebat, masih ada merek lain seperti merek Samsung, LG, Sharp, Panasonic dll.  Putra terbaik itu bukan hanya dimonopoli oleh Pak HK saja. Masih ada Pak Aliok, Pak Nusantio. Apakah mereka tidak pantas menurut Bapak?

Pemahaman Bapak tentang "terbaik" bersifat tunggal( hanya satu ) perlu dimodernisasi  pemahaman yang keliru tersebut, karena jaman sekarang pemahaman "terbaik" sudah  bersifat majemuk.

 

Mempromosikan Kalbar bukan tugas dan kewajiban Cinta. Tugas dan kewajiban Cinta adalah mencerdaskan komunitas Tionghoa Singkawang melalui tulisan kami sehingga pembaca kami mendapat pencerahan, pemahaman suatu permasalahan jauh lebih baik.

 

Terima kasih atas tawaran undangan ramah tamah dari Bapak. Dengan sangat menyesal permintaan Bapak belum dapat Cinta penuh. 

 

Saran Cinta Singkawang kepada Bapak jagalah kesehatan Bapak jika membaca artikel Cinta dan jaga penampilan Bapak terutama jika Bapak sedang berkumpul dengan tokoh-tokoh yang Bapak sebutkan dalam email Bapak. Supaya Bapak tetap dihormati oleh mereka dan jangan lupa foto-foto dengan mereka terutama Bapak Phang Jun Phen dan pajang di rumah Bapak agar supaya Bapak akan disegani oleh keluarga dan lingkungan Bapak.   

 

salam,

CintaSingkawang

.

 

CintaSingkawang,03 Nopember 2013