Konspirasi Tanah Koncoisme di Sagatani
07 Mei 2011
Komentar:

Sejak Pak HK  terpilih menjadi wako Singkawang ada  satu bidang bisnis paling spektakuler yang berkembang signifikan dan  cepat di kota Singkawang ;yakni “mafia tanah”.  Bisnis ini sudah menjadi rahasia umum. Para mafia tanah dengan berbagai cara berusaha untuk menguasai tanah- tanah milik rakyat jelata. Sesuai dengan permintaan para pembaca kami yang meminta CintaSingkawang menyajikan masalah ini lebih banyak. Maka melalui artikel ini kita akan mengupas lebih jauh bisnis mafia tanah ini.

 

Tidak ada salah jika seorang pejabat membeli lahan. Dengan harapan kelak mendapat keuntungan dari hasil penjualan sesuai dengan harga pasar pada keadaan normal; tanpa ada faktor tertentu yang digunakan untuk mempengaruhi keuntungan tersebut. Tetapi, jika pembelian tersebut dengan bermaksud mencari keuntungan dengan memakai pengaruh atau kekuasaan untuk menyebabkan faktor yang dapat meningkatkan keuntungan itu. Pemilikan seperti itu perlu dipertanyakan dan diuji kebenaran dari segi etika hukum, etika moral dan etika pemerintahan yang mengutamakan kepentingan publik daripada kepentingan individu. Sekedar contoh: pejabat mengambil kebijakan terhadap lokasi untuk pembangunan suatu proyek . Karena kepentingan pribadi(termasuk kepentingan keluarga, kepentingan kelompok atau praktek koncoisme ), menentukan lokasi yang dapat mendatangkan keuntungan bagi pihak mereka. Tentu saja pejabat akan menetukan lokasi yang dekat tanah milik mereka apalagi diatas tanah mereka. Dengan demikian tanah mereka akan mendapat harga jual yang tinggi; mendapat ganti rugi dengan harga tinggi. Katakan pembangunan Bandara Singkawang Spekatakuler kalau dipilih lokasi di kawasan Sagatani akan menguntungkan Pak HK dan konco-konconya. Padahal lokasi yang dipilih belum tentu memenuhi suatu persyaratan pembangunan proyek tersebut.  Maka itu  masyarakat Singkawang tidak heran jika Pak HK sedang  tidur sering” mengigau” membangun Bandara Singkawang. Dan membuat cerita Bandara Singkawang untuk koran untuk konsumsi murahan dikalangan para pengikutnya.  

Padahal yang dibutuhkan masyarakat Singkawang sangat mendesak sekarang yakni “pekerjaan” yang dapat meningkatkan standar kehidupan mereka. Terutama untuk mereka yang baru tamat sekolah menegah. Jangan lupa, anak anak muda kita memerlukan pekerjaan.

 

Dalam dunia perdagangan saham ada istilah Insider trading adalah sebutan bagi perdagangan saham atau sekuritas perusahaan oleh orang-orang dalam perusahaan tersebut. Bisa saja pembeli atau penjual  saham itu orang luar tetapi  mendapat informasi dari, "orang dalam" atau "tips" dari seorang teman atau keluarga tentang informasi non-publik cenderung memiliki pengaruh terhadap harga saham perusahaan tersebut. Kewajiban perusahaan secara hukum kepada pemegang saham yakni untuk menempatkan kepentingan pemegang saham sebelum kepentingan mereka sendiri, dalam hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan. Ketika orang dalam membeli atau menjual berdasarkan informasi perusahaan yang dimiliki, ia melanggar kewajibannya kepada pemegang saham. Karena tindakan  seperti itu akan merugikan pemegang saham, masyarakat. Banyak negara mengenakan  hukuman berat bagi mereka melakukan insider trading sebagai bentuk “penyalahgunaan” informasi atau kekuasaan perusahaan.

 

Kalau insider trading kita dijabarkan kedalam pembangunan Bandara Singkawang Spekatakuler dilokasi dikawasan Sagatani. Ada kemungkinan Pak HK melakukan “Insider trading”memberi informasi kepada pihak tertentu proyek  pemkot Singkawang.

