Keretakan

      “Disharmonisasi antara Wako Singkawang Hasan Karman dan Wawako Edy Yacoub”


23 September 2010
Komentar:
Keretakan pada tembok sebuah bangunan akan mempengaruhi daya tahan  bangunan terhadap goncangan gempa bumi ataupun topan. Gedung yang retak mudah roboh apabila diserang gempa atau topan.

Bagaimana dengan keretakan persahabatan? Sangat tergantung persahabatan yang dibangun berdasarkan apa ? Apabila persahabatan yang dibina hanya berdasarkan kepentingan politik, sudah sangat jelas persahabatan semacam itu sulit bertahan lama karena kepentingan politik selalu berubah. Faktor penyebab keretakan itu sering merupakan hal sulit diperbaiki seperti kepercayaan, kecurigaan, ketidakjujuran, ketidakadilan. Sekedar contoh persahabatan kepentingan politik antara Pak Hasan Karman dengan Pak Edy Yacoub.

Sebelum Pak Hasan Karman mencalonkan diri sebagai kandidat wako Singkawang pada tahun 2007 Beliau tidak  mengenal Pak Edy . Dengan pengertian mereka tidak saling mengenal sebelum tahun 2006, menurut Budiman di Jakarta yang kini sedang stres berat  setelah ditinggalkan kelompok HK dan istri simpanannya itu, dialah yang mengawinkan pasangan kandidat wako ini pada waktu itu.    

Ketidakharmonisan antara Pak HK dengan Pak Edy  sudah semakin jelas bagi masyarakat Singkawang. Pak Edy sudah kesal memerima SMS-SMS dari  Pak HK yang bernada “memerintah” untuk mewakili Pak HK melakukan kewajiban Pak HK. Seperti: tugaskan membaca pidato Pak HK di rapat Paripurna DPRD kota Singkawang, pada tanggal 22 september 2010. Seharusnya Pak HK sebagai wako Singkawang memberi jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap 4 raperda dan pertanggungjawaban penggunaan APBD 2009 di gedung Dewan kota Singkawang. Dimata masyarakat Singkawang Pak Edy diperlakukan oleh Pak HK sebagai juru baca pidato saja.Sudah lebih dari 2 tahun Pak Edy tidak pernah diikutsertakan dalam mengambil keputusan ataupun menentukan kebijakan pemerintah. Mereka berdua tidak pernah berdiskusi bersama, hanya melalui SMS saja. 

Jika persahabatan seperti itu terus dipertahankan, Pak Edy lebih banyak menerima kerugian daripada keuntungan. Dalam hal segi politik ataupun komitmen sebagai pengabdi kepada masyarakat Singkawang karena Pak Edy Yacoub hanya berperan sebagai ‘pelengkap penderita’. Dari segi politik, pendukung Pak Edy akan menarik diri dari dukungannya karena dianggap pemimpin lemah, tidak memperjuangkan kepentingan pendukungnya. Tanpa dukungan politik berarti karier Pak Edy dibidang  birokrasi mentok di posisi sebagai orang nomor dua di kota Singkawang. Ada argument sedang beredar di tengah para pendukung Pak Edy ;” Mengapa Pak Edy  harus menjadi orang nomor dua kalau ada kans menjadi orang nomor satu?”.

Pada saat tulisan ini sedang ditulis,sumber-sumber resmi CintaSingkawang di dalam kubu HK; mereka sedang membahas strategi menghadapi pak Edy Yacoub tentang  mengenai betonisasi dan re-aspal kembali jalan bermasalah di Singkawang,yang ditantang keras oleh Pak Edy.  Alasan penentangan Pak Edy dalam hal ini, Beliau tidak ingin uang negara dihamburkan  kedalam proyek (betonisasi) yang tidak jelas kemamfaatannya, dan tidak ingin terlibat usaha mengelabui  masyarakat Singkawang tentang ‘pembangunan semu’.

 

CintaSingkawang, 23 September 2010