Bagaimana cara Pak HK mengajari Pak Aliok?

18 Nopember 2011

Komentar:

Dalam cerita klasik SamKok (The Three Kingdoms) tokoh Cau Cau( Cao Cao) memiliki karakter yang kejam dan sadis. Dia akan menyingkirkan siapa saja  yang menghalangi cita- citanya dengan berbagai cara. Namun di sisi lain sifat kemanusiaannya sangat menyentuh perasaan manusia. Sering sesudah dia menyingkirkan seseorang, timbul perasaan menyesal terhadap tindakannya yang kejam tersebut. Dia merasa tindakkannya “sangat berlebihan” hanya untuk memecahkan atau mengatasi suatu persoalan. Terutama terhadap orang- orang yang  memiliki tempat dalam perjalanan hidupnya atau orang- orang telah berjasa dalam hidupnya, seperti para penasehat dan teman-teman dekatnya.

 

Apakah Pak HK juga merasa menyesal selama ini telah mengabaikan orang-orang telah berjasa mengantarkan dia kekursi empuk sebagai wako Singkawang? Atau sebaliknya Pak HK merasa sangat bangga telah memperalat,membohongi dan membodohi mereka selama lima tahun terakhir ini?

Jawaban dari pertanyaan diatas itu sudah lama ditunggu oleh  kelompok Pak Aliok dan kawan- kawan. Terutama mereka alumnus-alumnus SMP Bruder / Kaliber yang mengklaim merekalah yang sangat superior di kota Singkawang dan sangat “berjasa” mengantarkan HK sebagai wako Singkawang. Bagi alumni Bruder yang berani berkata “Tidak” kepada HK siap-siap dipecat sebagi Alumni SMP Bruder oleh anak tetangga HK di dunia maya HK  yakni Hendy Lie yang kini menjadi pengikut Aliokisme. Mereka ini seperti diberi hak prerogatif untuk menghukum siapa saja orang Tionghoa Singkawang yang berani mengkritik HK, begitu pula ada yang terkena bogem mentah  bahkan ada yang terkena hukum rimba seperti yang pernah dialami oleh Frans Tshai, Alex dll.  .

 

Ketika Pak HK mencalonkan diri sebagai cawako Singkawang lima tahun yang lalu. Mereka menyusun sebuah blueprint mencari kekayaaan cepat melalui birokrasi. Tujuan dari blueprint adalah memberi keuntungan secara  ekonomis  kepada kelompok  Pak Aliok dengan memakai birokarasi. Deal antara Pak HK dan Aliok sangat rahasia, hanya orang yang sangat  dekat dengan Pak Aliok seperti Nursantio alias Asan yang mengetahui hal itu.

 “Tanpa memberi janji gombal mana mungkin kelompok Pak Aliok mau memberi dukungan secara gratis ” demikian pikir Pak HK dalam benaknya.  Supaya semua kebagian untung, harus dibangun proyek besar. Maka timbul ide membangun bandara spektakuler dan pelabuhan Kalbar Spektakuler. Pak HK membisiki kepada Pak Aliok agar para Kaliber-Kaliber yang memiliki dana  membeli tanah di lokasi dari Lirang, Pasir Panjang sampai ke Teluk Suak (Kabupaten Bengkayang). “Membangun Bandara spektakuler dekat lokasi tanah kalian beli, harga tanah akan naik” kata Pak HK untuk menyakinkan kelompok Pak Aliok dkk. Ketika Pak Aliok mendengar “harga naik tinggi-untung banyak”sambil tersenyum Aliok percaya saja dengan rayuan gombal Pak HK.  Pak Aliok beserta kawan kawan menyerbu tanah di lokasi telah mendapat petaan dari Pak HK.

Sejauh ini bandara spektakuler tidak dibangun, tanah yang dibeli kelompok Pak Aliok harganya tidak naik, bahkan investasi kelompok ini rugi. Di lokasi Teluk Suak yang menurut janji HK kepada Aliok dkk  akan dibangun pelabuhan spektakuler Kalbar sampai hari ini tak jelas nasibnya.

 

HK kemudian malah membuat proyek yang dapat dikontrol Pak HK seperti pembangunan pelabuhan antar pulau di Sedau. Kelompok Pak Aliok tidak kebagian dari proyek ini, karena mereka tidak memiliki tanah dekat lokasi pelabuhan tersebut. Sudah dapat dipastikan proyek ini dirahasiakan Pak HK kepada Pak Aliok. Pada prinsipnya Pak HK tidak ingin sharing keuntungan dengan kelompok Pak Aliok. Karena Pak HK tidak ingin melihat kelompok ini menjadi kaya kemudian akan menjadi ancaman bagi posisi dirinya dikemudian hari.

 

Oleh sebab itu  kelompok Pak Aliok menarik dukungan kepada Pak HK karena

investasi mereka tidak menghasilkan keuntungan. Apalagi Pemerintahan Wako spektakuler HK juga tidak memberi dukungan finasial atau subsidi untuk sekolahan  SMP Bruder –Singkawang yang sudah bertindak sebagai centeng-centeng HK bahkan lebih parah lagi  sekolah- sekolah binaan Pak Aliok seperti STIE Mulia dan SD Plus Kopisan tak pernah menikmati harumnya dana APBD Singkawang spektakuler boro-boro berasal dari kantong HK .

 

Kesalahan  terbesar yang dibuat oleh Pak Aliok dalam  menghadapi Pak HK:

-Memberi kesempatan kepada Pak HK maju pilkada 5 tahun yang lalu. Padahal dia sendiri memiliki kans besar untuk  maju pada waktu itu.

-Sudah lama dibodohi, dibohongi, percaya dengan janji-janji Pak HK selama 5 tahun.

 

Mungkin kelompok Pak Aliok sekarang baru sadar akan hal ini tetapi sudah sangat terlambat, Pak HK sudah duduk di kursi wako Singkawang sambil ketawa dan bertanya “siapa lebih pintar “Aku” atau kau Aliok? Hahaha kata guruku “kau tuh  shio Babi ciok berat dengan aku yang shio Macan !

 

CintaSingkawang,18 Nopember 2011