 

Begitu juga menyangkut pembangunan lain. Pelabuhan antar pulau di Sedau. Bahkan ada permainan sengaja membodohkan masyarakat pemilik tanah yang tanahnya dipakai untuk membangun  proyek ini. Memakai Bonie sebagai pemilik tanah menghibahkan tanahnya  kepada pemkot Singkawang untuk pembangunan tersebut. “Show bodoh”ini untuk memancing  penduduk lain juga menghibahkan tanahnya dan lebih bodoh lagi jurus Dr.Sun Yat Sen dipakai yakni “Bui Fa Nyin co kon” ( Demi Pejabat Tionghoa) untuk mempengaruhi para pemilik tanah Tionghoa di sekitar lokasi tersebut. Ketika masyarakat mendesak Bonie; dia mengaku bahwa tanahnya sudah dibeli oleh Pak HK dan Pak HK menyuruh dia berakting demikian. CintaSingkawang menanyakan kepada pejabat di lingkungan pemkot tentang “ganti rugi”pada tanah  yang terkena proyek pembangunan. Menurut pejabat senior ini semua tanah yang dipakai pembangunan akan mendapat ganti rugi.

 

Menurut narasumber CintaSingkawang di BPN(Badan PertanahanNasional) Singkawang, sering mendapat pesan dari Pak HK meminta “look after  my friend” dalam pengurusan sertifikat tanah. Tentu titipan pesan ini sangat mengganggu kerja  BPN Singkawang. Untuk membuktikan konspirasi “tanah kawasan Sagatani” ini narasumber CintaSingkawang di BPN menyerahkan daftar 36 nama sebagai pemilik tanah di kawasan tersebut. Diantara 36 nama pemilik tanah itu tidak menutup kemungkinan  pemiliknya ada hubungan keluarga dengan Pak HK baik itu dari pihak Pak HK  sendiri ataupun dari pihak Ny HK( ibu Emma) dan konco-konco HK. Dikolom “keterangan” pada daftar tersebut  CintaSingkawang sudah  memberikan keterangan, CintaSingkawang mengharapkan pembaca kami lebih berperan aktif untuk mengisi bagian yang kosong itu, semakin banyak diisi semakain bertambah pengetahuan Anda; mengapa bukan masyarakat umum membutuhkan yang pembangunan Bandara Singkawang tetapi  hanya Pak HK dan Pak Sanjaya saja?

 

No Nama Luas Keterangan
1 Drg. Harkin Karman 1,8 Ha Saudara kandung Hasan Karman
2 Bong Nyit Ngo 1,8 Ha  
3 Tjhai Sau Hiung 1,8 Ha Keluarga Tjhai Chui Mie, Ketua DPRD
4 Lina Herlina 1,8 Ha  
5 Iwan, SA 1,8 Ha Orang Kepercayaan HK tinggal di Kalisain dalam
6 Kam Kit Bun 1,9 Ha  
7 Tjong Kim Djin 1,8 Ha  
8 Tjong Kit Phin 1,8 Ha  
9 Jhonni 1,7 Ha Anggota DPRD Singkawang
10 Sovia 1,8 Ha  
11 Liauw Tshu Moi 1,9 Ha  
12 Sun Tji Kim 1,9 Ha  
13 Eduward Fransiska 2,0 Ha  
14 So Fui Phin 1,9 Ha  
15 Florentina Paroy 3.0 Ha  
16 Sukariah 1,8 Ha  
17 Lukas 1,6 Ha  
18 F. Filicity Yossy 1,5 Ha  
19 Yohanes Anes 2,3 Ha  
20 Michael Yoga Anes 2,1 Ha  
21 Florentina Paroy 5,2 Ha  
22 Yulius Yoris 1,9 Ha  
23 Juliana Fransiska 1,8 Ha  
24 Liau Fa Khian 1,4 Ha  
25 Julwind Francisius 1,9 Ha  
26 Jie Lie Ciang 1,8 Ha  
27 Andos 2,2 Ha  
28 Tobing 2,0 Ha  
29 Aloysius Kilim 2,0 Ha Anggota DPRD Singkawang
30 Angelika 2,0 Ha  
31 Juyanto 2,6 Ha  
32 Tjhia Pit Ha 1,9 Ha  
33 Lim Hok Nen 2,0 Ha  
34 Tjhai Se Mui 1,9 Ha  
35 Tjhai Muliahaverry 1,9 Ha  
36 Chery 1,9 Ha  
CintaSingkawang,07 Mei 2011