|
Bagi mereka yang
kenal baik dengan Pak Hasan Karman pasti
tidak akan menyangkal bahwa Pak Hasan
Karman adalah seorang
ayah dan suami yang baik.
Sudah beberapa kali Ibu Emma memuji
sifat “kebapakan” yang dimiliki suaminya
didepan Cinta. Salah satu sifat
kebapakan yang Beliau
miliki yaitu bersedia
melayani. Dalam situasi dan kondisi
bagaimanapun Beliau selalu dengan sabar
melayani permintaan dari anak-anaknya.,
kata Ibu Emma. Tidak ada sedikitpun rasa
keraguan Cinta terhadap Bapak Hasan
Karman sebagai Bapak yang baik.
Ketika Pak wako kita
melantik para pejabat eselon II,III dan
IV dijajaran Pemkot
Singkawang beberapa hari yang lalu.Pada
kesempatan itu Beliau menegaskan lagi
bahwa Beliau mencoba menjadi Bapak yang
baik. Dalam kesaksian Beliau,ada kendala
yang harus dihadapi Beliau“menjadi
Bapak yang baik” selama satu tahun ini.
“Banyak kepala
dinas di jajaran pemerintahan kota
belum berani mengambil sikap
tegas, terhadap suatu permasalahan yang
dihadapi.Sehingga semua permasalahan
mereka(kepala dinas) diserahkan kepada
Pak wako yang memutuskan Jika Pak wako
terus menghadapi permasalahan seperti
itu,kalau terus-terusan pusing juga
kepala saya”,dengan nada suara agak
mengeluh Beliau mengatakan hal itu.
Maksud Pak wako kita selama satu tahun
ini di dalam dunia birokrasi, Beliau
melayani bawahannya bukan bawahannya
yang melayani Beliau.
Menurut dugaan dari Pak wako bahwa para
kepala dinas yang tidak berani bersikap
tegas tersebut,alasannya mereka(kepala
dinas) masih dalam transisi kepemimpinan,
ada keseganan dan keraguan.
Tentu saja kita
berbeda pandangan dalam hal ini dengan
Pak wako. Menurut Cinta pada kepala
dinas tidak bersedia dikoordinasi dan
kerjasama ada beberapa kemungkian yang
mendasari mereka bersikap demikian,
yaitu:
-Menguji kemampuan
bossnya, semua persoalan yang ada
pada instansi diserahkan kepada
Pak wako untuk memutuskannya.Dengan
demikian menguji kemampuan Pak Hasan
Karman dalam memimpin
kota
Singkawang.
-Program yang tidak
jelas,
bisa jadi pada kepala dinas mendapat
program kerja yang tidak jelas dari
Pemkot.Bagi dalam segi teknis ataupun
pendanaan.Sehingga mereka segan
melaksanakan proyek yang telah
ditugaskan kepada mereka.
-Tidak mau kerjasama,
bisa jadi
mereka tidak tertarik dengan wacana
Pak Hasan Karman membangun
kota
Singkawang Spektakuler.
Sekedar sebuah ujian
terhadap koordinasi instansi pemerintah
Pak Hasan Karman, Cinta meneleponi 0562
– 632593 untuk menanyakan nomor telepon
Kantor Walikota Singkawang.Yang lebih
lucunya orang(suara lelaki) menjawab
telepon itu dengan mengatakan tidak tahu
nomor telepon kantor Pak wako. Padahal
dia bagian Humas & Protokol, menurut
pengakuannya.Bahkan dia menyarankan
Cinta menghubungi telkom operator bagian
informasi.Cinta menjadi curiga
jangan-jangan stafnya tidak kenal siapa
itu Hasan Karman.No wonder para investor
tidak datang ke kota Singkawang.
|