|
Diantara kita semua pasti sudah
tahu untuk mengadakan pesta mewah
memerlukan biaya besar. Tanpa tersedia
dana memadai tidak mungkin kita dapat
mengadakan pesta SPEKTAKULER .
Begitu pula jika merayakan event
Cap Go Meh(CGM) kesayangan Pak Aliok
dan pak Wako kita,Bpk Hasan Karman
merupakan pesta SPEKTAKULER,bagi mereka
berdua bersama konco-konconya seperti
Bong Li Thiam Cs. Untuk pesta kesenangan
mereka ini, perlu dana miliaran
rupiah. Siapa yang akan membayar bill
ini untuk segelintir elit Singkawang
agar dapat menikmati kesenangan mereka?
Menurut Proposal CGM 2010 perlu
dana 6 miliar rupiah untuk menyukseskan
perayaan CGM tahun ini. Karena ada
sekitar 300.000 turis yang akan datang
untuk meyaksikan pesta Spektakuler ini,
tentu saja ini menurut perkiraan atau
prediksi dari pihak panitia menurut
proposal yang diajukan ke sejumlah
konglomerat papan atas Indonesia.
Jumlah turis berkunjung yang
diperkirakan oleh pihak panitia CGM
adalah angka terlalu fantastik tanpa
memakai logika yang dapat diterima oleh
orang biasa. Jumlah penduduk
kota
Singkawang adalah sekitar 200 ribu jiwa
jika ditambah dengan turis 300ribu jiwa,
apakah
kota
Singkawang sanggup menampung mereka?
Turis yang ingin menyaksikan acara CGM
mau tidur di mana? Di halaman kantor
wako? Atau di villa Pak Aliok di Sin
Nam? Atau turis model pengembira sepak
bola ala Bonek? Banyak pertanyaan yang
menjadi bahan olok-olokan khas
Singkawang,setelah membaca Proposal Pak
Aliok yang kemudian diklaim oleh para
Aliokisme dan para kalibers sebagai
yang paling SPEKTAKULER sepanjang
sejarah CGM itu diadakan.
Ada
satu hal sudah pasti, pihak Panitia
tidak sanggup mengumpulkan dana sebesar
6 miliar rupiah untuk biaya pesta sesaat
demi kesenangan segelintir elit
Singkawang yang terkenal sangat suka
SPEKTAKULER ini sejak Wako Singkawang
dijabat oleh Pak Hasan Karman .
Ketika proposal ini beredar
sebagian besar masyarakat tidak yakin
terhadap pihak panitia akan berhasil
menggalang dana sebesar itu. Karena
ketua panitia CGM 2010, Pak Aliok telah
kehilangan “magic power”nya, tidak
seperti dulu ketika masih menjabat ketua
Permasis bak pahlawan Singkawang menang
perang ketika dulu masih menjabat
sebagai ketua Permasis. Memanggil angin,
angin pun datang.”Memanggil hujan,hujan
pun datang. Memanggil duit, banyak orang
siap mengosongkan koceknya “ sekalipun
harus melalui pinjaman dokrin demi Bui Sa Fui
nya Dr.Sun Yat Sen yang sudah
ketinggalan zaman.Sayangnya Pak Aliok
belajar dari buku kuno yang tidak sesuai
dengan sikon sekarang.
Karena memerlukan dana yang sangat
mendesak untuk memenuhi pesta
kesayangan sebagian orang Singkawang
yang sangat ultraprimitif yang masih
mengagungkan CGM kalau tidak mau disebut
panik , akhirnya pihak panitia
menerbitkan Obligasi(surat
pernyataan utang).Obligasi
yang diterbitkan oleh pihak panitia
sangat sederhana, mudah dipahami.
Obligasi yang berprinsip “Lo Fu Cia Cu”(harimau
pinjam babi). Pak Aliok meminta 6
pengusaha menalangin masing-masing
100juta untuk Panitia CGM yang akan
dibayar kembali dari hasil lelang.Nah,
hasil lelang? jika lelangnya gagal ?
Bagaimana nasib obligasi tersebut? Coba
kita bertanya pada “rumput yang
bergoyang” ho…ho…..ho…Oh Cut Oh
ho !!!
Sedang Pak Wako kita, Pak
Hasan Karman juga sangat asyik menyambut
CGM dengan SKnya. Nama-nama personil
yang tercantum di dalam SK tersebut
tanpa meminta permisi/izin kepada orang
yang bersangkutan..Cinta sangat percaya
Pak wako kita dalam beberapa hari
mendatang akan menerima kebanjiran
suara protes dari mereka.
Cinta merasa iba saja dan
kasihan kepada pihak panitia yang harus
mengemis-ngemis kepada cukong-cukong
untuk mendapat dukungan dana. Kata
pepatah banyak jalan menuju ke Roma,
banyak cara untuk menggalang dana. Cinta
akan memberikan sebuah tips kepada pak
Aliok jika jumlah turis sebanyak seperti
perkiraan pihak panitia(300ribu). Cinta
hanya bisa menyarankan Panitia membentuk
Pintu Masuk ke Singkawang di kawasan
pasir panjang seperti Ancol tarif masuk
ke Singkawang untuk menjadi pengembira
CGM jika ditetapkan sebesar Rp 10.000/turis
maka income panitia adalah
Rp.3.000.000.000,- 3 M bung! nah
ini baru SPEKTAKULER.
Bagi para turis itu only a dollar,
cheap..cheap show !
SPEKTAKULER….SPEKTAKULER …….busyet!!!
|