|
Ada
dua peristiwa penting terjadi dalam awal
pekan ini di kota Singkawang.Yaitu;
Usaha untuk membakar Vihara Tri Dharma
Bumi Raya , di Jalan Sejahtera
Singkawang pada malam tanggal 11 Januari
2010.Dan kedua road show ketua
Front Pembela Islam(FPI), Habib Rizieq
Shihab ke Singkawang.
Kedua peristiwa
itu terjadi berselang
waktu tidak sampai 24 jam antara
peristiwa kebakaran dan road show
Habib.
Vihara Tri Dharma Bumi Raya
atau sebutan setempat Tai
Pak Kung(Toa Pekong).Tak seorangpun tahu
pasti pada tanggal dan tahun berapa
berdirinya tempat ibadah Vihara Tri
Dharma Bumi Raya Singkawang. Menurut
Komunitas Tionghoa Singkawang bahwa usia
tempat ibadah Toa Pekong seumur dengan
sejarah keberadaan komunitas Tionghoa
Singkawang yang
sudah berumur lebih dari dua
ratus tahun lamanya di
kota Singkawang.
Pada tahun 1933 kelenteng(bangunan) Tri
Dharma Bumi Raya Singkawang diperluas
dan dibangun baru. Namun pada tahun 1936
pernah terjadi kebakaran kemudian
kelenteng Tri Dharma Bumi Raya
direnovasi kembali.
Pada peristiwa
malam 11 Januari 2010, jam 20.34 WIB
hampir terjadi kebakaran besar jika
tidak cepat diketahui oleh
masyarakat. Api menyala,pintu
kelenteng Tri Dharma Bumi Raya terbakar.
Api dapat dipadamkan sebelum api
membesar dan di sekitar TKP ditemukan
bau bahan bakar minyak. Tersangka pelaku
yang melakukan pembakaran bernama Herli
David Raisidi ,usia 26 tahun, warga
Singkawang Tengah tertangkap oleh pihak
berwajib di Jl.Antasari. Pada saat
tulisan ini diturunkan pihak
kepolisian masih
menahan tersangka untuk
menyelidiki motif dari insiden ini.
Sebelum ada konfirmasi dari pihak
berwajib mengenai status jiwa/kesehatan
tersangka.
Kelenteng Tri
Dharma Bumi Raya Singkawang merupakan
salah satu dari bangunan bersejarah(
Heritage buildings), merupakan tempat
ibadah untuk warga di kota Singkawang. Tempat
ibadah bersejarah ini juga merupakan
salah satu asset yang sangat
penting bagi komunitas Tionghoa
Singkawang karena merupakan bagian dari
sejarah kehidupan dan
perjuangan hidup komunitas Tionghoa
Singkawang di
kota
ini. Sebagai “Heritage buildings” sudah
seharusnya masyarakat melindungi,
khususnya pemkot Singkawang harus
memberikan perhatian lebih banyak dalam
hal bagaimana menjaga dan mengamankan
tempat-tempat yang memiliki kepentingan
umum. Komunitas Tionghoa Singkawang
sangat kecewa dengan wako
kita Pak Hasan Karman yang dianggap
lalai melindungi
obyek kepentingan masyarakat Tionghoa
Singkawang. Padahal beliau sebagai warga
keturunan Tionghoa Singkawang sudah
seharusnya memahami akan hal ini.
Sejauh ini sudah
empat kali Kelenteng Tri Dharma Bumi
Raya Singkawang menjadi sasaran sabotase,
kita belum mendengar ada kebijakan
pemerintahnya mengatur
masalah Heritage buildings.
Kunjungan ketua
Front Pembela Islam(FPI), Habib Rizieq
Shihab ke kota Singkawang mendapat sambutan hangat.
Walaupun mayoritas penduduk
kota
Singkawang bukan beragama Islam tetapi
rombongan ketua Front Pembela Islam
mendapat sambutan meriah
dan gema zikir berkumandang mengelilingi
kota
Singkawang.Ini menandakan betapa besar
rasa toleransi dan hormat
masyarakat Singkawang terhadap perbedaan
agama. Tentu ini tidak banyak terjadi di
kota
lain kalau mayoritas penduduknya
beragama tertentu dapat memberi
toleransi dan kekebasan terhadap
penduduk minoritas
melakukan kegiatan mengelilingi
kota
mereka.
Kunjungan ketua
Front Pembela Islam dan rombongannya
pada tanggal 12 Januari 2010 bukan dalam
rangka kunjungan kerja, tetapi dalam
kegiatan MTQ.
Tetapi, kunjungan
ini kita mengharapkan bapak Habib Rizieq
Shihab mendapat banyak masukan dari
tokoh Islam yang ada di kota Singkawang bagaimana
cara untuk meningkatkan standar
kehidupan saudara kita, muslim. Musuh
kita yaitu “KEMISKINAN”, kemiskinan
inilah membuat kehidupan rakyat
menderita.Untuk memerangi kemiskinan
kita perlu modal(kapital) dengan hanya
mengandalkan iman masih belum
cukup.Salah satu cara yaitu memberi
modal kerja kepada mereka yang
membutuhkan supaya mereka dapat
mengembangkan usaha-usaha yang dapat
meningkatkan pendapatan. Kita
mengharapkan saudara muslim kita
khususnya di kota Singkawang mereka
diberi fasilifas lebih besar untuk akses
bank syariah.Kita berhadap ketua Front
Pembela Islam, bapak Habib Rizieq Shihab
mau memperjuangkan kepentingan warga
muslim di kota Singkawang yaitu
kemudahan mengakses
bank syariah dan lebih banyak
cabang bank syariah di kota
Singkawang.Inilah harapan warga!
|