|
Komentar:
Menurut
Buletin Permasis yang beredar di Pasar
Tanah Abang-Jakarta,ketua organisasi
Perkumpulan Masyarakat Singkawang dan
Sekitarnya telah membatalkan rencana
acara perayaan Peh Cun tahun ini,yang
direncanakan akan dilakukan di
Sambas.Menurut pernyataan Bapak Lio
Kurniawan itu didalam buletin
Permasis,Permasis memprioritaskan
acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
XXII di Singkawang.
Buletin
Permasis adalah bacaan kesayangan
komunitas Singbebas di tanah Abang,
ketika dagangan mereka sedang sepi tidak
dikunjungi oleh pembeli.Pemilik toko
lebih suka membaca Buletin Permasis
daripada Buletin Bisnis.Perbedaan kedua
Buletin itu sangat jelas bagi
mereka,Buletin Bisnis dengan sajian
grafik dan angka untuk melukiskan nilai
index saham nasional(IHSG) atau
internasional,perlu pengetahuan untuk
memahami informasi disampaikan Buletin
tersebut. Buletin Permasis,lebih mudah
dipahami oleh mereka karena memuat
cerita nostalgia,tidak perlu memakai
energy banyak untuk memahami informasi
seperti itu. Buletin Permasis ini khusus
dirancang untuk dibaca oleh mereka yang
berjiwa pedagang,karena pada pedagang
harus memiliki visi kedepan.Mereka ini
kekurangan pengetahuan masa lampau(nostalgia),kekurangan
ini diisi oleh Buletin Permasis.
Jika kita
berada dalam posisi untuk memilih salah
satu dari dua pilihan.Untuk mengambil
keputusan dalam situasi seperti itu,kita
akan memilih pilihan yang menurut kita
menguntungkan.Atau dengan pengertian,
pilihan ini terbaik dan menguntungkan
daripada pilihan lain.Kita sudah dapat
memastikan Bapak Lio Kurniawan akan
memakai prinsip sama dalam menentukan
pilihan antara acara Peh Cun dan MTQ
XXII.Beliau pasti akan memilih hal yang
terbaik untuk organisasinya.Walaupun
perbedaan sifat kedua event itu sangat
berbeda,Peh Cun berorientasi Budaya
sedangkan MTQ bersifat keagamaan.
Beliau
menghimbau kepada anggota Perkumpulan
Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya di
perantauan untuk turut mendukung dan
sukseskan MTQ XXII.Tentu saja himbauan
ini tidak berlaku bagi mereka non
anggota Permasis,karena Permasis ini
tidak mewakili seluruh masyarakat
Singkawang diperantauan karena
organisasi ini tidak mewakili mereka
yang hidup di perantauan.
Ada 2
rencana yang akan dilakukan Permasis
sebagai bentuk mendukung MTQ XXII di
Singkawang yaitu:-Menyediakan beasiswa
untuk para Qari’ dan Qari’ah menjadi
juara.
- Hasil
penjualan dari Warung Permasis akan
disumbangkan untuk renovasi Mesjid Raya
Singkawang.
Menurut Cinta
kedua rencana sangat baik,lebih baik
lagi jika ini juga berlaku untuk acara
perayaan Cap Go Meh. Yaitu memberikan
beasiswa kepada anak-anak dari komunitas
Tatung atau merenovasi klenteng-klenteng
para Tatung.
Tanpa
dihimbau oleh siapapun, masyarakat
Singkawang akan mendukung dan sukseskan
MTQ XXII karena bagi masyarakat
Singkawang menikmati merdunya alunan
suara Qari’ dan Qari’ah dan Hafidz dan
Hafidzah melantunkan ayat-ayat Alquran
akan mendapatkan pahala.Bagi masyarakat
Singkawang yang non Muslim juga
akan mendapat pahala jika mendengar
ayat-ayat Alquran. Namanya pahala, siapa
yang tidak mau?
Selamat MTQ
XXII di Singkawang.
|