Wawancara Exclusive Dengan Bapak Chai Ket Khiong

"Persiapan Acara Cap Go Meh 2009"

    08 Januari 2009

Ketua Majelis Tao Indonesia (MTI) Resort Singkawang, Bapak Chai Ket Khiong. Pada tanggal 06 januari 2009,Bapak Chai Ket Khiong memimpin pertemuan dengan Para Tatung seluruh kota Singkawang  di kompleks SMP Teratai, Roban. Lebih dari 200 an Tatung hadir dalam pertemuan akbar tersebut.Marilah kita ikuti wawancara CintaSingkawang dengan Bapak Chai Ket Khiong dibawah ini.

Cinta Skw

:

“Terima kasih, Pak Akhiong. Bapak telah memberi kesempatan kepada Cinta untuk wawancara ini”.
   
Bapak CKK

:

Sama-sama, Cinta ”.
     
Cinta Skw :

Menurut berita dikoran lokal pada tanggal 06 Januari 2009, Bapak memimpin pertemuan akbar yang dihadiri 200an Tatung seluruh kota Singkawang. Dapatkah Bapak menjelaskan tujuan dari pertemuan tersebut? ".

     
Bapak CKK :

Pertemuan pada tanggal 6/1/2009 ditempat kompleks SMP Teratai itu, merupakan bagian kegiatan Majelis Tao Indonesia (MTI) Kota Singkawang. Dalam pertemuan tersebut kami membicarakan beberapa agenda sangat penting bagi para Tatung dan Masyarakat Singkawang. Kami menyebut ’Agenda persiapan acara Cap Go Meh 2009’..

     
Cinta Skw : Dapatkah Bapak memberikan penjelasan tentang agenda persiapan acara Cap Go Meh 2009 itu ?".
   
Bapak CKK :

Cinta,mengingat acara Cap Go Meh tahun ini agak berbeda dibandingkan tahun yang lalu. Karena acara Cap Go Meh Singkawang mulai tahun ini telah dijadikan event nasional. Sebagai event nasional kita perlu persiapan yang matang sehingga pelaksanaan acara Cap Go Meh nanti dapat berjalan lancar ".

   
Cinta Skw :

Beberapa minggu yang lalu Pemkot Singkawang telah menunjuk dan membentuk panitia CGM 2009. Pemkot Singkawang telah menetapkan beberapa ketentuan dalam pelaksanaan event tersebut, seperti: hanya memiliki satu altar, panitia(Klub Para Konglomerat Singkawang di Jakarta: Permasis) telah ditentukan oleh pemkot. Bagaimana komentar Bapak terhadap kebijakan Pemkot tersebut?.

     
Bapak CKK :

“Apa bila kita mempelajari kebijakan Pemkot tentang acara CGM 2009, adalah kebijakan yang tidak mengakomodasi kepentingan masyarakat Singkawang khususnya kepentingan komunitas yang merayakan CGM. Mari kita menguji kebijakan Pemkot itu. Mengenai hanya boleh mendirikan ”satu altar”. Ditahun lalu, kami menerima ratusan komplain dari umat kami yang mengatakan mereka mengalami kesulitan melaksanakan sembahyang karena fasilitas hanya ada satu altar. Bahkan ada(mereka yg usia tua) tidak kebagian melakukan sembahyang karena antri lama, karena hanya ada satu altar. Kami tidak ingin kejadian seperti itu terulang lagi pada CGM 2009 ini. Jadi, kami sangat menentang dengan kebijakan hanya satu altar. Dengan hanya satu altar kemungkinan besar susah mengatur keamanan karena masyarakat menumpuk satu lokasi. Konsep hanya ada satu altar tidak sesuai dengan perayaan CGM 2009. Karena CGM 2009 merupakan event nasional sudah pasti banyak wisatawan hadir, dengan hanya ada satu altar sukar bagi mereka dapat menyaksikan acara CGM dengan baik. Mengenal panitia CGM yang ditunjuk Pemkot,pengalaman menunjukan mereka bekerja tidak profesional dan asal-asalan saja. Seperti tahun yang lalu pidato ketua panitia CGM 2008,Pak Chin Miauw Fuk yang sangat memalukan dan tidak mencerminkan sebagai ketua panitia yang berbobot dan memahami menejemen CGM. Akibatnya,pembagian daging untuk kaum duafah juga tidak tepat sasaran serta masih banyak lagi keluhan masyarakat lainnya. Maka itu,kami(MTI) dan para tatung tidak akan memberikan dukungan terhadap kebijakan Pemkot Singkawang mengenal tata cara pelaksanaan CGM 2009".

     
Cinta Skw :

Menurut Bapak apakah kebijakan yang ditentukan  Pemkot untuk acara CGM 2009 itu berindikasi kepentingan politik dan diragukan independensi untuk kepentingan masayarakat Singkawang?.

   
Bapak CKK :

"Cinta,seharusnya pertanyaan tersebut Cinta tanyakan kepada Bapak Hasan Karman. Karena Beliau yang membuat kebijakan tersebut.Jika ada orang mengatakan dia membuat ini bukan untuk kepentingan dirinya atau kepentingan kelompoknya, Berarti orang itu berbohong,atau mengatakan hal yg tidak sesuai kenyataan.Dalam hal ini tidak  ada perkecualian,termasuk Pak Hasan Karman".

     
   
Cinta Skw :  Ada kelompok tertentu menilai Bapak sebagai seorang pengacau acara CGM ?”.
   
Bapak CKK :

"Apapun penilaian  mereka terhadap saya tidak perlu saya tanggapi.Karena apa yang saya perjuangkan ini adalah demi ”keadilan sosial” dan  tidak ingin para tatung dieksploitasi oleh pihak tertentu.Perlu Anda ketahui,perjuangan saya ini demi memperbaiki nasib ribuan warga masyarakat Singkawang(para tatung dan keluarganya).Apakah ini salah?”.

     
Cinta Skw :  Terima kasih Bapak Akhiong  untuk wawancara  ini.

Pak Janudin

 

:”Terima kasih,Cinta."

     
     
    CintaSingkawang,08Januari 2009