|
Akibat
kegagalan Pak Hasan Karman mendatangkan
konglomerat khrismatik Bapak Prajogo Pangestu di
kota Singkawang pada tanggal
7 Nopember 2007 yang lalu.Berbagai isu tentang
hal ini sedang beredar di kota ini,ada
yang mengatakan kedatangan
pak Prajogo dijadwalkan
kembali sampai pada tanggal 11 Nopember 2007
nanti.
Ada
juga mengatakan kemarin pak Prajogo sudah datang
tetapi dalam perjalanan menuju
kota Singkwang
ban mobilnya kempis di
Sungai Duri kemudian beliau kembali
ke Pontianak..
Diantara
sekian gosip,ada satu gosip menarik perhatian
bagi Cinta yaitu gosip tentang persyaratan
yang diajukan oleh pak Prajogo jika beliau
datang ke kota
Singkawang.Adapun isi dari
persyaratan tersebut yaitu” tiga hari
sebelum ketibaan dan tiga hari sesudah
keberangkatan pak Prajogo
dari kota Singkawang,pak A Tien harus
meninggalkan kota Singkawang”. Pak A Tien boleh
kembali ke kota Singkawang lagi sesudah tiga
hari keberangkatan pak Prajogo dari kota
Singkawang. Isi dari persyaratan itu ,jika kita
terjemahkan kedalam bahasa sederhana kurang
lebih bermakna seperti ini:Pak Prajogo tidak mau
ketemu(dibaca melihat)
wajahnya pak A Tien!.Padahal kita sudah
mengetahui selama ini pak A Tien selalu setia
menemani pak Hasan dalam
berkampanye untuk Pilkada Singkawang. Tentu saja
Pak Hasan agak keberatan menerima persyaratan
tersebut karena harus mengorbankan teman
baiknya ,pak ATien.
Jika
gosip persyaratan ini betul,
kita dapat memaklumi mengapa pak Prajogo
mengajukan persyaratan itu.Sebagai orang pernah
mengalami trauma tentu saja
tidak ingin melihat sesuatu yang ada hubungan
dengan peristiwa yang menyebabkan trauma.Sebagai
contoh pengalaman sendiri, Cinta pernah
mengalami trauma akibat digigit anjing.Walaupun
gigitan itu tidak menyebabkan kematian bagi
Cinta tetapi meninggalkan bekas
gigitan .Setiap kali Cinta melihat bekas gigitan
itu selalu teringat akan
peristiwa yang menjengkelkan dan menyakitkan
itu.Bahkan Cinta tidak mau lagi melihat anjing
apalagi mendekatinya. Cinta rasa,pak Prajogo
juga merasakan hal seperti itu walaupun Cinta
dengan pak Prajogo berbeda status sosial
ekonomi.Tetapi sebagai
manusia kita memiliki perasaan yang sama.
Apapun
gosip dan alasan yang diberikan oleh pak Hasan
untuk ketidak datangan konglomerat
Pak Prajogo,tetapi satu fakta telah membuktikan
ketidak mampuan pak Hasan Karman memerintah para
konglomerat datang ke kota Singkawang tepat pada
waktunya(jadwal).Ini adalah sebuah awal
kegagalan kemampuan pak Hasan sebagai seorang
pemimpin .Ketidak
mampuan ini,bagaimana kita dapat mempercayai
janji-janji pak Hasan akan membawa para
konglomerat untuk investasi ke kota Singkawang
jika dia terpilih menjadi walikota Singkawang?
Karena konsep membangun kota Singkawang menurut
pak Hasan menitik beratkan kemurahan hati para
konglomerat untuk menginvestasikan modalnya di
kota Singkawang.
CintaSingkawang,8
Nopember 2007
|