Menjawab Pertanyaan Pembaca

08Oktober2012

Komentar:

 

Yth pembaca CintaSingkawang,

Sejak pasca pilkada Singkawang 2012 CintaSingkawang telah menerima surat dari pembaca dalam jumlah volume besar. Adapun isi dari surat tersebut terdiri atas berbagai nada, ada yang ingin meminta informasi, memaki  Pak Nusantio Setiadi , ada mengancam kebebasan berbicara seperti  website CintaSingkawang. Bukan cuma itu, bahkan ada mengajak CintaSingkawang mengadu otot. Namun semua itu mencerminkan sisi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki komunitas Tionghoa Singkawang. Sebagai manusia yang berbudaya, sudah seharusnya kita membiasakan mempergunakan kata kata yang pantas dalam menyampaikan pendapat atau pandangan . Kebiasaan ini harus dikembangkan didalam lingkungan keluarga,di tempat kerja, dan ditempat pergaulan bermasyarakat. Sehingga komunitas Tionghoa Singkawang mendapat pujian bahwa kita  memiliki “standard tinggi” dalam hal sopan santun.

CintaSingkawang akan menjawab beberapa pertanyaan dari pembaca kita dibawah ini:

 

Bapak Ardy Pranata, mempertanyakan masalah kartu pemilihan umum.Seperti masyarakat kita masih banyak kurang memahami memakanisme pemilihan umum. Pada prinsipnya kalau ada warga tidak terdaftar bukan berarti KPU yang harus dipersalahkan. KPU mendapat data tentang kependudukan dari pemerintah(daerah atau kota), kalau ada warga yang datanya tidak disuplai oleh pemerintah kepada KPU bagaimana KPU dapat memberi kartu pemilihan kepada mereka. Umpamanya seperti begini Pak Ardy: Pemerintah kota Singkawang diumpamakan sebagai agent penjual tiket pesawat, sedangkan maskapai penerbangan sebagai KPU. Bapak membeli tiket pesawat pada agent. Agent penjual tiket berkomunikasi langsung dengan maskapai penerbangan. Kalau Bapak tidak mendapat tiket jangan bertanya kepada markapai penerbangan, seharusnya bertanya kepada agent. Kemudian agent bertanya kepada maskapai penerbangan mengapa Bapak tidak diberi tiket. Kecuali kalau terjadi: Bapak memiliki tiket pesawat tetapi masuk kedalam pesawat Bapak tidak mendapat tempat duduk, Bapak berhak memuntut pertanggungjawaban masakapai penerbangan atas kelalaian mereka.

 

Dinegara kita tidak diwajibkan setiap warganegara harus ikut pemilu(memberi suara). Ada negara tertentu mewajibkan warganegara mereka harus ikut pemilu bagi mereka tidak ikut pemilu akan dikenakan sanksi(denda). Badan penyelenggara pemilu mereka sangat teliti menata data para pemilu. Sebagai warganegara yang baik, Bapak berkewajiban mencek apakah  diri Bapak terdaftar di DPT(daftar pemilih tetap). Lapor kepada petugas jika nama Bapak ttidak tercantum, petugas akan mengkoreksi data bapak sebelum diumumkan DPT. Siapatahu suara Bapak mementukan kandidat tertentu sebagai pemenang.

 

Bapak Galih Suasana, dalam email Bapak mengakui Bapak berpandangan netral terhadap isu politik di kota Singkawang, tanpa memihak kepada mereka yang ingin berkuasa. Sebuah pengakuan belum tentu dapat menyakinkan orang, namun CintaSingkawang menghargai pilihan Bapak, merupakan pilihan terbaik untuk diri Bapak.

CintaSingkawang salut dengan  usaha Bapak untuk memajukan kota Singkawang melalui pendidikan. Bapak telah membangun sekolah (SD dan SMP) untuk mereka yang membutuhkan pendidikan. Mudah mudahan Bapak juga mendirikan sekolah Tinggi sebagai sekolah Tinggi saingan sekolah Pak Aliok. Ada persaingan baru ada peningkatan mutu, sehingga menghasilkan produk bermutu . Usaha Bapak sangat positif.

 

Bapak Richard Yang, isi email bapak sangat berbeda dengan email pembaca lain. Penuh dengan nada mengancam, memaksa kemauan, kekuatiran tidak perlu( bukan pada tempatnya). Sesudah CintaSingkawang membaca email tersebut, menjadi kekuatiran Cintasingkawang akan kesehatan Bapak, mungkin Bapak dalam kondisi kesehatan yang tidak sehat sesudah pasca kekalahan  Pak HK pada pilkada Singkawang 2012. Jadi, kondisi kesehatan mempengaruhi emosi Bapak dalam menulis email kepada Cintasingkawang. Ancaman Bapak kepada Cintasingkawang perlu ditanggapi serius; ingin melapor CintaSingkawang  ke Cyber crime Polda metro jaya. Itu hak Bapak, website CintaSingkawang adalah website yang mendukung kebebasan bersuara, mewakili masyarakat Singkawang yang mereka tidak sanggup mengeluarkan suaranya, menyuarakan suara masyarakat Singkawang khususnya suara komunitas Tionghoa Singkawang. Sebagai website mendukung kebebasan mengeluarkan pendapat sudah jelas akan selalu berhadapan orang orang seperti Bapak. Yang selalu memaksa kemauan, ingin menguasai kota Singkawang dalam genggaman tangan Bapak.

