Anugerah Adipura

12 Juni 2008
Komentar:

Keberhasilan Kota Singkawang meraih penghargaan Adipura untuk kota terbersih,merupakan sesuatu kebanggaan bagi masyarakat Singkawang.Reputasi ini tidak  luput dari peranan masyarakat Singkawang  yang memiliki satu komitmen untuk menjaga dan memelihara  kebersihan.Masalah kebersihan kota Singkawang bukan hanya tanggungjawab wako kita,Pak Hasan Karman saja.Kita sebagai warga yang baik dan bertanggungjawab, sudah merupakan kewajiban kita bersama menjaga lingkungan tempat kita hidup selalu bersih.

Diantara masayarakat yang berkumpul di Pasir Panjang  pada acara penyambutan kedatangan Adipura. Pak Awang Ishak,mantan wako Singkawang juga hadir. Pak Awang didampini oleh beberapa mantan bawahannya yang tetap setia terhadap Beliau. Salah satu dari mereka, Pak Amat. Veteran kepala  pasukan kuning ini berdiri disamping kanan Pak Awang.Sementara menanti kedatangan rombongan  pembawa Adipura  tiba, Pak Awang merenung dan dalam benaknya berkata “saya telah berusaha 5 tahun untuk mendapatkan Adipura.Tetapi saya gagal.Bagaimana  Pak Hasan Karman hanya dalam beberapa bulan menjabat wako sudah mendapat Adipura? Apakah dengan cara jujur dia mendapatkannya ? Tanpa memakai system melobi?”.Pak Amat  dapat membaca  ekspresi wajah mantan atasannya sedang dalam penggumulan. Pak Amat berbisik kepada Pak Awang ”Hanya Tuhan yang tahu ” sekedar  menghibur mantan atasannya.

Didepan masyarakat Singkawang,Pak Hasan Karman mengatakan”Anugerah Adipura diperoleh melalui proses tidak serta merta Singkawang menjadi kota yang bersih.” Menurut berita  dikoran  Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Awang Ishak telah meletakan konsep bagi terciptanya Singkawang menjadi kota bersih hingga mendapat Anugerah Adipura.Ini menandakan  Pak Hasan Karman  menyadari  dapat Adipura merupakan  hasil perjuangan dari  berbagai pihak.  Jika pernyataannya menghargai kontribusi Pak Awang itu keluar dari lubuk hati Pak Hasan Karman, pernyataannya tersebut sangat menyentuh perasaan orang,sikapnya lebih ramah. Sudah pantas mendapat pujian dari CintaSingkawang. Sikap gentlemen  seperti itu pantas menjadi teladan bagi kita.

Sementara kita mengagumi piala Adipura,perlu kita memikirkan sarana dan prasarana serta infrastruktur kebersihan kota Singkawang dimasa akan datang.Menjaga kebersihan kota Singkawang dimasa akan datang menjadi tantangan bagi kota Singkawang karena peningkatan standar  hidup  masyarakat dan bertambah populasi, volume sampah yang dihasilkan juga meningkat.

Untuk menghadapi masalah ini,ada beberapa hal perlu mendapat perhatian  seperti:

-Pasukan Kuning(pegawai kebersihan)

Kita tidak bisa menyangkal,tanpa pasukan kuning tidak mungkin kota Singkawang menjadi  kota bersih dan layak dihuni.Hasil kerja keras mereka pantas mendapat penghargaan dan bonus .Dengan gaji Rp 650 ribu perbulan,kesejahteraan mereka sangat memprihatinkan perlu mendapat perhatian dari Pemkot.Selain memberi jaminan seperti jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK), Jaminan kematian (JK) dan jaminan kecelakaan kerja (JKK).Pemkot harus menyediakan bonus berupa dana jaminan hari tua (JHT ,superannuation) .Memberi tambahan 5-9% bonus  dari gaji mereka dalam bentuk superannuation fund.Kelak mereka pensiun dapat menikmati bonus tersebut sebagai bentuk penghargaan dari Pemkot Singkawang.

-Sewer(selokan) harus ditutup.Sekarang kita dapat menemukan masih  banyak open sewer (selokan terbuka) dikota Singkawang.Kalau ini dibiarkan akan membahayakan kesehatan masayarakat,karena open sewer dapat menjadi sumber penyakit.Disamping itu akan keluar bau tidak sedap. Selokan yang terbuka yang ada dibelakang rumah penduduk(pasar) perlu ditutup kemudian diatasnya ditaruh pot bunga(penghijauan).Untuk melakukan proyek penutupan selokan ini Pemkot dapat kerjasama dengan swasta (sponsor) ,Permasis. Pemkot yang menyediakan pot bunga kemudian setiap pot bunga ada ditulis Dedicated to Pak Aliok dkk. Kerena penutup selokan ini disumbang oleh Permasis.Daripada selama ini kita mendengar kritikan dari masayarakat Singkawang mengatakan organisasi tersebut belum ada  aksi kerja nyata yang bermanfaat untuk masyarakat kita .Pohon dan bunga yang ditanam diatas selokan ini diurus oleh pasukan kuning.Kota Singkawang akan bertambah indah dan bersih,masayarakat akan memuji –muji Pak Aliok dan Pak Wako kita.

 - Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Perlu dipikirkan bentuk(model) TPS yang lebih efisien,sehingga pengangkutan sampah dapat berjalan lancar dan menghemat waktu

.- Tempat pembuangan Akhir (TPA).Kemungkinan ada peluang sebagian dari sampah dapat diolah menjadi pupuk.

 -Penyuluhan kepada masyarakat dan sekolah tentang betapa pentingnya kita menjaga lingkungan hidup kita selalu bersih.Dengan demikian kita mendidik(membudayakan)  masyarakat  menghargai kebersihan.

 Mudah-mudahan masukan tersebut diatas sebagai bonus dari CintaSingkawang.

Selamat, kota Singkawang!

CintaSingkawang,12Juni2008