Catatan harian Raja San Keu Jong

Bagian Ke Tiga

28 Juli 2010

Komentar:

Kendala:

Raja San Keu Jong, telah ditinggalkan dan meninggalkan para pendukungnya.

Menurut buku pegangan Raja San Keu Jong, Sun Tzu. Tak ada perang yang tak bisa dimenangkan jika didukung prajurit yang taat mendengar komando dan  memiliki logistik yang cukup.  Terpilihnya Pak HK pada pilkada 2007 yang lalu karena diuntungkan faktor  dana (logistik).

Yang namanya ‘keberuntungan’ itu tidak selalu abadi bisa berubah sesuai dengan perubahan waktu dan sikon . Jika pada tahun 2007 hoki berpihak belum tentu pada tahun 2012 nanti hoki itu mendekat.

Kalau kita melihat lebih teliti dan mendalam dari awal perjalanan Raja San Keu Jong secara finansial sangat bergantung kepada faktor Permasis. Sejak Pak Aliok dilengserkan dari posisi ketua Permasis, Raja San Keu Jong sudah kehilangan orang yang berpengaruh di dalam tubuh  Permasis untuk memperjuangkan kepentingannya. Tanpa ada peloby yang berpengaruh di Permasis sudah sangat jelas akan mengalami kesulitan mendapat bantuan.

Sudah bukan rahasia lagi bagi masyarakat Singkawang di Jakarta, pada pelbagai cara yang dilakukan oleh Pak Aliok agar para petinggi Permasis membantu kesulitan yang sedang dihadapi oleh Raja San Keu Jong tak digubris oleh mereka.

Dalam suatu pertemuan dengan masyarakat Singbebas, Pak Aliok yang masih merasa dirinya  sangat berpengaruh terhadap Raja San Keu Jong tetapi  kenyataannya tidak demikian. Sebentar lagi Pak Aliok akan ditinggalkan juga oleh Raja San Keu Jong beserta team kerajaannya di Singkawang karena Pak Aliok merupakan sumber konflik dan unsur yang dapat menyebabkan ‘ketidakharmonisan’ kepentingan Raja San Keu Jong. Mengenai hal ini akan kita kupas tulisan di bawah ini.

Ada beberapa hal yang mendasari mengapa Permasis menarik dukungan terhadap Raja San Keu Jong.

Pertama: Secara “organisasi” sejak Pak HK terpilih sebagai wako Singkawang kita tidak menemukan keuntungan dan rasa kebanggaan apapun yang didapat oleh pihak Permasis. Atau apakah Pak HK dapat mengangkat status Permasis di masyarakat Singbebas? Yang jelas, kerajaan San Keu Jong sudah merupakan beban finansial bagi Permasis jika terus menerus  diberi dukungan. Analogi berikut ini dapat memberikan sebuah ilustrasi yang lebih jelas :”Permasis membeli paket holiday untuk Pak HK,  kemudian semua pengeluaran selama holiday ditanggung oleh Permasis. Jadi, siapa yang diuntungkan?”

 

Kedua:Penilaian  dibawah Ekpektasi

Ada dua group orang yang memberi dukungan finansial tetapi mereka memiliki kepentingan yang berbeda. Group pertama; mereka ini mengharapkan terpilihnya Pak HK dapat memberikan ‘kang thau’(bisnis deal) kepada mereka. Group kedua; mereka ini mengidamkan jika terpilihnya Pak HK dapat mengangkat gengsi komunitas Tionghoa Singbebas. Ternyata, Pemerintahan  Pak HK selama ini sangat jauh dari harapan dan cenderung mengecewakan mereka. Pak HK yang selama ini dibanggakan oleh komunitas Tionghoa Singkawang terutama para para penganut ideologi Bui Fa Nyin sebagai Tionghoa Spektakuler Singkawang adalah kebanggaan semu .

 

Ketiga:Premanisme

Sudah sangat jelas pada para elite Tionghoa Singkawang sangat menentang memakai sistem premanisme dalam berpolitik. Karena menurut pandangan mereka dengan cara memakai premanisme untuk menyelesaikan permasalahan adalah cara tidak beradab . Sebagai masyarakat yang sudah memiliki peradaban cara(lama) seperti itu harus kita tinggalkan. Bukan hanya para para elite Singkawang menentang premanisme ,masyarakat umum  juga menentang akan hal ini. Seperti pada jaman pemerintahan Pak Awang, ketidakmampuan mengontrol pada preman ini mengurangi simpati dari masyarakat terhadap pemerintahan Pak Awang.

