Perayaan  CGM 2012 Singkawang yang tidak menentu

23 Desember 2011

Komentar:

-Panitia CGM 2012 mencatut nama-nama tokoh penting dalam stuktur panitia CGM tanpa seizin yang bersangkutan

 

-Pak Aliok melarang seluruh pihak di STIE Mulia terlibat dalam CGM 2012

 

Merayakan hari Cap Go Meh 2012  bagi sebagian besar komunitas Tionghoa Singkawang adalah hal biasa, buktinya kita sudah merayakan beberapa ratus kali menurut catatan  sejarah komunitas Tionghoa Singkawang. Apalagi bagi mereka yang mau merayakan dengan sederhana, asal penuh dengan makna spiritual. Sudah pasti bagi mereka tidak ada masalah merayakan CGM 2012. 

 

Tetapi bagi mereka merayakan CGM dengan  tujuan mencari pengaruh politik, atau ingin dikagumi oleh masyarakat sebagai orang hebat, atau merayakan dengan gaya serba luks dan spektakuler. Yang jelas mereka merayakan CGM 2012 tanpa bermakna spiritual, sudah sangat jelas mereka ini akan menghadapi masalah pendanaan. Karena dari tahun ke tahun para donatur semakin segan memberi donasinya karena menurut pendapat mereka acara CGM serba spetakuler itu hanya buang duit saja tanpa ada sasaran yang akan tercapai. Ada juga para donatur merasa kesal menemukan donasi mereka dipakai oleh pihak tertentu sebagai umpan politik. Ketidakpercayaan  para donatur ditambah kondisi moneter dunia untuk fiskal 2012 yang semakin tidak menentu, membuat banyak Negara berhati- hati dan memperketat masalah keuangan. Dampak perekonomian dunia ini akan mempengaruh pendapatan para elit kita hingga mempengaruh pemberian donasi mereka.  Menurut hasil  Xmas Appeal ( sumbangan Natal utk kegiatan sosial) tahun ini di beberapa benua; dari Eropa, Amerika sampai ke Australia menunjukkan pendapatan sumbangan   rata-rata turun  20 persen lebih dibandingkan tahun sebelumnya. Dana terkumpul dari Xmas Appeal sebagian besar dipakai untuk membeli makanan, keperluan sehari hari, dan  mainan anak- anak untuk disumbangkan kepada mereka yang tidak beruntung itu untuk merayakan Natal. Menurut menu standar mereka Xmas dinner harus ada leg ham atau turkey, bagi mereka yang miskin itu merupakan makanan mewah.

Pada organisasi sosial mengumpulkan dana itu bertujuan menyejahterakan pada kaum yang tidak beruntung itu bahwa Xmas (makna Xmas di negara Barat = Tahun Baru Imlek bagi orang Tionghoa) harus dinikmati dan dirayakan sama tanpa memandang status sosial.  Tetapi kalau kita melihat acara perayaan CGM Singkawang jauh dari makna “sosial” yang bermanfaat bagi masyarakat. Seharusnya CGM itu dapat berfungsi mengisi ketidakmampuan pemerintah Pak HK menyejahterakan masyarakat Singkawang.

 

Kepanikan pihak panitia CGM 2012 mengenai pendanaan sudah sangat mendesak. Tanpa melihat situasi apapun selalu meminta dukungan dana kepada siapaun tanpa memandang sikon dari calon donaturnya. Sekedar contoh, ketika keluarga Pak Fuidy Luckman sedang dalam berkabung,Beliau kedatangan  Bong Li Thiam dan Bong Cin Nen untuk meminta dukungan dana. Orang sedang berduka-cita seharusnya mereka memberi perasaan simpati dan  penghiburan bukan membicarakan kepentingan mereka. Mungkin mereka datang mengucapkan turut berduka cita kepada Pak Fuidy hanya sekedar di mulut tetapi di dalam hati mereka meminta sumbangan dana CGM 2012 untuk pesta kesukaan mereka.

 

Bukan cuma itu, mereka juga mengeksekusi secara paksa nama Pak Fuidy dan Pak Janto/ Ajau (ketua Permasis) dalam kepanitian CGM2012 tanpa persetujuan kedua orang tersebut, adalah tindakan  pencatutan nama orang. Ketika narasumber CintaSingkawang menghubungi Pak Fuidy menanyakan akan hal ini, Beliau memberi respon:” saya sangat menyesalkan cara pihak panitia CGM 2012 bekerja tidak professional dan tidak bertanggungjawab mencantumkan nama saya tanpa meminta persetujuan dari saya. Tanpa mempertimbangkan reputasi saya”. Khawatiran Pak Fuidy ini dapat kita maklumi karena lebih banyak ruginya daripada untung jika nama Beliau dicantumkan  di kepanitiaan CGM.

Mari kita melihat dari point ini:

-Seandainya Pak Fuidy dkk berhasil mengumpulkan dana dan sukses melaksanakan CGM2012 . Keberhasilan ini tidak pernah dihargai dan diakui oleh Bong Li Thiam, Bong Cin Nen , apalagi Pak HK.  Karena mereka ini tidak pernah menghargai reputasi orang lain.

Bukti sangat jelas berdasarkan fakta, Pak Fuidy telah memberi kontribusi banyak untuk masyarakat Singkawang. Berapa banyak orang Singkawang  menghargai  hal itu ?  Yang ditunjukkan mereka ketika keluarga Pak Fuidy sedang berduka?

 

-Kalau acara CGM2012 Singkawang gagal mengumpulkan dana,

Sudah sangat jelas Pak Fuidy dkk akan dipersalahkan karena dituduh tidak sungguh-sungguh  mencari dana untuk kesenangan pesta Pak HK. Bahkan Pak Fuidy akan dimanfaatkan oleh Pak HK untuk menghadapi saingan politiknya.

 

Menurut narasumber di STIE Singkawang( sekolah Pak Aliok ) bahwa Pak Aliok telah mengeluarkan SP( surat perintah) yang melarang seluruh jajaran STIE Singkawang mengambil bagian acara CGM2012 Singkawang dibawa kepanitian yang ditunjuk oleh Pemkot Singkawang. Belum jelas sanksi apa yang akan dikenakan kepada mahasiswa/i yang mengabaikan perintah tersebut. Sudah jelas tidak mungkin dikenakan sanksi akademis. Tetapi menurut narasumber ini kemungkinan bagi mereka yang mengabaikan SP Pak Aliok ini akan kehilangan referensi untuk “dipromosi”. Karena salah satu persyaratan mendapat promosi” harus menunujukkan sifat “Coorperation (kerjasama)”.

 

Para pendukung Aliokisme memuji sifat pemimpin mereka selalu mengingatkan kepada mereka  konsekwensi jika ikut mengambil bagian acara CGM 2012. Terutama mereka yang masih muda diingatkan, jangan nama baik mereka tercemar gara-gara CGM, karena  perayaan tersebut belum diakui oleh dunia sebagai perayaan bermanfaat bagi orang berbudaya.

 

 

CintaSingkawang,23 Desember 2011