Cara Orang Singkawang memperingati Hari Kemerdekaan

  21 Agustus 2010
Komentar:

Bagi masyarakat Indonesia sudah biasa merayakan hari Kemerdekaan Kita. Karena setiap tahun kita merayakan acara tersebut.Tetapi perayaan Hari Kemerdekaan kita tahun ini sangat istimewa bagi masayarakat Singkawang.

Pertama, menurut pidato kenegaraan Bapak Presiden SBY tentang program pembangunan nasional. Akan dibangun 14 bandara udara baru. Sayangnya bandara Singkawang yang disebut bandara Spektakuler tidak masuk dalam list 14 bandara yang akan dibangun. Dengan pengertian selama Pak HK menjabat Wako Singkawang tidak ada Bandara.di Singkawang “Ini menandakan ketidakmampuan Pak HK melobi pemerintah pusat, bukan karena kota Singkawang tidak pantas memiliki Bandara” menurut pendapat Pak Awang. “Akibat ketidakmampuan itu membuat kota Singkawang mengalami kemunduran” tambah Pak Awang.

Sementara Pak HK sedang kesal kehilangan kesempatan membagun Bandara Singkawang. Pak Edy malah sangat menikmati saat yang indah di Istana Negara. Pak Edy mendapat undangan Bapak Presiden untuk menghadiri acara peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tahun ini.

Sebagian masyarakat Singkawang merasa aneh perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dimana Walikota Singkawang Pak HK yang memiliki kebiasaan naik mobil jeep terbuka keliling kota bersama wakilnya.Tetapi tahun ini tidak tampak lagi,ada yang berpendapat hubungan dengan wakilnya sedang tidak harmonis, sementara itu ada yang berpendapat Pak HK sedang khawatir serangan tiba-tiba dari lawan-lawan politiknya alias takut kena lemparan batu. Ada obrolan di warung kopi Pak HK takut flu sebagai akibat jalan-jalan di Singkawang yang bermasalah akibat pembagunan spektakulernya .    

Sementara di sekolah yayasan Barito Singkawang diadakan acara perayaan 17 Agustus. Acara ini disponsori Bapak Bong Choi Luk (Permasis). Acara yang sangat istimewa ini oleh pihak panitia acara itu tidak mengundang Pak HK. Karena acara ini dihadiri oleh beberapa pengurus Permasis yang tidak ingin ketemu dengan Pak HK, salah satu dari mereka yaitu Pak Alex. Pak Alex merasa alergi jika dia harus ketemu dengan Pak HK seolah-olah ketemu pemimpin Khmer Merah Pol Pot. Demi privacy Pak Alex maka pihak panitia memutuskan tidak mengundang Pak HK supaya tidak menambah rasa alergi Pak Alex.

 

CintaSingkawang, 21 Agustus 2010