Cerita tertinggal dari bakti sosial Permasis di Singkawang
22 Januari 2010
Komentar:

From: andy chandra <andychandra18@gmail.com>
Subject: Cerita tertinggal dari baksos permasis di Singkawang
To: cintasingkawang@yahoo.com
Received: Wednesday, 20 January, 2010, 4:45 PM

 

Salam sejahtera cinta singkawang, saya mau gabung sharing berita untuk cinta.
Beberapa hari setelah baksos permasis, kegiatannya menjadi hangat bahan kongko-kongko di warung kopi di mana2 di kota Singkawang. Pagi itu wakil ketua permasis aluk ko yang diberi tugas untuk melaksanakan baksos juga ada, dengan kopi pancung dan kepulan asap rokoknya, wajah berseri, tugas telah selesai dengan aman dan di benak dia mungkin tinggal laporan tanggung jawabnya saja. Banyak pengopi di situ masing-masing memperbincangkan plus minus kegiatan permasis, dari hasil rangkuman secara keseluruhan cukup memuaskan. Apalagi permasis sedang ditiup oleh angin perpecahan oleh mantan2 petinggi Permasis dimana-mana. Aluk ko pun mulai cerita, pada awalnya dag, dig, dug juga apalagi sampai ada berita bakal terjadi kekacauan dan seseorang telpon meminta aluk ko harus berguru pada salah seorang mantan petinggi permasis yang ngerti urusan baksos, tapi aluk ko tutur sorry pak, pengalaman itu guru terbaik. Setelah itu aku kontak rekan2 di Jakarta, dan mereka beri penuh dukungan dan kalau pun takut, nanti kita minta pengamanan anggota brimob dari kelapa dua. Akhirnya acara berlangsung tertb aman berkat kerja sama semua pihak dan pengamanan petugas brimob dan kepolisian setempat. Aku perintahkan semua relawan siaga hp berkamera dan ambil foto yang mencurigakan. selama acara berlangsung ada 6 telpon masuk dari Jakarta ke relawan menanyakan situasi aman atau tidak, ini jadi tanda tanya besar, ikut merasa kuatir atau senang dengar ada keributan. Andy menulis ini karena setelah mendengar cerita Aluk ko, jiwa jadi terpanggil. paling tidak cara menilai tipe2 manusia singkawang.

 

Salah seorang pengopi menuturkan sekarang ada perkumpulan baru lion club pimpinan aliok mantan ketua permasis, belum selesai bicara ditimpai yang lain itu cara2 memecah belah org2 singkawang, cuma sayang dilakukan oleh org yang sangat dihormati ketika aliok jadi ketua permasis. Aluk ko pun tercenggir mendengarnya dan dijawab dengan sopan biar masyarakat yang menilai nantinya. Baik buruk seseorang kan tidak dinilai oleh kelompoknya sendiri, nanti waktu yang berbicara. 

Cinta singkawang, saya baru diberi tahu teman ada web cinta singkawang yang memuat berita san keu yong, walau agak lama tapi publikasi ini penting untuk peminat cintasingkawang khususnya dan masyarakat umum lainnya.

 

salam kompak

singkawang januari 2010

andy chandra 18

Jawaban CintaSingkawang:

Yth Bapak Andy Chandra,

Terima kasih Pak Andy. Untuk informasi tambahan pasca bakti sosial Permasis merupakan kesaksian Aluk ko menurut catatan redaksi CintaSingkawang yang disebut Aluk ko sudah dapat dipastikan adalah Bapak Bong Choi Luk.

Menurut pengakuan Bapak bahwa Bapak baru saja mengetahui ada website CintaSingkawang yang khusus memberitakan tentang dinamika kehidupan  komunitas Tionghoa Singkawang. Bapak sebagai pendatang baru perlu Cinta ingatkan kepada Bapak bahwa ada kemungkinan Bapak menjadi peminat CintaSingkawang yang setia nantinya karena Cinta adalah  sebuah media alternatif dari tersumbatnya demokrasi gaya Singkawang .Akan tetapi,ada satu jaminan yang dapat Cinta memberi untuk para pembaca yaitu membaca artikel di website  ini akan memperluas wawasan dan opini Anda tentang komunitas Tionghoa Singkawang.

 

Ketika Permasis mengadakan bakti sosial di kota Singkawang pada bulan Desember 2009 yang lalu. Menurut laporan dari pihak inteligen kepada Permasis ada kemungkinan acara bakti sosial mereka akan mendapat gangguan dari pihak-pihak tertentu di Singkawang. Di pihak Permasis sesudah mendapat laporan tersebut  tidak mau mengambil resiko maka disusun suatu strategi pengamanan terhadap rombongan Permasis. Ketua tim yang bertanggungjawab  masalah pengamanan, Bapak Fuidy Luckman alias  Bun Sin Khiong kemudian menyusun program pengamanan terhadap para petinggi Permasis ketika  mengunjungi Singbebas.Pada saat acara sedang berlangsung ada beberapa orang menelepon kepada pihak Permasis menanyakan apakah acara berjalan aman dan lancar. Salah satu dari si penelepon Bapak Chin Miaw Fuk mantan ketua CGM hopengnya Pak Aliok ,mantan ketua Permasis yang sudah lengser itu.

 

Cinta sependapat dengan Bapak bahwa “Permasis sedang ditiup oleh angin perpecahan oleh mantan-mantan petinggi Permasis yang sudah lengser dimana-mana”. Ini sudah menjadi fakta yang tidak bisa disangkal oleh siapapun.Kalau ada pihak berusaha menyangkalnya atau membantah hal ini berarti dia telah bersaksi dusta untuk komunitas Singkawang.  Sejak Pak Aliok lengser dari dari posisi ketua  Permasis, sudah terjadi perpecahan di Permasis antara kelompok Aliokisme (para pengikut setia Aliok) dan organisasi(Permasis).

 

Sangat memalukan jika ada pihak tertentu  mencoba melakukan aksi  sabotase ketika ada sekelompok orang bermaksud baik mengadakan bakti sosial untuk masyarakat yang dihadiri oleh tokoh-tokoh rohaniawan seSingbebas.Tidak bisa kita bayangkan betapa merepotkan orang mau berbakti kepada masyarakat harus dijaga dan dikawal oleh petugas brimob dan kepolisian.Situasi seperti itu bukan terjadi di kota Singkawang tetapi seharusnya di Bagdad(Irak) atau di Afganistan. Akan lebih memalukan lagi seandainya orang yang berniat jahat itu memiliki hubungan atau orang yang pernah seorganisasi. Dimana mental “gentleman” orang Tionghoa Singkawang!

 

Tidak ada seorangpun yang dapat melarang Pak Aliok menjadi ketua Lions Club Kalbar karena Beliau memiliki hak untuk dipilih. Kita harus menghormati “hak” Pak Aliok berhak menjadi pemimpin ormas/organisasi yang lain selain Permasis.  Menuduh Pak Aliok memecah belah orang-orang  Singkawang? Ini perlu bukti untuk mendukung tuduhan seperti itu. Sebaliknya kita melihat bagaimana usaha positif dari Pak Aliok supaya orang Singkawang memegang rekor MURI sebanyak-banyaknya (jangan lupa baca : Bagaimana ide orang Singkawang memecahkan rekor MURI).

 

Terima kasih. Jangan lupa selalu membaca CintaSingkawang karena Cinta adalah media exclusive orang Singkawang dibaca oleh semua tokoh-tokoh Singkawang .
Salam,
CintaSingkawang.

 

CintaSingkawang,22 Januari 2010