Demonstrasi Pada Tanggal 18/02/2009

22 Februari 2009
Komentar:

Pada tanggal 18/02/2009,jam 10.00 Wib pagi  rombongan massa yang berjumlah sekitar  200an orang yang menamakan dirinya, Aliansi Masyarakat Peduli  Singkawang(AMPS) mengadakan unjukrasa di gedung DPRD Singkawang. Rombongan ini ke gedung DPRD  dengan membawa berbagai spanduk,kata-kata  yang tertulis pada spanduknya sungguh menarik perhatian  masyarakat. Mereka ini datang ke gedung rakyat dengan maksud ingin menyampaikan aspirasi mereka. Di gedung DPRD Singkawang mereka sempat ketemu dengan wakli ketua dewan dan beberapa anggotanya. Mereka meminta pihak dewan  memperhatikan aspirasi masyarakat Singkawang mengenai pembangunan patung naga.Yang menjadi tuntutan dari pihak AMPS yaitu:

-Menghentikan pembangunan patung naga di persimpangan Jalan Kepol Mahmud-Jln Niaga.
-Meminta Walikota Singkawang(Pak Hasan Karman) mundur dari jabatan.

 

Mengenai tuntutan utama dari pihak AMPS menghentikan pembangunan patung naga, point ini dapat diterima masyarakat Singkawang. Karena masyarakat Singkawang percaya jika pembangunan patung naga diteruskan dapat mempengaruh kestabilan sosial di kota Singkawang.Tuntutan AMPS dalam hal ini(patung naga) mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat terutama mereka pencinta kota Singkawang.Tuntutan mereka meminta  Walikota Singkawang(Pak Hasan Karman) mundur dari jabatan,tuntutan pada butir ini sangat lemah bahkan tidak memiliki dasar hukum. Seorang pejabat dapat dituntut mundur(turun) dari jabatannya  karena dia melakukan kejahatan berupa tindakkannya yang  melanggar hukum dan tatacara menjalankana(tugas) birokrasi. Dalam hal ini, sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan tindakkan  Pak Wako kita melanggar hukum atau melanggar protokol birokrasi.

 

Jika masalah patung naga ini tidak cepat diselesaikan, pasti akan menimbulkan masalah baru yang dapat memusingkan pemerintah Pak Hasan Karman. Setiap ada demonstrasi pihak aparat keamanan harus menjaga keamanan. Untuk menjaga keamanan ini memerlukan  biaya. Selama ada patung naga lebih sering terjadi demonstrasi di kota Singkawang. Kalau dalam waktu satu bulan terjadi tiga kali demonstrasi saja, ini dapat memberi dampak terhadap  budget keamanan hingga mempengaruhi operasi keamanan keseluruhan. Untuk jangka panjang, sudah sangat jelas harus ada pihak yang sharing costs.

 

Dapat kita bayangkan proyek patung naga biayanya sudah pasti melewati budget yang sudah ditentukan semula. Mudah-mudahan para pemilik ide patung naga ini mendapat pelajaraan yang sangat berharga dari proyek patung naga ini.Yaitu “keluar duit bukan berarti persoalan selesai”.

 

.

CintaSingkawang,07Februari2009