|
Bagaimana
Cara Mempersatukan Komunitas Orang Tionghoa
Singkawang untuk Tujuan Demokrasi?
Bagian Dua:
Faktor Mempersatu
Mempersatukan visi dan misi
komunitas Tionghoa Singkawang untuk tujuan
membangun komunitas yang berwawasan modern,itu
tidak mudah.Karena komunitas tersebut terdiri
dari berbagai komponen yang memiliki
tingkat sosial ekonomi, pendidikan dan agama
yang berbeda-beda.Tetapi ada satu hal
komunitas Tionghoa Singkawang memiliki visi dan
misi yang sama yaitu dalam hal memperoleh(mencari)
duit lebih banyak dalam kehidupan
ini.
Dalam kebudayaan kita barang yang
disebut”uang”itu adalah barang terpenting dalam
kehidupan kita ini.Jika nilai kepentingan ini
kita beri nomor urut,uang itu pasti mendapat
posisi paling atas,nomor satu,kalau tidak posisi
nomor satu pasti nomor dua !Tidak percaya?
Amatilah kebudayaan
kita,orang sembayang kelenteng membakar duit
kertas(deposit),sembayang kuburan kita membakar
duit kertas untuk arwah keluarga kita supaya
mereka jangan menjadi orang miskin dialam
baka.Menjadi orang miskin itu memang tidak
enak.Itu hanya sekedar contoh pandangan kita
terhadap duit ditinjau dari segi kebudayaan kita.
Kita coba mencari(fakta)sejarah
yang ada di Kalbar tentang
nenek moyang kita bagaimana cara mereka
mempersatukan komunitasnya untuk tujuan
demokrasi dan pembangunan negara
kita,Indonesia.Sebagai contoh sejarah Kongsi di
Kalbar.Salah satu alasan mengapa pada kongsi
dapat(mau) bersatu karena faktor ekonomi .Ada
mendatangkan keuntungan
ekonomi bagi pada anggotanya.(pengikut).
Kita tidak dapat
mempersatukan komunitas tionghoa Singkawang
tanpa ada benefit ekonomi bagi komunitas itu
sendiri.Cintasingkawang sering mendengar suara
komunitas kita yang tinggal dipinggiran
kota
mengatakan:”apa keuntungannya bagi saya
mendukung mereka(ormas)?”.Hanya ada
sesuatu yang mendatangkan benefit secara ekonomi
dapat merangsang mereka mengambil bagian dalam
kegiatan berorganisasi.Padahal sebagai anggota
masyarakat kita tidak luput dari tanggungjawab
sosial dalam bentuk
meningkatkan standar hidup,saling toleransi,dan
saling menolong. Kita tidak
dapat memberi selembar cek
kepada mereka supaya mereka mau mengambil bagian
dalam kegiatan keorganisasian demi kepentingan
bersama membentuk masyarakat sejahtera.Didunia
ini tidak ada ormas yang dapat membagi –bagikan
uang kepada anggotanya.Tetapi pada ormas dapat
membina pada anggotanya sehingga pada anggotanya
mendapat benefit secara ekonomi.Bagaimana
caranya membina mereka tanpa dibebani biaya??
Sabarlah……..sabar…..kita lanjutkan pada Edisi
Opini mendatang.
Bagian
Pertama:Kehadiran Majelis Tao Indonesia di
Kota Singkawang
|