Kebakaran Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang & Kunjungan ketua Front Pembela Islam ke Singkawang

13 Januari 2010
Komentar:

Ada dua peristiwa penting terjadi dalam awal pekan ini di kota Singkawang.Yaitu; Usaha untuk membakar Vihara Tri Dharma Bumi Raya , di Jalan Sejahtera Singkawang pada malam tanggal 11 Januari 2010.Dan kedua road show  ketua Front Pembela Islam(FPI), Habib Rizieq Shihab  ke Singkawang.

Kedua peristiwa itu terjadi  berselang waktu tidak sampai 24 jam antara  peristiwa kebakaran dan road show Habib. 

 

Vihara Tri Dharma Bumi Raya atau sebutan setempat  Tai Pak Kung(Toa Pekong).Tak seorangpun tahu pasti pada tanggal dan tahun berapa berdirinya tempat ibadah Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang. Menurut Komunitas Tionghoa Singkawang bahwa usia tempat ibadah Toa Pekong seumur dengan sejarah keberadaan komunitas Tionghoa Singkawang  yang  sudah berumur lebih dari dua ratus tahun lamanya di kota Singkawang. Pada tahun 1933 kelenteng(bangunan) Tri Dharma Bumi Raya Singkawang diperluas dan dibangun baru. Namun pada tahun 1936 pernah terjadi kebakaran kemudian  kelenteng Tri Dharma Bumi Raya direnovasi kembali. 

 

Pada peristiwa malam 11 Januari 2010, jam 20.34 WIB hampir terjadi kebakaran besar jika tidak cepat diketahui oleh  masyarakat. Api menyala,pintu kelenteng Tri Dharma Bumi Raya terbakar. Api dapat dipadamkan sebelum api membesar dan di sekitar TKP ditemukan bau bahan bakar minyak. Tersangka pelaku yang melakukan pembakaran bernama Herli David Raisidi ,usia 26 tahun, warga Singkawang Tengah tertangkap oleh pihak berwajib di Jl.Antasari. Pada saat tulisan ini diturunkan  pihak kepolisian  masih  menahan tersangka untuk menyelidiki motif dari insiden ini.  Sebelum ada konfirmasi dari pihak berwajib mengenai status jiwa/kesehatan tersangka. 

 

Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya Singkawang merupakan salah satu dari bangunan bersejarah( Heritage buildings), merupakan tempat ibadah untuk warga  di kota Singkawang. Tempat ibadah bersejarah ini juga  merupakan salah satu asset yang  sangat penting bagi komunitas Tionghoa Singkawang karena merupakan bagian dari sejarah kehidupan  dan perjuangan hidup komunitas Tionghoa Singkawang di kota ini. Sebagai “Heritage buildings” sudah seharusnya masyarakat melindungi, khususnya pemkot Singkawang harus memberikan perhatian lebih banyak dalam hal bagaimana menjaga dan mengamankan tempat-tempat yang memiliki kepentingan umum. Komunitas Tionghoa Singkawang sangat kecewa dengan  wako kita Pak Hasan Karman yang dianggap lalai  melindungi obyek kepentingan masyarakat Tionghoa Singkawang. Padahal beliau sebagai warga keturunan Tionghoa Singkawang sudah seharusnya memahami akan hal ini.

Sejauh ini sudah empat kali Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya Singkawang menjadi sasaran sabotase, kita belum mendengar ada kebijakan pemerintahnya mengatur  masalah Heritage buildings. 

 

Kunjungan ketua Front Pembela Islam(FPI), Habib Rizieq Shihab  ke kota Singkawang mendapat sambutan hangat. Walaupun mayoritas penduduk kota Singkawang bukan beragama Islam tetapi rombongan ketua Front Pembela Islam mendapat sambutan  meriah dan gema zikir berkumandang mengelilingi kota Singkawang.Ini menandakan betapa besar  rasa toleransi dan hormat masyarakat Singkawang terhadap perbedaan agama. Tentu ini tidak banyak terjadi di kota lain kalau mayoritas penduduknya beragama tertentu dapat memberi toleransi dan kekebasan terhadap penduduk  minoritas melakukan kegiatan mengelilingi kota mereka.

Kunjungan ketua Front Pembela Islam dan rombongannya pada tanggal 12 Januari 2010 bukan dalam rangka kunjungan kerja, tetapi dalam kegiatan MTQ. 

 

Tetapi, kunjungan ini kita mengharapkan bapak Habib Rizieq Shihab mendapat banyak masukan dari tokoh Islam yang ada di kota Singkawang bagaimana cara untuk meningkatkan standar kehidupan saudara kita, muslim. Musuh kita yaitu “KEMISKINAN”, kemiskinan inilah membuat kehidupan rakyat menderita.Untuk memerangi kemiskinan kita perlu modal(kapital) dengan hanya mengandalkan iman masih belum cukup.Salah satu cara yaitu memberi modal kerja kepada mereka yang membutuhkan supaya mereka dapat mengembangkan usaha-usaha yang dapat meningkatkan pendapatan. Kita mengharapkan saudara muslim kita khususnya di kota Singkawang mereka diberi fasilifas lebih besar untuk akses bank syariah.Kita berhadap ketua Front Pembela Islam, bapak Habib Rizieq Shihab mau memperjuangkan kepentingan warga muslim di kota Singkawang yaitu kemudahan  mengakses bank syariah dan lebih banyak  cabang bank syariah di kota Singkawang.Inilah harapan warga!  

 

CintaSingkawang,13 Januari 2010