Dalam insiden Pak Alex EM di kampung Dayak itu sudah memberi indikasi bahwa Pak HK sebagai aktor di balik peristiwa itu. Data sms yang dibeli oleh Pak Alex sebagai barang bukti sangat nyata.  Pengakuan dari beberapa tokoh Dayak yang secara terang-terangan menyebut ‘by order’ telah membuktikan keterlibatan Pak HK dalam kasus kekerasan politik,antara lain mereka mendapat tugas untuk menculik Pak Alex. Pengakuan tersebut juga menceritakan siapa saja yang terlibat dalam aksi beredarkannya poster-poster tempat cetak poster tersebut. Yang lebih menghebohkan adanya bukti rekaman telepon suara asli Bong Li Thiam yang memerintahkan mem-fran-thsai-kan Alex EM adalah konco dekat Pak HK.  Pak Alex adalah orang pertama dari pengurus Permasis mendapat ancaman dari Pak HK.   Masyarakat Singbebas yakin Permasis tidak akan memberi dukungan kepada mereka yang mempraktekkan idelogi Pol Pot.

 

Hidup ini sering terjadi peristiwa mengecewakan dan dikecewakan. Yang dikecewakan  akan meninggalkan orang yang mengecewakannya. Banyak pihak merasa kecewa ketika mereka memperjuangkan  pembentukkan kerajaan San Keu Jong tetapi mereka tidak mendapat apresiasi yang wajar. Katakanlah seperti mereka dari fraksi Pak Edy, mereka tidak mendapat apa-apa dalam birokrasi. Justru anak titipan dari Pak Awang yang banyak menikmati dan mendominasi posisi birokrasi Pak HK. Karena anak titipan Pak Awang ini sudah dibekali doktrin Pak Awang supaya mereka pintar mengendalikan kapal HK.

Pada pendukung Pak HK di kampung-kampung tidak merasakan ada perubahan kehidupan mereka selama dibawah pemerintahan Pak HK. Untuk menyakin mereka ini merupakan kendala bagi Pak HK sebelum tahun 2012.

 

 

Mencari Sumber Pendanaan Baru Untuk Pilkada 2012

Ketika perayaan Imlek bersama dan peresmian gedung Permasis yang lalu, Bapak Prajogo Pangestu dalam kata sambutannya telah mengingatkan kepada komunitas Singbebas  bahwa “Permasis bukanlah tempat untuk mencari kedudukan, karier politik  apalagi kekayaan”.  Peringatan yang bernada seperti itu ditujukan kepada mereka ingin memanfaatkan Permasis, terutama ditujukan kepada mereka pada posisi incumbent.

 

Tanpa memiliki sumber dana yang memadai kampanye Pilkada 2012 nanti akan mempengaruhi peluang Pak HK bisa terpilih kembali untuk term kedua kalinya. Melihat kenyataan sekarang sudah tidak memungkinkan bagi Pak HK untuk mendapat pendanaan dari Permasis lagi. Kalau dapat bantuan, itupun hanya faksi yang sangat kecil dari perseorangan dari anggota Permasis, sumbangan dana seperti itu  tidak signifikan sebagai dana kampanye.

Jika demikian, Pak HK perlu mencari sumber pendanaan baru untuk membiayai kampanye pilkada 2012. Mari kita melihat dari mana kemungkinan HK mendapat grant untuk membiayai pertandingan politik pada tahun 2012.

Orang mau membiayai dana kampanye 2012 adalah orang yang memiliki kepentingan ekonomi ataupun kepentingan politik terhadap kota Singkawang. Mendanai kegiatan politik untuk mendapat keuntungan ekonomi  merupakan sebuah investasi yang penuh resiko, bisa menang bisa kalah. Hanya bagi mereka sekarang memiliki “keterlibatan”(sudah terjadi deal bisnis) baru mau mengambil resiko seperti itu. Bagi mereka pendatang baru, sebuah investasi memiliki prospek yang tidak cerah. Seperti menghadiri suatu pesta makan pada saat pesta sudah hampir selesai tamu baru hadir, tamu seperti ini tidak mendapat banyak acara dan tidak menikmati makanan enak .

