Surat Pembaca-Jawaban

"PERWAKABTA"
13 Januari 2011

Komentar:
From: thim mung <thim.mung@gmail.com>
Subject: Perhimpunan Warga Kalimantan Barat
To: cintasingkawang@yahoo.com
Received: Monday, 10 January, 2011, 12:25 PM

 

Yth.
cintasingkawang
di tempat

Saya adalah salah 1 pembaca setia cintasingkawang,ada sedikit info dan pertanyaan,mungkin cinta bs menceritakan lebih jelas tentang ini...
1. saya membaca di harian Indopos 10 Januari 2011,HK datang bersama Christiandy Sanjaya dalam hut Perhimpunan Warga Kalimantan Barat Tangerang (PERWAKABTA) ke-2 di Hotel dan Restauran Istana Nelayan Jatiuwung Tangerang pada minggu 9 Januari 2011,apakah ini jg dalam rangka mencari dukungan dari masyarakat tionghoa perantau Kalbar?
2. Di Batam jg Perkumpulan Warga Kalimantan Barat (Perwakab),apakah organisasi ini sama?

thx atas perhatiannya
salam kenal
-thim's-

 

Jawaban dari CintaSingkawang:

 

Yth Pak Thim Mung yang bijak,

Bapak menaruh perhatian besar terhadap sepak terjang para “tokoh” komunitas Tionghoa Singbebas, terutama  terhadap mereka yang mempunyai kepentingan politik untuk mempertahankan karier mereka di bidang birokrasi. Perhatian dari Bapak itu, menandakan Bapak sangat konsen terhadap hal –hal yang terjadi disekitar kita. Sikap seperti itu merupakan ciri masyarakat yang menginginkan kemajuan.  selalu bersikap ASK (Analitik, Skeptik & Kritik) terhadap apa yang terjadi dalam lingkungan kehidupan kita.

Mungkin maksud Bapak berita di Indopos pada tertanggal  10 Januari 2011,yakni;  “ajak-etnis-tionghoa-melek-politik”. Menurut berita tersebut  Wakil Gubernur Kal Bar, Bapak Christiandy Sanjaya ( Bong Hon Sen ) menghimbau kepada komunitas Tionghoa KalBar  mencari karier di dunia politik, dengan istilah  bahasa sehari-hari “menjadi seorang pejabat”. Himbauan seperti itu tidaklah salah, kita tidak menyalahi himbauan seperti itu tetapi kita boleh berbeda persepsi dan pandangan dengan himbauan  Pak Sanjaya itu, apalagi mengikuti jejak Beliau.

Pak Thim, sebagai warga Negara Indonesia sudah merupakan kewajiban kita untuk turut serta dalam mengambil bagian dalam pembangunan nasional kita. Dalam berpartisipasi, tidak selalu melalui jalur birokrasi. Banyak hal dapat Bapak lakukan, misal kerja sosial untuk memajukan komunitas kita seperti penyuluhan kemasyarakatan. Karena para pejabat dari komunitas kita masih belum bisa dijadikan contoh yang baik untuk kita.

Mengenai Pak Christiandy Sanjaya dan Pak HK menghadiri HUT Perhimpunan Warga Kalimantan Barat Tangerang (PERWAKABTA) ke-2 di Hotel dan Restauran Istana Nelayan ,Jatiuwung Tangerang. Kehadiran mereka tidak menutup kemungkinan bermotif politik; bertujuan mencari dukungan dari masyarakat Tionghoa perantau Kalbar di Jabodetabek. Mengingat kedua pejabat tersebut memiliki hubungan kurang mesra dengan Permasis. Sudah sangat jelas Permasis akan mempertimbangkan memberi dukungan kepada mereka pada tahun 2012 nanti. Tanpa bantuan dan dukungan dari Permasis mereka perlu mencari dukungan dana dari tempat lain. Untuk itu harus dicari market baru supaya mendapat dana.

Antara Pak Christiandy Sanjaya dan Pak HK memainkan “survival games” berbeda supaya mereka bisa dipilih kembali pada tahun 2012 nanti. Posisi Pak Sanjaya sangat tergantung berapa besar “betting” dari orang yang ingin posisinya (wakil gubernur mendatang). Kalau ada orang yang bisa menyediakan dana lebih besar untuk kampanye pemilihan nanti apalagi pengaruh lobby di kalangan atas katakanlah OSO yang ingin menitipkan anaknya sebagai misal, sudah sangat jelas Pak Cornelius akan mempertimbangkan tawaran tersebut. Kalau ini terjadi, Pak Sanjaya tidak mungkin akan ikut bertanding lagi untuk mempertahankan “pekerjaannya” sebagai wakil gubernur Kalbar. Karena Pak Sanjaya tidak memiliki pengaruh di dalam komunitas Tionghoa KalBar, komunitas kita tidak merasa ada kontribusi dari Beliau untuk memajukan komunitas kita. Kenyataan di lapangan Pak Sanjaya tidak memiliki massa.Posisi seperti itu mudah disubstitusi.

Menurut beberapa kesaksian dari alumni SMAN3 Pontianak ketika masa kampanye yang lalu  hp Pak Sanjaya mudah dihubungi supaya sumbangan bisa masuk, sesudah Beliau terpilih sebagai wakil gubernur  hpnya dimatikan, padahal mereka bel ke hp tersebut  hanya ingin mengucapkan selamat. Menurut pendapat Pak Aming di Season City yang juga alumni SMAN 3 Pontianak mengatakan ;”politisi seperti itu hanya kita dukung satu kali saja” dengan nada  suara sangat kesal.

Sementara komentar A Syin partner bulutangkis Pak Sanjaya sebelum menjadi Wakil Gubernur hanya geleng-geleng kepala menjawab apa sih kontribusi Pak Sanjaya kepada masyarakat Kalbar?


Sedang  survival games to play oleh Pak HK sangat jelas arah tujuannya.Siapa lawan dan siapa kawan sudah sangat jelas posisinya. Hubungan antara Pak HK dengan Permasis semakin runcing, merangsang pihak Permasis menurunkan kudanya untuk bertanding dengan Pak HK. Untuk menghadapi kemungkinan ini tentu saja Pak HK  perlu mempersiapkan dana dan energy  lebih banyak. Mencari dana dari Jakarta sudah semakin sulit bagi pak HK  karena medan Jakarta sudah dikuasai oleh pihak lawannya.

Mengenai pertanyaan bapak butir nomor dua, Cinta beri ilustrasi kepada Bapak. Jika Bapak memancing ikan di sungai Supaya Bapak memiliki peluang mendapat ikan  apa yang harus Bapak lakukan? Cara yang paling mudah  yaitu memasang pancingan yang lebih banyak sepanjang sungai. Karena semakin banyak pancingan dipasang semakin besar peluang untuk mendapakant ikan. Begitu juga bagi mereka mencari dana umtuk mempertahankan pekerjaannya, semakin banyak tempat yang ada PERWAKABTA semakin banyak peluang.

Terima kasih untuk email Bapak. Jangan lupa selalu membaca Cintasingkawang.

Salam kompak selalu,

Cintasingkawang

Tanggapan Panitia HUT 2 PERWAKABTA

CintaSingkawang, 13 Januari 2011