|
Kota Singkawang saat
ini sedang dilanda banjir .Masyarakat
Singkawang merasa heran dan
bertanya-tanya mengenai bencana banjir
yang menimpa mereka.Karena banjir kali
ini sangat berbeda dibandingkan banjir
terdahulu yang pernah melanda
kota
ini Kombinasi antara curah hujan tinggi
dengan air pasang laut yang tinggi,bulan
purnama.Ketiga faktor ini yang
menyebabkan banjir.
Team CintaSingkawang
mencoba menelusuri opini masyarakat
tentang fenomena alam yang terjadi di
Singkawang ,sebagian dari masyarakat
percaya bahwa kota Singkawang dilanda
banjir karena
karma.Pembangunan patung naga di
persimpangan Jalan Kempol Mahmud – Jalan
Niaga yang bukan tempatnya.Menurut
seorang suhu naga yang telah
berkecimpung di dunianya selama puluhan
tahun ,meminta Cinta jangan mencantumkan
identitasnya mengatakan”naga adalah
makluk yang sakral.Mana boleh membangun
naga sembarangan di jalan,bukan tempat
yang terhormat.Akibatnya kita mendapat
bencana banjir sebagai karma atas
kecerobohan kita.”
Ada juga masyarakat
menghubungkan bencana banjir ini
sebagai petanda tidak baik akan terjadi
sesuatu di kota Singkawang, mengingat
bulan ini adalah bulan perayaan
peringatan satu tahun terpilihnya
pemerintah Bapak Hasan Karman.Yang
jelas,pasca banjir merupakan masa yang
sangat mencemaskan masyarakat karena
berbagai macam penyakit akan menyerang
kesehatan masyarakat.
Kita belum mendapat
kepastian dari Pemkot
Singkawang mengenai pembangunan patung
naga tersebut,apakah dilanjutkan atau
dibongkar.Apapun keputusan nanti yang
diambil oleh Pak wako kita .Sudah pasti
Pak Hasan Karman akan dinilai oleh
komunitas Tionghoa Singkawang,apakah
keputusan yang Beliau ambil itu”demi
komunitas(umum) atau demi kepentingan
politik sendiri sesaat”.Kita menunggu
saja.
|