|
Pada
tanggal 18/02/2009,jam 10.00 Wib pagi
rombongan massa
yang berjumlah sekitar 200an orang yang
menamakan dirinya, Aliansi Masyarakat
Peduli Singkawang(AMPS) mengadakan
unjukrasa di gedung DPRD Singkawang.
Rombongan ini ke gedung DPRD
dengan membawa berbagai
spanduk,kata-kata yang tertulis pada
spanduknya sungguh menarik perhatian
masyarakat. Mereka ini datang ke gedung
rakyat dengan maksud ingin menyampaikan
aspirasi mereka. Di gedung DPRD
Singkawang mereka sempat ketemu dengan
wakli ketua dewan dan beberapa
anggotanya. Mereka meminta pihak dewan
memperhatikan aspirasi masyarakat
Singkawang mengenai pembangunan patung
naga.Yang menjadi tuntutan dari pihak
AMPS yaitu:
-Menghentikan
pembangunan patung naga di persimpangan
Jalan Kepol Mahmud-Jln Niaga.
-Meminta Walikota Singkawang(Pak Hasan
Karman) mundur dari jabatan.
Mengenai tuntutan utama dari pihak AMPS
menghentikan pembangunan patung naga,
point ini dapat diterima masyarakat
Singkawang. Karena masyarakat Singkawang
percaya jika pembangunan patung naga
diteruskan dapat mempengaruh kestabilan
sosial di kota
Singkawang.Tuntutan AMPS dalam hal ini(patung
naga) mendapat perhatian dan dukungan
dari masyarakat terutama mereka pencinta
kota
Singkawang.Tuntutan mereka meminta
Walikota Singkawang(Pak Hasan Karman)
mundur dari jabatan,tuntutan pada butir
ini sangat lemah bahkan tidak memiliki
dasar hukum. Seorang pejabat dapat
dituntut mundur(turun) dari jabatannya karena
dia melakukan kejahatan berupa
tindakkannya yang melanggar hukum dan
tatacara menjalankana(tugas) birokrasi.
Dalam hal ini, sejauh ini belum ada
bukti yang menunjukkan tindakkan
Pak Wako kita melanggar hukum atau
melanggar protokol birokrasi.
Jika masalah patung naga ini tidak cepat
diselesaikan, pasti akan menimbulkan
masalah baru yang dapat memusingkan
pemerintah Pak Hasan Karman. Setiap ada
demonstrasi pihak aparat keamanan harus
menjaga keamanan. Untuk menjaga keamanan
ini memerlukan biaya. Selama ada
patung naga lebih sering terjadi
demonstrasi di
kota
Singkawang. Kalau dalam waktu satu bulan
terjadi tiga kali demonstrasi saja, ini
dapat memberi dampak terhadap
budget keamanan hingga mempengaruhi
operasi keamanan keseluruhan. Untuk
jangka panjang, sudah sangat jelas harus
ada pihak yang sharing costs.
Dapat kita bayangkan proyek patung naga
biayanya sudah pasti melewati budget
yang sudah ditentukan semula.
Mudah-mudahan para pemilik ide patung
naga ini mendapat pelajaraan yang sangat
berharga dari proyek patung naga
ini.Yaitu “keluar duit bukan berarti
persoalan selesai”.
.
|