|
Cinta merasa sangat
beruntung dapat menonton video cd Singkawang
Spektakuler, vcd ini sempat menggemparkan
komunitas Tionghoa Singkawang di
Singkawang.Karena vcd itu ada memuat beberapa
tokoh penting yang turut memberi pengarahan
untuk komunitas Tionghoa Singkawang.Salah satu tokoh
seperti Pak Ahok dengan orasinya yang berbau
SARA.
Marilah
kita melihat lebih dekat dan menyimak perkataan
dari salah satu konglomerat kita , pak
Bun Sin Khiong dalam
hal ini.Dalam pidato Pak Akhiong
menyerukan kepada komunitas Tionghoa Singkawang
dan berharap Singkawang memiliki orang seperti
pak Ahok.Maksudnya ,pak ??Apakah Singkawang
membutuhkan pemimpin diskriminatif seperti Ahok
itu ? Maaf, pak Akhiong.Kami tidak mau
mencontohi type dan pandangan pemimpin gaya pak
Ahok.Alasanya sangat sederhana jika kita orang
Tionghoa Singkawang menerima
pandangan pak Ahok berarti kita menurunkan
martabat orang Tionghoa Singkawang.Pak Akhiong
harus ingat orang Tionghoa Singkawang memiliki
standar tinggi(reputasi).Kita memiliki
konglomerat dan orang pintar lebih banyak
dibandingkan orang BelTim(BelitungTimur).Untuk
mengembangkan seorang pemimpin yang kita
butuhkan dan berisikan
komponen Tionghoa Singkawang tidak susah.Sebagai
contoh pak Hasan Karman sudah mendekati pemimpin
yang kita inginkan,beliau bisa menghibur dan
melawak.Hanya perlu sedikit finish touch,dia
akan menjadi pemimpin idaman kita.
Cerita
tentang pak Ahok tidak menarik bagi kami.Tetapi
cerita tentang kehidupan pak Akhiong pribadi
akan sangat menarik dan berguna bagi kami.Betapa
baiknya jika pak Akhiong menulis sebuah buku
tentang perjalanan kehidupan sendiri dengan
judul”Perjalanan seorang anak keluarga biasa
dari jalan Alianyang menjadi Konglomerat”.Buku
ini akan memberi inspirasi dan motivasi untuk
ribuan anak komunitas Tionghoa Singkawang jika
mereka membacanya.Kalau boleh,Cinta ingin
memberi sedikit saran materi untuk buku tersebut
yaitu ceritakanlah kehidupan orang hutan
disekitar perkebunan kelapa sawit pak Akhiong di
Sampit.Muatlah sebanyak mungkin foto-foto orang
hutan karena anak-anak senang melihatnya.Cinta
bayangkan salah satu sudut diperkebunan
kelapa sawit terdapat perkebunan pisang.Dengan
pisang ini sebagai komoditi untuk mengganti
kerugian kepada orang hutan karena habitat
kehidupan mereka sudah rusak atas kehadiran
perkebunan kelapa sawit.Dengan demikian Orang
hutan tidak akan datang keperkebunan kelapa
sawit untuk memakan(merusak) pucuk kelapa sawit
muda.Tentu saja buku ini akan sangat menarik
karena memberi ide bagaimana cara menjadi
konglomerat dan menyayangi hewan.Cinta yakin
buku karangan pak Akhiong ini akan menyaingi
buku “anak petani menjadi presiden”,
CintaSingkawang,10 Nopember 2007
|