Bagaimana Panitia Spektakuler menutupi defisit CGM 2010?

07 Maret 2010

Komentar:

Banyak pepatah telah menasehati kita bagaimana cara memelihara relasi  dan kesetiaan dalam ikatan persahabatan. Inti dari nasehat tersebut yaitu supaya kita mengendalikan sifat ego kita di dalam pergaulan persahabatan. Nasehat seperti pepatah ini: “Ada rezeki kita bersama tetapi ada kesusahan kita pikul bersama”. Dalam kehidupan modern ini sesuatu persahabatan sering diuji dengan “uang”. Orang bisa kehilangan persahabatan karena uang. Gara-gara uang orang bisa kehilangan cinta bahkan kehilangan persaudaraan. Para rohaniawan telah mengajarkan kepada kita  uang adalah segala sumber permasalahan dalam kehidupan manusia.

 

Seperti  sudah diketahui masyarakat luas defisit(rugi) festival kesayangan para elit Singkawang yaitu CGM 2010 yang mengalami kerugian sangat sangat besar,lebih dari satu miliar rupiah,Bung! Suatu angka yang bukan kecil untuk ukuran kota Singkawang. Dari segi planning accounting, setiap defisit harus dicari dana tambahan untuk menutupi kekuarangan tersebut. Siapakah yang akan membayar defisit CGM 2010 itu ? Kalau kita berbicara siapa(person) berarti kita membicarakan siapa yang bertanggungjawab dalam hal ini?

Dari segi legal point, ketua panitia harus bertanggungjawab penuh dalam hal ini yaitu, Pak Lio Kurniawan.namun jika meminta Pak Aliok sendiri yang harus menangung defisit ini tentu saja para elit Singkawang sangat “tidak adil” memperlakukan  Pak Aliok demikian. Sejak Pak Hasan Karman menjabat wako Singkawang setiap kali panitia CGM mengalami defisit selalu ditanggung bersama.Mengapa sekarang giliran Pak Aliok menjabat ketua panitia CGM 2010 semua ketidaklancaran harus Beliau tanggung sendiri? Dan menyalahkan Beliau ?  Sangat tidak manusiawi memperlakukan Pak Aliok seperti itu.

Padahal ketika rapat pembentukan(pemilihan) panitia CGM 2010 tempo hari disebuah restoran di Juanda Jakarta, banyak pihak menyatakan dukungan kepada Pak Aliok. Tanpa dukungan dari para hadirin pada rapat saat itu tentu saja Pak Aliok tidak mau dipilih menjadi ketua panitia CGM 2010.

Bahkan Hasan Karman sendiri menyatakan banyak konco-konco kaya asal Pontianak akan siap membantu dari segi pendanaan dan juga mereka yang dari  Kalibers yang dipimpin oleh Presidentnya  menyatakan inilah CGM paling Spektakuler yang pernah dilakukan oleh orang Singkawang.

 

 

Defisit CGM 2010 merupakan kesalahan kolektif dari team panitia dan team SPEKTAKULER.  Nama personil yang tercantum pada team itu harus menanggung sebagian dari dana untuk menutup defisit. Seperti kata pepatah diatas “Ada rejaki kita bersama tetapi ada kesusahan kita pikul bersama”. Sekarang bagaimana memikul bersama inilah yang menjadi persoalan.

Berikut ini nama-nama yang patut direkomendasikan untuk menanggung dana defisit CGM Spektakuler 2010.

1.Lio Kurniawan( Aliok) sebagai ketua panitia CGM 2010

2.Ir. Pui Sudarto sebagai wakil panitia CGM 2010

3.Bong Li Thiam(pemilik hotel yang menikmati keuntungan dari turis domestik dan juga

   salah satu penggemar CGM)

4.Iwan Gunawan (Penggemar CGM dan pengusaha walet)

5.Hasan Karman (Wako pengemar CGM)

6.Chai Tjhui Mie (Ketua DPRD, pecinta “Spektakuler fans club”)

7.Bong Cin Nen(politisi yang dibeasarkan oleh CGM)

8.Eka Tjandra (Konglo nebeng popularitas para elit Singkawang)

9.Murdaya Poo(Konglo pendukung HK)

10.Tetiono (pengusaha lokal yang memback up HK)

11.Simon Liu (Pendukung setia Aliok) 

12.Robin (pendukung setia Aliok)

13.Jong Jang Fan (Pendukung setia Aliok)

14.Lim Piang Chan(Pendukung setia Aliok)

15.Chin Miaw Fuk(Pendukung setia Aliok)

16.Nusantio Setiadi ( Presiden Kalibers propaganda CGM Spektakuler).

Dan tentunya mereka yang selama ini mendewa-dewakan CGM yang tidak dapat disebutkan satu per satu disini ayo berani ngaku?.
CintaSingkawang,07 Maret 2010