Wawancara Exclusive Dengan Bapak Herry Chung

"Pemilihan Ketua Permasis"

Ini adalah wawancara dengan Bapak Herry Chung,pengamat masalah sosial dan politik kota Singkawang


Cinta Skw

:

“Selamat malam, Pak Herry ”

   

Pak Herry

:

“Selamat malam ,Cinta ”.

     
Cinta Skw :

Terima kasih atas kesempatan yang telah  Bapak berikan  kepada Cinta untuk interview ini. Pada tanggal 30 Mei 2009 di Jakarta telah terjadi peristiwa penting  bagi komunitas Singbebas. Yaitu pemilihan ketua Permasis yang baru. Bagaimana pandangan Bapak terhadap peristiwa  tersebut?

     
Pak Herry :

“Harus kita akui peristiwa pemilihan pimpinan Permasis kali ini mendapat perhatian serius dari komunitas Singbebas khusus komunitas Singkawang, baik di perantauan maupun di Singkawang .Dibandingkan dengan Pilkada  Singkawang yang lalu tanggapan dari masyarakat tidak terlalu antusius,akan tetapi pemilihan Ketua Permasis mulai dari persiapan menjelang pemilihan dan  proses pemilihan ketua Permasis menjadi sorotan dari berbagai kalangan masyarakat.”

     
Cinta Skw :

Dapatkah Bapak memberi sedikit penjelasan apa yang dimaksudkan Bapak dengan persiapan menjelang dan proses pemilihan itu?”

  :

 

Pak Herry :

Beberapa bulan sebelum pemilihan mantan ketua Permasis,Pak Lio Kurniawan(Aliok) telah merasa skeptis dengan acara team 7 mengevaluasi kinerja Beliau. Meragukan team 7 memperlakukan fair play terhadap dirinya.Ada indikasi yang menunjukkan bahwa menjelang pemilihan ketua banyak orang yang dekat dengan Pak Aliok dilobby oleh kompetitornya. Secara konstitusi, anggaran dasar Permasis mengatur proses pemberian(pemungutan) suara dari para anggota Pendiri Permasis yang berjumlah 74 orang itu sangat lemah, tidak demokratis. Sekedar contoh pendukung Pak Aliok dari daerah,seperti Pak Hasan Karman tidak dapat memberikan suaranya karena Beliau sebagai pejabat. Seharusnya pemberian suara dapat dilakukan oleh semua pendiri Permasis dengan berbagai cara, secara langsung: para pemberi suara harus hadir ditempat pemungutan suara(rapat).Tidak langsung,para pemberian suara dapat dilakukan dengan diwakili(memberi kuasa kepada teman untuk memilih untuk dia),via SMS. Mereka yang berhalangan hadir karena ada urusan bisnis diluar negeri atau didaerah tetapi mereka dapat memberi suaranya via sms.Dengan demikian nilai jumlah suara tetap 74 vote. Tidak seperti sekarang, hanya para Pendiri Permasis yang hadir dalam pemilihan suaranya dihitung(suara sah). Karena kelemahan konstitusi ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk tujuan yang tidak demokratis dan fair play. Korban pertama dari kelemahan konstitusi Permasis yaitu Pak Aliok. Ketika proses pemilihan ketua Permasis, banyak orang Aliok tidak hadir, karena ada halangan. Ada yang sedang berpergian keluar negeri,ada juga karena sedang sibuk. .Mereka ini tidak dapat memberi suaranya sehingga mengurangi kekuatan suara yang memilih Pak Aliok.Padahal secara matematika Pak Aliok  dapat menang dalam pemilihan ketua karena Beliau memiliki banyak pendukung.Saya percaya, Pak Aliok merasa diperlakukan tidak adil dalam hal ini dan kecewa terhadap pemahaman demokrasi ditubuh organisasi Permasis.

   
Cinta Skw :

“Mengapa ada pihak tertentu menurunkan Pak Aliok dari posisi sebagai ketua Permasis?. Padahal image Pak Aliok sangat popular di Singbebas”

     
Pak Herry : Cinta, dalam suatu organisasi jika seorang memegang posisi ketua digeser.Ada beberapa sebab untuk itu.Karena melakukan pelanggaran menurut peraturan organisasi seperti melakukan korupsi,memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi, gagal melaksanakan program yang ditentukan oleh organisasi.Atau persaingan diantara sesama anggota. Cuma, kita belum tahu jelas dosa apa yang telah dilakukan oleh Pak Aliok dalam hal ini, sehingga ada pihak tertentu tidak mendukung Pak Aliok .
     
Cinta Skw :

Apakah Permasis bisa tetap bersatu sesudah peristiwa tersebut ?

     
Pak Herry :

Saya tidak melihat ada indikasi menunjukkan Permasis dapat mempertahankan kekompakan seperti dulu. Karena rasa kepercayaan para anggota terhadap organisasi tersebut turun dramatis sesudah proses pemilihan ketua yang baru.Untuk mengurangi pengaruh faktor ex(mantan),ketua yang baru akan menggeser posisi orang-orang Aliok dari post penting dalam organisasi tersebut.Orang-orang Aliok akan merasa tidak betah di Permasis.

Cinta Skw

:

Bagaimana masa depan Pak Aliok?

     
Pak Herry :

Saya melihat Pak Aliok memiliki banyak peluang menjadi tokoh terkenal dan berjasa di mata masyarakat Singkawang jika meninggalkan posisinya di Permasis. Karena Beliau dapat membentuk  satu organisasi sosial yang baru yang  khusus menfokuskan masalah kota Singkawang,Singkawang only.Dana untuk organisasi tersebut tidak terlalu besar, dapat ditarik dari pendukungnya. Bahkan ormas seperti itu dapat menyaingi Permasis. Yang menjadi pertanyaan kita sekarang  apakah Pak Aliok memiliki mental yang benar –benar mau melayani dan mengabdi kepada masyarakat kota kelahirannya? Jika Beliau bersedia,Beliau akan menjadi pemimpin yang sukses yang pantas kita teladani.

     

Cinta Skw

:

Menurut Bapak, jika faksi Pak Hasan Karman digabungkan faksi Pak Aliok untuk membangun kota Singkawang. Apakah itu mungkin?

     
Pak Herry :

Saya melihat kedua faksi itu dapat bekerjasama dalam jangka pendek. Tetapi bentuk kerjasama untuk jangka panjang  tidak mungkin dapat dilakukan. Karena kerjasama seperti itu lebih menguntungkan Pak Hasan Karman daripada Pak Aliok Jadi, Pak Aliok lebih banyak ruginya daripada untung. Kalau Pak Aliok rugi terus sudah jelas Beliau tidak mau kerjasama dengan Pak Hasan Karman.

     

Cinta Skw

:

Terima kasih  Pak Herry untuk interview ini. Semoga kita ketemu di lain kesempatan.

Pak Herry :

Terima kasih,Cinta.Insya Allah.

     
    CintaSingkawang,02 Juni 2009