Permasis memilih Acara  Peh Cun atau MTQ XXII?

11 Mei 2008

Komentar:

Menurut Buletin Permasis yang beredar di Pasar Tanah Abang-Jakarta,ketua organisasi Perkumpulan Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya telah membatalkan rencana acara perayaan Peh Cun tahun ini,yang direncanakan akan dilakukan di Sambas.Menurut pernyataan Bapak Lio Kurniawan itu didalam buletin Permasis,Permasis  memprioritaskan acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII di Singkawang.

Buletin Permasis adalah bacaan kesayangan komunitas Singbebas di tanah Abang, ketika dagangan mereka sedang sepi tidak dikunjungi oleh pembeli.Pemilik toko lebih suka membaca Buletin Permasis daripada Buletin Bisnis.Perbedaan kedua Buletin itu sangat jelas bagi mereka,Buletin Bisnis dengan sajian grafik dan angka untuk melukiskan nilai index saham nasional(IHSG) atau internasional,perlu pengetahuan untuk memahami informasi disampaikan Buletin tersebut. Buletin Permasis,lebih mudah dipahami oleh mereka karena  memuat cerita nostalgia,tidak perlu memakai energy banyak untuk memahami informasi seperti itu. Buletin Permasis ini khusus dirancang untuk dibaca oleh mereka yang berjiwa pedagang,karena pada pedagang harus memiliki visi kedepan.Mereka ini kekurangan pengetahuan masa lampau(nostalgia),kekurangan ini diisi oleh Buletin Permasis.

Jika kita berada dalam posisi untuk memilih salah satu dari dua pilihan.Untuk mengambil keputusan dalam situasi seperti itu,kita akan memilih pilihan yang menurut kita menguntungkan.Atau dengan pengertian, pilihan ini terbaik dan menguntungkan daripada pilihan lain.Kita sudah dapat memastikan Bapak Lio Kurniawan akan memakai prinsip sama dalam menentukan pilihan antara acara Peh Cun dan MTQ XXII.Beliau pasti akan memilih hal yang terbaik untuk organisasinya.Walaupun perbedaan sifat kedua event itu sangat berbeda,Peh Cun berorientasi Budaya sedangkan  MTQ bersifat keagamaan.

Beliau menghimbau kepada anggota Perkumpulan Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya di perantauan untuk turut mendukung dan sukseskan MTQ XXII.Tentu saja himbauan ini tidak berlaku bagi mereka non anggota Permasis,karena Permasis ini tidak mewakili seluruh masyarakat Singkawang diperantauan karena organisasi ini tidak mewakili mereka yang hidup di perantauan.

 Ada 2 rencana yang akan dilakukan Permasis sebagai bentuk mendukung MTQ XXII di Singkawang yaitu:-Menyediakan beasiswa untuk para Qari’ dan Qari’ah menjadi  juara.

- Hasil penjualan dari Warung Permasis akan disumbangkan untuk renovasi Mesjid Raya Singkawang.

Menurut Cinta kedua rencana sangat baik,lebih baik lagi jika ini juga berlaku untuk acara perayaan Cap Go Meh. Yaitu memberikan beasiswa kepada anak-anak dari komunitas Tatung atau merenovasi klenteng-klenteng para Tatung.

Tanpa dihimbau oleh siapapun, masyarakat Singkawang akan mendukung dan sukseskan MTQ XXII karena bagi masyarakat Singkawang menikmati merdunya alunan suara Qari’ dan Qari’ah dan Hafidz dan Hafidzah melantunkan ayat-ayat Alquran  akan mendapatkan pahala.Bagi masyarakat Singkawang  yang non Muslim juga akan mendapat pahala jika mendengar ayat-ayat Alquran. Namanya pahala, siapa yang tidak mau?

Selamat MTQ XXII di Singkawang.

 

CintaSingkawang,11 Mei 2008