Panitia  Cap Go Meh 2008

Walaupun  festival  Cap go Meh 2008 masih 2 bulan lagi,tetapi komunitas Tionghoa Singkawang di singkawang telah berbisik-bisik tentang  siapakah yang akan menjadi  panitianya. Komunitas Tionghoa Singkawang  yang  memperbincangkan  hal itu dapat kita maklumi, karena dengan walikota baru   kemungkinan ada perubahan  kebijakan dalam pelaksanan festival Cap Go Meh .Mengambil  pengalaman  dari  perayaan  Cap Go Meh  tahun lalu ,berbagai kritikan terhadap panitia pasca Cap Go Meh.Terutama masalah management dan pengolahan bantuan dari  Pemda dan msyarakat ,hasil lelang  yang tidak transparan dan akuntabel.Sehingga hal ini sangat merugikan pihak Tatung,mereka tidak mendapat upah memadai,mendapat bayaran yang  tidak sesuai  dengan tenaga mereka keluarkan, seharusnya mereka mendapat.upah yang lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan pada para Tatung.

 Berbagai bursa calon panitia Cap Go Meh tahun 2008 sedang beredar di komunitas Tionghoa Singkawang di  Singkawang.Ada isu yang mengatakan  PERMASIS  akan menjadi  panitia tunggal pada perayaan Cap Go Meh tahun 2008 nanti. Gosip juga beredar,mengingat pemerintahan pak HK banyak dikelilingi oleh orang-orang Permasis.Masyarakat mulai kuatir kebijakan yang akan dihasilkan oleh pemerintahan pak HK merupakan hasil produk dari Permasis.Masyarakat juga menilai Permasis sudah merupakan firm konsultan dibidang politik dan ekonomi untuk pemerintahan pak HK . Sebagaimana ciri khas  ormas Permasis dalam melibatkan diri dalam suatu kegiatan politik,selalu mengatakan bukan atas nama”organisasi”,padahal masyarakat memfokuskan prosesnya bukan pada kata-kata pembelaan(bantahan)dari  ormas tersebut.

 Supaya  perayaan Cap Go Meh tahun 2008 nanti tidak menimbulkan masalah dari segi management point,panitia Cap Go Meh tahun 2008 harus terdiri atas dari berbagai komponen dari komunitas Tionghoa Singkawang.Panitia Cap Go Meh harus  membentuk satu team yang terdiri atas komponen(elemen):

-Permasis

-MABT

-Foket

-Tridarma

-Persatuan Keluarga Tatung

 Para Tatung harus memiliki utusan (organisasi persatuan tatung)tersendiri untuk acara perayaan Cap Go Meh.Utusan ini harus mendapat  posisi di dalam team panitia Cap Go Meh tahun 2008 untuk mengawasi management ,menentukan kebijaksanaan yang tidak merugikan pada para Tatung. Sehingga kepentingan keluarga Tatung  tidak dirugikan oleh pihak panitia.

Utusan Tatung ini  dibawah panitia  Cap Go Meh , mengawasi  dan mencatat setiap barang (items) yang akan dilelang. Dalam  idenfikasi items tersebut setiap barang diberi nomor dan harga pokok pembelian(modal).Ketika mengadakan Lelang  setiap barang terlelang dicatat nomor id dan harga penjualan(lelang).Dengan demikian pendapatan dari hasil  Lelang menjadi transparan.Hasilan penjualan  melalui Lelang dikurangi biaya pengeluaran dan pembelian barang(modal),kita sebut saja ini sebgai keuntungan bruto.Keuntungan  bruto ini harus dikenakan pajak ,pajak ini masuk ke kas Pemda.Keuntungan bruto sesudah dikurangi pajak,kita sebut saja  ini sebagai keuntungan bersih.Jumlah dari keuntungan bersih  ini dibagikan kepada para Tatung. Ini hanya sebagai contoh mengawasi hasil  pendapatan dari lelang ,para utusan patung ini juga harus mengawasi sumbangan dana dari Pemda dan masyarakat untuk acara perayaan Cap Go Meh.

Siapapun yang menjadi panitia Cap Go Meh tahun 2008 nanti, tidak perlu kita permasalahkan kalau membentuk satu team panitia Cap Go Meh terdiri atas berbagai komponen yang ada dimasyarakat kita sehingga  semua komunitas Tionghoa Singkawang merasa terwakili.Jika panitia Cap Go Meh tahun 2008 nanti didominasi oleh golongan tertentu saja , ini akan menjadi bahan kritikan dari masyarakat.

 

CintaSingkawang, 31 Desember 2007