Diplomasi gaya elite Singkawang

09 Februari 2011

Komentar:

Dalam dunia bisnis, guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak lain sering memakai cara negosiasi. Tujuan dari  negosiasi yaitu untuk  menyelesaikan perbedaan pandangan atau memperkecil permasalahan melalui perundingan.Orang ditugaskan sebagai negosiator harus memiliki pengetahuan cara berdiplomasi. Dalam proses berdiplomasi memakai pelbagai cara untuk mencapai tujuan, salah satu cara yakni“penyogokan”, istilah sehari –hari adalah ”memberi bantuan”.  Memakai cara penyogokan supaya mudah menyelesaikan permasalahan, cepat tercapai persetujuan atau mendapat sebuah keuntungan yang diinginkan.

 

Sekedar contoh diplomasi yang dilancarkan oleh ketua Panitia CGM 2011 Singkawang, Pak Lio Kurniawan alias Aliok. Memberi 6 (enam) sepeda motor kepada pihak Polres Singkawang sebagai bantuan untuk pengamanan CGM 2011 Singkawang. Pemberian ini yang kurang tepat waktu ini ditafsirkan oleh masyarakat Singkawang sebagai pemberian yang mengandung “makna dan memiliki tujuan tertentu”. Asal usul sepeda motor tersebut menjadi tanda tanya bagi masyarakat Singkawang. Apakah sepeda motor tersebut pemberian dari pihak sponsor atau dibeli oleh pihak panitia? Kalau pihak panitia membeli sepeda motor dari distributor, dengan memakai dana siapa? Masyarakat Singkawang berhak mengetahui hal ini karena pemkot Singkawang memakai uang rakyat memberi kontribusi kepada panitia CGM 2011. Masyarakat Singkawang tidak ingin uang rakyat dipakai untuk mensponsori kepentingan incumbent.

 

Manuver politik muka tembok

Ketika Permasis merayakan Tahun Baru Imlek  Bersama pada tanggal 05 Februari 2011 di gedung Permasis. Pak Aliok dan Pak HK diundang oleh pihak Permasis dalam kapasitas sebagai anggota pendiri namun yang bersangkutan tidak memberikan konfirmasi hadir. Tidak ada sambutan dengan “red carpet” untuk mereka. Perayaan  Tahun Baru Imlek berbeda dengan Perayaan Idul Fitri, perayaan Tahun Baru Imlek tidak memiliki kebiasaan “ maaf lahir dan bathin”, jadi Permasis tidak mengadakan acara maaf-maafan untuk Pak HK dan Pak Aliok pada saat perayaan Tahun Baru Imlek bersama.

Kehadiran Pak Aliok dan Pak HK dalam acara tersebut dengan harapan mereka dapat berdiplomasi dengan pihak Permasis. Dengan beberapa pertimbangan kepentingan mereka untuk jangka pendek dan jangka panjang:

Jangka Pendek:

-CGM 2011 Singkawang

Sukses atau gagal dalam penyelenggara CGM 2011 sangat tergantung dari hasil lelang pada altar yang disponsori pemkot Singkawang, masyarakat menyebut altar walikota. Para anggota Permasis berperanan dalam hal lelang pada saat CGM. Untuk itu, pihak panitia harus bersikap ramah dan rendah hati kepada senior-senior dan orang orang yang berpengaruh dalam organisasi Permasis supaya mereka mau lelang pada altar walikota itu.

 

-Photo Opportunities

Dalam acara yang dihadiri tokoh- tokoh penting sudah jelas banyak kesempatan dapat berfoto ria dengan mereka, Jika Pak Kenny Kumala yang sering menyorot orang tionghoa Singkawang senang foto-foto dengan pejabat maka Pak HK ini melakukan kebalikan dengan pandangan dengan Pak Kenny. Dengan photo dapat menunjukkan kepada umum khususnya para pendukung sehidup semati dengan Pak HK  bahwa Pak HK dan Pak Aliok tidak ada masalah dengan pihak Permasis dan masih didukung Permasis.

 

 

 Jangka Panjang:

-Agenda Pemilihan Ketua Permasis

Tidak lama lagi Permasis akan mengadakan pemilihan ketua Permasis. Sudah jelas Pak Aliok akan memakai sisa pengaruhnya yang ada pada Permasis untuk menjagoi ketua baru yang akan dipilih. Untuk rencana ini, Pak Aliok bersama Pak HK harus menyusun suatu strategi baru,  mengumpulkan orang –orang yang pro Aliok yang ada  pada organisasi Permasis. Jika kelak ketua Permasis baru yang terpilih adalah orang Pak Aliok, “Permasis” merupakan organisasi “sapi perahan”bisa dipakai  mereka yang memiliki kepentingan pribadi berupa ambisi politik di daerah Singbebas, khususnya di kota Singkawang.

Kalau organisasi massa dimanfaatkan oleh kepentingan individu tertentu ormas seperti ini akan ditinggalkan oleh pengikutnya.

 

Sudah sangat jelas kehadiran Pak Aliok dan Pak HK pada acara perayaan Tahun Baru Imlek Bersama Permasis bukan hanya sekedar menghadiri pesta, mereka datang dengan membawa agenda dan kepentingan yang tersembunyi.

 

Intimidasi terhadap ketua MTI Pak Chai Ket Khiong

Sementara Pak HK dan Pak Aliok membungkukkan badannya di Permasis di Singkawang telah terjadi kekerasan politik kembali,.Tgl 7 Febuari 2011 menjelang pukul 24.00.  Dua pemuda dengan kendaraan motor berplat KB 2300 xx  yang mengaku mereka dari organisasi pemuda Dayak. Menurut hasil penyelidikan sementara, mereka diutus oleh seseorang berinisial A M keponakan BS/BLT mendatangi rumah kediaman Chai Ket Khiong mengancamnya sehubungan dengan perbedaaan pendapat  pak Chai Ket Khiong dengan panitia CGM 2011.

Namun rencana ini kandas karena Polres Singkawang malam itu bergerak sangat cepat, sehingga pelakunya kabur meskipun demikian masyarakat Singkawang sudah mengetahui dari kebiasaan-kebiasaan politik “memfransthaikan” ini sudah dapat diperkirakan pihak mana yang melakukannya.


 
CintaSingkawang,09 Februari 2011