Nasib Bandara Spektakuler

16 Mei 2009
Komentar:

Memiliki Bandara Singkawang atau disebut Bandara Spektakuler sudah lama menjadi impian orang nomor satu di kota Singkawang,Pak Hasan Karman. Dalam benak pikiran  Beliau  jika kota Singkawang memiliki sebuah bandara, betapa nyaman hidup ini bagi sebagian masyarakat Singkawang. Terutama bagi konco-konconya yang berduit. Mereka akan merasakan  kenyamanan memiliki bandara Spektakuler, pagi hari mereka berangkat dari bandara Spektakuler menuju Singapore untuk shopping, sore hari mereka pulang ke Singkawang untuk “kongku-kongku”.

Mengingat pembangunan bandara Spektakuler begitu penting bagi Pak Hasan Karman, Beliau pernah menggembor-gemborkan mega proyek ini kemana-mana. Hingga diberbagai milis milik komunitas orang Singkawang mendiskusikan impinan tersebut.Berbagai  kesimpulan  dari hasil diskusi ada yang  berpendapat bahwa kota Singkawang “tidak mungkin”memiliki bandara bertarap nasional ataupun semi internasional dalam waktu dekat ini.Ada juga berpendapat”mungkin” bahkan ada yang mengatakan “sudah ada investor siap membangun Bandara Spektakuler”.

 Apapun pendapat mereka, tetapi Pak Wako kita sudah diingatkan oleh elite komunitas Tionghoa Singkawang di Jakarta meminta Beliau “lupakan saja mimpi proyek Bandara Spektakuler”. Tentu saja Pak Wako tidak mau menerima saran seperti itu. Karena bertentangan dengan buku yang mengajar“self development”,motivation” yang pernah Beliau baca. Buku tersebut mengajarkan kepada Beliau”sesuatu ide harus selalu dipikirkan(jangan lenyap dari pemikiran) dan digembor-gemborkan dimana-mana” supaya ide tersebut menjadi kenyataan.Itulah cara membuat sesuatu ide menjadi kenyataan. Tetapi ini sangat berbeda pandangan dengan orang kampung,menurut mereka cara berpikir seperti itu adalah proses mempercepat kegilaan, seperti mimpi membangun bandara yang tidak sesuai dengan kenyataan kebutuhan masyarakat.

Sejak pada tanggal 20 April 2009 Pak Wako kita telah mengantongi izin dari Departemen Perhubungan RI untuk pembangunan Bandara Spektakuler. Sampai saat ini Pak Wako kita masih belum mengumumkan kepada masyarakat Singkawang akan kabar gembira ini.Mungkin dalam pertimbangan Beliau jika diumumkan kuatir diserbu oleh para investor. Karena izin bandara yang Beliau kantongi itu proyeknya tidak cukup dibagikan kepada investor.Jadi, para investor perlu diseleksi hanya para investor yang mau bersedia rugi untuk membangun Bandara Spektakuler.Bandara ini hanya diizinkan melayani penumpang dari Singkawang ke Supadio Pontianak,Supadio-Singkawang saja. Izin “pengumpan atau pengumpul” yang dikantongi oleh Pak Wako kita.

 

 

CintaSingkawang,16 Mei 2009