|
Pada
tanggal ,26/07/2008 didesa Kaliasin (Jamthang)
sedang berlangsung acara perayaan hari
ulang tahun kelenteng Ti Ya . Acara yang
sangat penting dan bergengsi ini bagi
komunitas Jamthang dan sekitarnya.
Banyak tamu yang hadir,diantara pada
tamu kehormatan, mantan wali kota
Singkawang,Bapak Awang Ishak dan Bapak
Bong Wui Khong.
Kehadiran Bapak Awang dalam acara
tersebut,mendapat sambutan hangat dan
pujian masyarakat kelurahan Sedau khusus
komunitas kita di Jamthang. Walaupun
Beliau tidak menjabat walikota
Singkawang tetapi Beliau tetap hadir
dalam acara tersebut,ini menandakan
persahabatan Bapak Awang dengan
komunitas Jamthang. Beliau memahami dan
menghormati komunitas Jamthang. Sikap
Pak Awang ini pantas menjadi teladan
bagi kita semua juga bagi mereka
menjadi pejabat.Bukan hanya ada
kepentingan politik baru mau hadir dalam
acara yang perayaan yang diadakan oleh
masyarakat kita.
Salah satu tokoh masyarakat Jamthang
yang meminta Cinta merahasiakan
identitasnya, mengatakan” mereka sangat
kecewa ketidakhadiran Pak Hasan Karman
dan konco-konconya dalam acara ini. Yang
notabene sebagai pejabat dari komunitas
Tionghoa Singkawang seharusnya Beliau
memahami kebudayaan dan kebiasaan
komunitas kita”. “Padahal sebelum Beliau
terpilih menjadi wako hampir setiap hari
Beliau nongkrong di Jamthang”,dengan
penuh emosi dia mengatakan perasaan
hatinya. Tentu saja kita dapat menduga
pelajaran apa yang akan mereka berikan
kepada orang yang pernah mengecewakan
mereka.Sekedar bergurau Cinta menanyakan
kepada dia “kalau sekarang meminta dia
memilih antara Pak Awang dengan Pak
Hasan, siapakah yang akan dia dipilih?
Tanpa pamrih dia menjawab dengan penuh
keyakinan” Pak Awang dong”.
|