Saya mencoba menjadi  Bapak yang baik

14 Maret 2009
Komentar:

Bagi mereka yang kenal baik dengan Pak Hasan Karman pasti tidak akan menyangkal bahwa Pak Hasan Karman  adalah seorang ayah  dan suami yang baik. Sudah beberapa kali Ibu Emma memuji sifat “kebapakan” yang dimiliki suaminya didepan Cinta. Salah satu sifat kebapakan  yang Beliau miliki yaitu  bersedia melayani. Dalam situasi dan kondisi bagaimanapun Beliau selalu dengan sabar melayani permintaan dari anak-anaknya., kata Ibu Emma. Tidak ada sedikitpun rasa keraguan Cinta terhadap Bapak Hasan Karman sebagai Bapak yang baik.

 

Ketika Pak wako kita melantik para pejabat eselon II,III dan IV  dijajaran Pemkot Singkawang beberapa hari yang lalu.Pada kesempatan itu Beliau menegaskan lagi bahwa Beliau mencoba menjadi Bapak yang baik. Dalam kesaksian Beliau,ada kendala yang harus dihadapi  Beliau“menjadi Bapak yang baik” selama satu tahun ini.Banyak kepala dinas di jajaran pemerintahan kota  belum berani mengambil sikap tegas, terhadap suatu permasalahan yang dihadapi.Sehingga semua permasalahan mereka(kepala dinas) diserahkan kepada Pak wako yang memutuskan Jika Pak wako terus menghadapi permasalahan seperti itu,kalau terus-terusan pusing juga kepala saya”,dengan nada suara agak mengeluh Beliau mengatakan hal itu. Maksud Pak wako kita selama satu tahun ini di dalam dunia birokrasi, Beliau melayani bawahannya bukan bawahannya yang  melayani Beliau. Menurut dugaan dari Pak wako bahwa para kepala dinas yang tidak berani bersikap tegas tersebut,alasannya mereka(kepala dinas) masih dalam transisi kepemimpinan, ada keseganan dan keraguan.

Tentu saja kita berbeda pandangan dalam hal ini dengan Pak wako. Menurut Cinta pada kepala dinas tidak bersedia dikoordinasi dan kerjasama ada beberapa kemungkian yang mendasari mereka bersikap demikian, yaitu:

-Menguji kemampuan bossnya, semua persoalan yang ada  pada instansi diserahkan kepada Pak wako untuk memutuskannya.Dengan demikian menguji kemampuan Pak Hasan Karman dalam memimpin kota Singkawang.

-Program yang tidak jelas, bisa jadi pada kepala dinas mendapat program kerja yang tidak jelas dari Pemkot.Bagi dalam segi teknis ataupun  pendanaan.Sehingga mereka segan melaksanakan proyek yang telah ditugaskan kepada mereka.

-Tidak mau kerjasama, bisa jadi mereka tidak tertarik dengan wacana Pak Hasan Karman membangun kota Singkawang Spektakuler.

 

Sekedar sebuah ujian terhadap koordinasi instansi pemerintah Pak Hasan Karman, Cinta meneleponi 0562 – 632593 untuk menanyakan nomor telepon Kantor Walikota Singkawang.Yang lebih lucunya orang(suara lelaki) menjawab telepon itu dengan mengatakan tidak tahu nomor telepon kantor Pak wako. Padahal dia bagian Humas & Protokol, menurut pengakuannya.Bahkan dia menyarankan Cinta menghubungi telkom operator bagian informasi.Cinta menjadi curiga jangan-jangan stafnya tidak kenal siapa itu Hasan Karman.No wonder para investor tidak datang ke kota Singkawang.

 

 

CintaSingkawang,14 Maret 2009