|
Keberhasilan Kota Singkawang
meraih penghargaan Adipura untuk kota
terbersih,merupakan sesuatu kebanggaan
bagi masyarakat Singkawang.Reputasi ini
tidak luput dari peranan masyarakat
Singkawang yang memiliki satu
komitmen untuk menjaga dan memelihara
kebersihan.Masalah kebersihan kota
Singkawang bukan hanya tanggungjawab
wako kita,Pak Hasan Karman saja.Kita
sebagai warga yang baik dan
bertanggungjawab, sudah merupakan
kewajiban kita bersama menjaga
lingkungan tempat kita hidup selalu
bersih.
Diantara masayarakat yang
berkumpul di Pasir Panjang pada
acara penyambutan kedatangan Adipura.
Pak Awang Ishak,mantan wako Singkawang
juga hadir. Pak Awang didampini oleh
beberapa mantan bawahannya yang tetap
setia terhadap Beliau. Salah satu dari
mereka, Pak Amat. Veteran kepala
pasukan kuning ini berdiri disamping
kanan Pak Awang.Sementara menanti
kedatangan rombongan pembawa
Adipura tiba, Pak Awang merenung
dan dalam benaknya berkata “saya telah
berusaha 5 tahun untuk mendapatkan
Adipura.Tetapi saya gagal.Bagaimana
Pak Hasan Karman hanya dalam beberapa
bulan menjabat wako sudah mendapat
Adipura? Apakah dengan cara jujur dia
mendapatkannya ? Tanpa memakai system
melobi?”.Pak Amat dapat membaca
ekspresi wajah mantan
atasannya sedang dalam penggumulan. Pak
Amat berbisik kepada Pak Awang ”Hanya
Tuhan yang tahu ” sekedar menghibur
mantan atasannya.
Didepan masyarakat Singkawang,Pak
Hasan Karman mengatakan”Anugerah Adipura
diperoleh melalui proses tidak serta
merta Singkawang menjadi
kota
yang bersih.” Menurut berita
dikoran Beliau juga mengucapkan
terima kasih kepada Bapak Awang Ishak
telah meletakan konsep bagi terciptanya
Singkawang menjadi kota bersih hingga
mendapat Anugerah Adipura.Ini menandakan
Pak Hasan Karman menyadari dapat
Adipura merupakan hasil perjuangan dari
berbagai pihak. Jika pernyataannya
menghargai kontribusi Pak Awang itu
keluar dari lubuk hati Pak Hasan Karman,
pernyataannya tersebut sangat menyentuh
perasaan orang,sikapnya lebih ramah.
Sudah pantas mendapat pujian dari
CintaSingkawang. Sikap gentlemen seperti
itu pantas menjadi teladan bagi kita.
Sementara kita mengagumi piala
Adipura,perlu kita memikirkan sarana dan
prasarana serta infrastruktur kebersihan
kota Singkawang
dimasa akan datang.Menjaga kebersihan
kota
Singkawang dimasa akan datang menjadi
tantangan bagi kota Singkawang karena peningkatan standar
hidup masyarakat dan bertambah
populasi, volume sampah yang dihasilkan
juga meningkat.
Untuk menghadapi masalah ini,ada
beberapa hal perlu mendapat perhatian
seperti:
-Pasukan
Kuning(pegawai kebersihan)
Kita tidak bisa menyangkal,tanpa
pasukan kuning tidak mungkin kota
Singkawang menjadi kota bersih dan
layak dihuni.Hasil kerja keras mereka
pantas mendapat penghargaan dan bonus .Dengan
gaji Rp 650 ribu perbulan,kesejahteraan
mereka sangat memprihatinkan perlu
mendapat perhatian dari Pemkot.Selain
memberi jaminan seperti jaminan
pemeliharaan kesehatan (JPK), Jaminan
kematian (JK) dan jaminan kecelakaan
kerja (JKK).Pemkot harus menyediakan
bonus berupa dana jaminan hari tua (JHT
,superannuation) .Memberi tambahan 5-9%
bonus dari gaji mereka dalam
bentuk superannuation fund.Kelak mereka
pensiun dapat menikmati bonus tersebut
sebagai bentuk penghargaan dari Pemkot
Singkawang.
-Sewer(selokan) harus
ditutup.Sekarang kita dapat menemukan
masih banyak open sewer (selokan
terbuka) dikota Singkawang.Kalau ini
dibiarkan akan membahayakan kesehatan
masayarakat,karena open sewer dapat
menjadi sumber penyakit.Disamping itu
akan keluar bau tidak sedap. Selokan
yang terbuka yang ada dibelakang rumah
penduduk(pasar) perlu ditutup kemudian
diatasnya ditaruh pot bunga(penghijauan).Untuk
melakukan proyek penutupan selokan ini
Pemkot dapat kerjasama dengan swasta
(sponsor) ,Permasis. Pemkot yang
menyediakan pot bunga kemudian setiap
pot bunga ada ditulis Dedicated to Pak
Aliok dkk. Kerena penutup selokan ini
disumbang oleh Permasis.Daripada selama
ini kita mendengar kritikan dari
masayarakat Singkawang mengatakan
organisasi tersebut belum ada aksi
kerja nyata yang bermanfaat untuk
masyarakat kita .Pohon dan bunga yang
ditanam diatas selokan ini diurus oleh
pasukan kuning.Kota Singkawang akan
bertambah indah dan bersih,masayarakat
akan memuji –muji Pak Aliok dan Pak Wako
kita.
-
Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Perlu
dipikirkan bentuk(model) TPS yang lebih
efisien,sehingga pengangkutan sampah
dapat berjalan lancar dan menghemat
waktu
.- Tempat pembuangan Akhir (TPA).Kemungkinan
ada peluang sebagian dari sampah dapat
diolah menjadi pupuk.
-Penyuluhan
kepada masyarakat dan sekolah tentang
betapa pentingnya kita menjaga
lingkungan hidup kita selalu
bersih.Dengan demikian kita mendidik(membudayakan)
masyarakat menghargai kebersihan.
Mudah-mudahan
masukan tersebut diatas sebagai bonus
dari CintaSingkawang.
Selamat,
kota
Singkawang!
|