Siapakah sebagai donatur potensial untuk membiayai kampanye 2012 nanti? Mari kita mengikuti analisa ini:

Pak HK harus memilih antara Pak Atien dengan Pak Aliok. Tadi diatas kita telah menyinggung sebentar tentang Pak Aliok akan ditinggalkan oleh Raja San Keu Jong. Ada beberapa ketidakberuntuntungan jika Raja San Keu Jong memilih Pak Aliok menjadi konsultannya. Karena;

-Popularitas Pak Aliok menurun drastis sejak dilengserkan dari posisi ketua Permasis

-ketidakmampuan mencari dana dalam jumlah besar; bukti sangat nyata ketika menutup defisit perayaan CGM 2010.

- Ketidakharmonisan Pak Aliok dengan pada elite Tionghoa Singkawang di Jakarta terutama dengan mereka yang berpengaruh di Permasis. Disamping itu, Pak Aliok tidak dapat diterima oleh Kelompok pendukung HK di Singkawang, terutama group Bong Li Thiam. Karena Pak Aliok dinilai tak bermafaat bagi mereka alias “Oh Kai Ye” begitu pula sebaliknya Aliok menilai mereka itu orang-orang yang tidak berwawasan. Namun bagi Pak HK group Bong Li itu seperti kartu As sekalipun mereka tak berwawasan karena mereka itu barisan pasukan pertama dan militan dalam pertahanan terhadap kerajaan San Keu Jong terutama untuk melaksanakan tugas-tugas kotor Pak HK.  Melancarkan taktik “Hak Se Fo”(menakuti-nakuti anak kecil) terutama terhadap suara gelombang Radio FM yang merdu di Singkawang yang biasa menyoroti ketidakmampuan HK sebagai wako. Group Bong Li sebagai donator sekalipun dalam jumlah kecil namum bagi HK sangat berarti.

- Berkonsultasi  dengan Pak Aliok  berarti harus ada suatu harga yang harus dibayar oleh HK yaitu Pak Aliok akan turut intervensi dalam pengambilan dan menentukan suatu kebijakan. Pak HK akan sangat bergantung kepada Pak Aliok.

 

Kelebihan dan kekurangan jika memilih Pak Seventien Lunardy alias Atien;

-Memiliki dana,  tanpa ketergantungan pada pihak lain.

-Memiliki kepentingan baik bisnis  dan ataupun politik di Singkawang. Bisnis perkebunan jagung yang sedang dirintis oleh Pak Atien, memerlukan lahan oleh sebab itu Pemkot Singkawang harus membebaskan tanah di kawasan Panglimang  sebagai lahan untuk Sang penggagas ide senewen menurunkan symbol Ayam di gereja Fransiskus Asisi Singkawang ini. Kepentingan politik, ingin menjadi wako singkawang  di Jakarta  (Wako bayangan) di masa mendatang.

-Kerugian; akan mendapat tantangan dari faksi pendukung Pak Prajogo Pangestu. Karena faksi ini tidak ingin melihat Pak Atien lagi mendominasi peranan politik dan ekonomi di Singkawang.

 

Pasangan Cawako Singkawang pada Pilkada 2012

Walaupun masih dua tahun lagi Pilkada 2012, tetapi melihat perkembangan selama ini persiapan kearah “big day” bagi kota Singkawang sudah mulai kelihatan. Paling tidak ada tiga pasangan  cawako dan wawako akan siap bertanding nanti. Mari kita coba melihat mereka lebih dekat.

-Pasangan Pak Awang / X

Menurut pernyataan Pak Awang  kepada CintaSingkawang bahwa Beliau siap mencalonkan diri sebagai cawako Singkawang pada pilkada 2012 nanti. Walaupun Pak Awang mengatakan Beliau tidak mempermasalahkan etnis untuk  pendampingnya. Tetapi hanya dua pilihan yaitu dari etnis Dayak Singkawang atau etnis Tionghoa Singkawang. Melihat komposisi pada kontestan lain, sudah sangat jelas kemungkinan besar Pak Awang akan memilih pendampingnya dari etnis Tionghoa. Karena melihat telah terjadi berbagai faksi di dalam masyarakat etnis Tionghoa Singkawang, jika pendampingnya dari etnis Tionghoa dapat berpotensi memperoleh suara dari faksi tersebut.  Kunci sukses Pak Awang yaitu apabila Beliau dapat mengakomodasi semua suara Melayu. Dan mengawasi kantor KPUD, jangan sampai pengalaman Pilkda 2007 yang lalu terulang  kembali nanti.

