Alex  menaklukkan Raja San Keu Jong 

 “Acara ramah –tamah tokoh-tokoh Singkawang  di Sun Moon semalam tidak mengundang HK”   

24 Desember 2010
Komentar:
Menurut teori klasik ilmu perang Sam Kok “cara” yang dipergunakan untuk mengalahkan lawan jauh lebih penting daripada memenangkan suatu peperangan. Karena dengan memakai cara yang lebih manusiawi dapat menaklukkan lawan disitu letak rasa kepuasan terhadap suatu kemenangan.Dengan cara tanpa memakai kerasan, tanpa pengotoran moral untuk mencapai tujuan itulah bagian dari seni berperang. Pihak lawan dipermalukan, diperlemah pengaruhnya, bahkan lawan kehilangan kekuasaannya.
 

Kita sudah mengetahui ada indikasi yang menunjukkan bahwa Pak HK  terlibat  dalam usaha mencelakan Pak Alex. Usaha itu dilakukan dengan cara teror via telepon,poster-poster Pak Alex dipajang seantero kerajaan San Keu Jong seolah-olah Pak Alex adalah pelaku kriminil,ancaman men-frans chai-kan (ancaman pemukulan). Bahkan  instruksi yang memakai metode rezim Pol Pot; melakukan usaha penculikan terhadap Pak Alex.

Namun demikian Pak Alex membalasnya dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan cara HK. Cara pemikiran Pak Alex jauh lebih cerdas,lebih maju dibandingkan komunitas kita pada umumnya. Pak Alex memakai konsep pemikiran Barat. Membentuk “sekutu”  untuk menghadapi lawan. Banyak keuntungan jika bersekutu dengan pelbagai pihak yang memiliki kepentingan bersama. Karena dalam persekutuan dapat menghemat biaya operasi(sharing costs), sharing sumber daya manusia, sharing tehnologi. Sehingga peluang lebih besar  untuk mencapai sukses.

Pada acara jamuan ramah - tamah yang diadakan oleh Pak Alex  dan Pak Fuidy Luckman  di restaurant Sun Moon Singkawang pada tanggal 23 Desember 2010. Hampir semua tokoh masyarakat dan pejabat di kota Singkawang diundang kecuali Wako Singkawang, Pak HK tidak diundang. Acara jamuan ini cukup meriah, kurang lebih 60 meja. Dapat kita bayangkan,betapa tidak enak perasaan Pak HK karena tidak diundang apalagi HK yang dikenal oleh masyarakat Singkawang sebagai wako yang suka pesta , diumpamakan di depan rumah kita ada pesta besar memakai halaman rumah kita tetapi kita tidak diundang untuk ikut meriahkan pesta itu. Apalagi  mendengar lagu-lagu sindiran mereka yang ditujukan ke kita. Sungguh tidak enak.
Celakanya  pesta tersebut dihadiri  oleh wakilnya dan lawan-lawan politiknya seantero Singkawang seperti Pak Awang Icshak,Iwan Gunawan,Ignasius Apui,Bong Wui Kong,Chai Ket Khiong,PoFat dan lusianan para mantan pendukungnya yang kecewa terhadap kegagalan Pak HK  memimpin Singkawang.Dari kubu HK sendiri terlihat “tokoh unik” Bong Li Thiam dan wayang HK di DPRD  yakni Chai Tjhui Mie.
 

Ada dua hal yang dapat dilakukan Pak HK untuk menghadapi lawannya. Pertama, bikin pesta tandingan. Kedua, menerbitkan PERWAKO(Peraturan Walikota) yang mengatur  tata cara  merayakan pesta di kota Singkawang harus mengundang Pak HK.

Pada acara ramah tamah malam ini sarat dengan nuansa memperkenalkan pemimpin alternatif untuk suksesi pada tahun 2012 mendatang di kota Singkawang.

Tanpa memakai kekerasan  Pak Alex  sudah mengalahkan lawannya. Jamuan ramah tamah ini sangat menghebohkan kota Singkawang semalam terutama sebuah kejutan besar bagi Pak HK dan para  pengikutnya.


 
CintaSingkawang, 24 Desember 2010