 

Sedikitpun Bapak tidak  menghargai perbedaan. Maki, menuduh Pak Nusantio Setiadi  sebagai penyebab kekalahan Pak HK dalam pilkada. Sebagai warganegara Pak Nusantio Setiadi memiliki hak untuk dipilih dan memilih. Kekalahan Pak HK menunjukkan ketidakpengalamanan dia menyusun strategi politik. Seandainya dia melepaskan perahu Demokrat kepada pihak lain; misal kepada  Pak Adi Karsidi, komposisi perbandingan etnis kandidat berbeda. Dengan mudah dia terpilih kembali.

 

Dalam sejarah Singbebas, sudah  dua kali terjadi pihak militer menggeledah rumah warga dari rumah ke rumah. Pertama pada tahun 1964, pada masa konfrontasi terhadap Malaysia, tentara menggeladak rumah warga untuk mencari sesuatu ada kaitan dengan Malaysia. Bagi warga yang memiliki barang buatan Malaysia(ringgit, makanan, roti, obat dll) sebelum rumahnya digeledah mereka  membuang barang barang tersebut ke tepi jalan,sungai, sawah. Bagi warga menyimpan barang barang yang ada hubungan Malaysia akan ditangkap dan ditahan. Begitu juga pada tahun 1965 sesudah peristiwa G30S/PKI. Masyarakat panik mendengar ada penggeledahan dari rumah ke rumah,  orang membuang buku mandarin, bendera RRT dll.

 

Pembuangan artibut NS di jalanan dilakukan dengan memakai modus yang sama; menakuti warga bahwa siapa memiliki artibut yang berbau NS akan ditangkap oleh pihak berwajib. Para provokator yang mendatangi rumah warga memberitahukan bahwa ada pihak sudah ditangkap oleh pihak berwajib karena memiliki artibut NS. Pada provokator menyarankan kepada warga barang ada artibut NS sebaiknya dibuang dijalanan. Jadi, warga ramai ramai melakukan pembuangan artibut NS. Ini bukan berarti warga murni membenci NS, tetapi mereka melakukan pembuangan karena mendapat provokasi dari orang suruhan kubu HK.

Didaerah Singkawang Selatan, setiap kampung kubu HK memperkerjakan beberapa provokator. Di Kopisan:Sakai Sang, di Sakkok:Abun, Ni Tang, Sun Cau.  Di Saliung: Loy Ku, Nam Hin Cen, Chau pan kong Cen, Bo peng Ngok, Liau Liat Syin, Liau Liat Sang(kelaurga Cin khun), A iong, Se Khiong. Di KaliAsin(Jamthang): Nga naga,Syin Fut. Di daerah Lacibuk(kaliasin dalam);Iwan( alias Tan Lian Hwat). Di Lirang: kong sun, Pot Lu Thin. Diatas adalah nama nama provokator yang sekarang sedang diproses pihak berwajib.

 

Sebaliknya faktor ini yang menyebabkan  kubu NS makin solid, mereka membina rasa soliditas diantara mereka semakin kuat. Apa yang mereka lakukan adalah hal yang tidak melanggar hukum. Bahkan Pak Aliok sudah siap dengan ciptaan jurus jurus baru sangat mematikan untuk menghadapi kubu Pak HK pada tahun 2014 nanti. Jurus yang dapat menamatkan pengaruh Pak HK dikerajaan San Keu Jong. Pertandingan di tahun 2014 nanti merupakan pertandingan seimbang, Pak HK tidak bisa berperisai sebagai orang pejabat birokrasi seperti sekarang.

 

Rasa takut Bapak bukan pada tempatnya, walaupun kota Singkawang akan dipimpin oleh etnis non Chinese bukan berarti kehidupan Tionghoa Singkawang akan terancam atau diperlakukan tidak sesuai dengan hukum  yang berlaku. Pak Awang telah memiliki reputasi memimpin kota Singkawang, Beliau telah memimpin kota Singkawang selama 6 tahun. Beliau bukan orang asing bagi masyarakat Singkawang, Beliau memahami betul liku liku kehidupan dan budaya  masyarakat Singkawang.

 

Bapak Ranold (Along), Bapak menanyakan koran lokal terbitan di kota Singkawang. Kota Singkawang memiliki koran lokal diberi nama KalBar Times. Entah sudah beberapa kali masyarakat Singkawang komplain kepada redatur koran tersebut, Robby. Banyak berita tidak dimuat. Alasan tidak dimuat suatu berita tidak pernah dijelaskan kepada masyarakat, terutama kepada orang terlibat dalam suatu peristiwa. Dugaan masyarakat, mungkin koran ini memihak pada pihak tertentu atau dibawah pengaturan pemilik koran, jadi beritanya disensor sebelum terbit.

 

Terima kasih kepada pembaca kami telah mengirimkan email kepada CintaSingkawang. Jangan lupa selalu membaca CintaSingkawang.

 

 

 

 


CintaSingkawang, 08Oktober2012