-Pasangan Pak HK / Y

Tergantung perkembangan, jika Pak HK dapat tawaran menjadi posisi  calon wakil Gubernur KalBar pada pilkada 2012 nanti namun perkembangan politik di Pontianak terakhir Bong Hon Sen masih merupakan pasangan manis bagi Cornelis . Maka pasangan Pak Aliok dengan pendampingnya Y sebagai sebagai cawako dan wawako Singkawang untuk Pilkada 2010. Jika Pak HK atau Pak Aliok maju maka para pendampingnya sudah pasti dari etnis Dayak Singkawang. Karena mereka ini sudah menawari posisi wakil wako untuk beberapa politisi dari etnis Dayak Singkawang. Yang lebih aneh posisi(wakil) hanya satu tetapi posisi ini dijanjikan kepada beberapa orang. Jadi, pasti ada politisi  yang ketipu atau dibohongi.

Kunci sukses team ini tergantung keroyalan para pendukungnya.

-Pasangan Boneka

Pasangan ini adalah pasangan yang diharapkan akan memecahbelah suara etnis tertentu,jika melihat posisi seperti saat ini sangat besar kemungkinan kelompok HK akan memasang salah satu birokrat royalnya untuk maju dengan harapan untuk memecahkan suara-suara dari rivalnya.

-Pasang Pak D / C atau Pak C / D

Pasangan ini dirancang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Pasangan ini kombinasi  dari etnis Dayak( cawako) dan etnis Tionghoa Singkawang(wawako) atau sebaliknya. Pasangan ini dipersiapkan untuk menghadapi dan menyaingi pasangan Pak HK atau Pak Aliok. Pasangan ini akan didanai oleh koalisi,  mereka ini  terdiri dari faksi penentang Atien, Aliok dan HK.  Sudah sangat jelas pasangan ini sebagai afternatif dan kompetitor baru akan banyak mendapat dukungan dari masyarakat. Karena Pak HK telah gagal mengakomodasi pelbagai faksi komunitas Tionghoa Singkawang yang ada di dalam masyarakat untuk dimanfaatkan dalam pembangunan kota Singkawang. Masyarakat harus mencari afternatif baru karena konsep Singkawang Spektakuler telah gagal memberi kehidupan dan kenyamanan hidup yang lebih baik kepada masyarakat Singkawang.

 

Agenda Sesudah Tahun 2012

Siapa akan terpilih sebagai wako Singkawang pada Pilkda 2012 nanti, yang jelas ada beberapa hal penting perlu mendapat perhatian dan  ditangani dengan baik, yaitu:

-Masalah rumah Walet

Sejauh ini belum ada Raperda yang mengatur tentang penangkaran burung walet ditengah-tengah kota Singkawang. Tidak  menutup kemungkinan pada suatu ketika burung walet akan menjadi penyebab penyakit atau membawa penyakit yang  dapat mengancam keselamatan seluruh jiwa masyarakat Singkawang. Perlu dipikirkan sebuah  prosedur  bagaimana menangani jika malapetaka seperti itu terjadi di kota Singkawang. Harus disusun suatu standar atau petunjuk untuk pemilik rumah walet dan ada badan (kesehatan atau peternakan) sebagai pengawas di bidang kesehatan dan kebersihan terhadap rumah walet. Pemkot jangan hanya memikir dari segi ekonomi(pendapatan daerah) saja, kesehatan dan keselamatan warga harus diutamakan dan harus mendapat perlindungan.

 

-Masalah Air Bersih

Dari hari ke hari warga kota Singkawang bertambah susah mendapat air bersih untuk kebutuhan hidup. PDAM Singkawang tidak berfungsi sebagai perusahaan yang menyediakan air bersih untuk masyarakat. Walaupun Pak Wako kita telah memberi contoh dan petunjuk kepada  kita cara hemat memakai air. Yaitu mandi dengan setengah ember air, gaya mandi ini disebut mandi “koboi khas Singkawang Spektakuler”. Pak HK boleh mandi dengan gaya koboi, tetapi warga Singkawang jangan! Kalau mandi hanya memakai setengah ember air berarti kota Singkawang mengalami kemunduran.

Harus dicari satu cara untuk mengatasi masalah air bersih ini, misal diberi kesempatan untuk swasta mendirikan perusahaan air minum swasta.

 

-Masalah Listrik

Tanpa penyediaan dan fasilitas listrik yang andal kota Singkawang sangat sulit menarik investor untuk mengembangkan industri disana. Masalah listrik perlu dicari investor swasta.

(HABIS.)

CintaSingkawang, 28 juli 2010