Gonjang-Ganjing  politik kerajaan San Keu Jong  

"KB 1 Cornelis mengundang Alex EM"
16 April 2011

Komentar:

Dalam minggu ini seluruh masyarakat kota Singkawang terfokus  dengan berita perselingkuhan wakil ketua DPRD Singkawang Bong Cin Nen .  Tetapi perkembangan masalah politik yang terjadi di kota Singkawang  hampir luput dari perhatian masyarakat umum. Padahal perkembangan ini sudah sepatutnya kita simak bersama. Karena menyangkut kepentingan kita bersama.

 

Manuver politik oleh Partai  Persatuan Pembangunan(P3) kota Singkawang. Bahwa partai ini akan memberi dukungan kepada siapa saja yang bisa diajak kerjasama pada pilkada 2012 nanti adalah signyal pecah kongsi antara HK dengan P3. Sangat jelas tawaran seperti itu tidak ditujukan lagi kepada partai ataupun perseorangan yang sekarang masih terikat dengan ikatan kerjasama dengan  P3. Sudah dapat dipastikan Pak HK tidak mungkin memperpanjang kontrak politiknya dengan P3 pada Pilkada nanti. Jadi, P3 bagi Pak HK hanya sebagai barang disposal ( sekali pakai kemudian dibuang) saja. P3 tidak memiliki  nilai bagi HK pada pilkada 2012.

Tetapi, P3 bisa menggoyangkan kerajaan San Keu Jong jika dia menarik kerjasana dengan Pak HK sekarang. Pak HK akan kehilangan kekuasaan, dan hilang kepercayaan para pendukung dan suporternya. Karena Pak HK sudah memberi suatu jaminan kepada pendukungnya tentang kerjasama ini. Apalagi para pendukung P3 sudah lama mendengar bunyi tambur  dalam kerjasama tersebut yang berbunyi“ tak untung…tak untung” sedangkan Pak HK  memainkan tambur (lo ku) “nyi buntung…ngai untung”.

 

Perkembangan cepat terjadi dan situasi berubah cepat  dalam perkembangan politik di kota Singkawang membuat para pendukung Pak Aliok was was akan perubahan ini. Sesudah Pak Aliok  pulang dari Singkawang setiba di Jakarta, para pendukungnya  group di Tanah Abang meminta briefing dengan Beliau tentang masalah perkembangan politik di kota Singkawang. Group ini meminta Pak Aliok mempersiapkan diri untuk pilkada 2012 jika Pak HK tidak fit dicalonkan kembali, apalagi banyak pihak memprediksi perjalanan kareir HK bakal menjadi “pesakitan”. Mereka ini lebih cenderung memberi dukungan kepada Pak Aliok daripada Pak HK. Karena kepopularitasan Pak HK selama ini turun drastis di kalangan komunitas Tionghoa Singkawang. Kepanikan kelompok ini sangat beralasan; selama ini konco konco yang dekat dengan Pak HK terlibat dalam berbagai kasus. Kelompok ini meminta jaminan kepentingan bisnis  mereka di kota Singkawang aman terutama asset-aset jangka panjang mereka jika kelak Pak Aliok menjadi Wako Singkawang.

 

Pak Alex EM mendapat undangan untuk pertemuan khusus dengan KB 1 Pak Cornelis. Ada kemungkinan undangan seperti itu bernuansa politik. Sudah sangat jelas, ini ada kaitan dengan bursa Pilkada Singkawang 2012. Sejauh ini menunjukkan  Pak Alex sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Pak HK pada pilkada 2012 nanti.

Team sukses Pak Cornelis sedang mempelajari tawaran dari kubu Pak HK dan Pak Alex sebelum memberi dukungan kepada salah satu dari mereka. Pada saat ini, kubu Pak Alex lebih menyakinkan karena dapat memberi dukungan dana dan vote komunitas Tionghoa Singkawang kepada kelompok Pak Cornelis. Sedangkan  kubu Pak HK hanya dapat memberi dukungan vote dan posisi wakil untuk orang dekat dengan Pak Cornelis. Karena Pak HK tidak mungkin mendapat banyak dukungan finansial dari  elite Tionghoa Singbebas di Jakarta dan perantauan, paling banter dari teman dekatnya seperti Atien, Trenggono, encek Poo Ji Guan. Sebaliknya Pak Alex didukung kolega-koleganya yang siap sharing pembiayaan, menurut narasumber Cintasingkawang yang koordinator pendanaan mereka sejak dini telah mempersiapkan dana di luar negeri.

 

Perkembangan politik terkini ini menambah daftar kegelisahan untuk  Raja San Keu Jong bertambah panjang saja belum lagi sejumlah proyek spektakulernya yang hingga hari ini tak pernah diwujudkannya antara lain Bandara Spektakuler, cita-cita kecilnya memjadikan sungai singkawang sebagai sungai thames semakin jauh dari harapan,Yang Mei sistercity??? 

 

 

CintaSingkawang,16 April 2011